Home & Living

28 Mei 2021

Ini Langkah dan Cara Menanam Terong yang Bisa Moms Coba di Rumah, Yuk Coba!

Tinggal petik, jadi lebih hemat deh!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Bagi Moms yang ingin menghemat pengeluaran rumah tangga, mungkin bisa mencobanya dengan menanam sayuran. Salah satunya dengan menanam terong di rumah. Namun sebelum itu, Moms perlu mengetahui cara menanam terong agar kegiatan berkebun yang dilakukan berhasil.

Perlu Moms ketahui, terong pada umumnya dibagi ke dalam dua jenis yang ditandai dengan warnanya, yaitu terong ungu dan terong hijau.

Sebenarnya, terong ungu ini ada beberapa jenis dengan nama yang berbeda berdasarkan asalnya. Namun yang paling sering dijumpai adalah terong ungu Jepang yang memiliki ciri-ciri berwarna ungu, panjang, dan agak tipis.

Selain itu, terong ungu lain yang juga sering kali Moms jumpai di pusat perbelanjaan sayur ialah terong Amerika. Dengan karakteristik berwarna ungu, tetapi bentuknya lebih besar dan gemuk.

Sementara terong hijau biasa juga disebut sebagai terong Thailand. Bentuknya bulat dan kecil.

Jika Moms menyukai olahan terong ungu dan terong hijau sehingga ingin mencoba menanamnya di rumah untuk dikonsumsi. Simak cara menanam terong berikut ini, Moms.

Baca Juga: 15 Manfaat Terong untuk Kesehatan, Salah Satunya Bisa Mengobati Anemia!

Cara Menanam Terong Ungu di Polybag

menanam terong di polybag.jpg

Foto: steemit.com

Terong ungu biasanya diolah dengan cara dipanggang sebagai makanan pendamping atau digoreng dan diberi bumbu balado bercita rasa pedas serta gurih.

Berikut cara menanam terong ungu di polybag yang dapat Moms coba, dikutip dari laman steemit.

1. Pemilihan Benih

Sebelum menanam terong, Moms perlu menyiapkan benih terong. Benih terong ungu dapat diperoleh melalui pembiakan sendiri, seperti pengambilan benih pada terong ungu tua.

Dengan cara membiarkan buah terong meninggalkan bijinya sampai benar-benar membusuk dan tua di pohonnya. Kemudian ambil dan pisahkan bijinya.

Sebaiknya, biji yang diambil adalah dari terong dengan kondisi fisik yang masih bagus dan tidak terserang hama.

Setelah benih terong ungu disemai, jemur benih di bawah terik matahari selama kurang lebih 2 jam. Lalu, letakkan di area penjemuran tanpa terpapar sinar matahari langsung.

Lakukan penjemuran selama 4-5 hari untuk mengeringkan biji terong. Setelah dijemur, letakkan di tempat yang kering bila digunakan dalam waktu lama.

Jika tidak mau repot, Moms bisa membeli bibit terong ungu langsung di toko pertanian.

Moms bisa memilih benih terong berdasarkan keinginan dan kebutuhan.

Namun, pastikan membeli benih yang tidak dekat dengan waktu kadaluwarsa.

Baca Juga: Yuk Berkebun! Begini Cara Menanam Cabai Sendiri di Rumah

2. Pembibitan Terong

Cara menanam terong ungu di polybag selanjutnya adalah pembibitan.

Moms bisa membuat tempat pembibitan berukuran sekitar 50 x 50 cm, lalu olah tanah dengan menggunakan cangkul untuk membentuk tegalannya.

Setelah itu, taburkan kompos atau pupuk kandang secukupnya, hindari terlalu banyak menaburkan pupuk karena dapat memicu tumbuhnya jamur.

Kemudian taburkan bibit terong ungu yang telah disiapkan sebelumnya. Moms bisa menaburkan benih dari terong ungu yang sudah diolesi dengan tanah secara tipis dan merata.

Beri penutup di bagian atas dengan jarak 30-40 cm dari permukaan tanah. Tujuannya agar kelembapan tetap terjaga di area pucuk terong ungu.

Siram secara rutin setiap pagi hingga sore hari. Jangan lupa cabut rumput di sekitar penyemaian untuk menghindari gulma.

Bibit yang sudah dipindahkan ke polybag adalah bibit yang sudah memiliki 4-5 helai daun.

Baca Juga: Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

3. Siapkan Polybag

menanam terong ungu dengan polybag.jpg

Foto: steemit.com

Cara menanam terong ungu di polybag berikutnya, yaitu menyiapkan polybag berukuran sekitar 40 x 50 cm.

Kemudian isi polybag dengan tanah gembur. Lalu, campurkan kompos atau pupuk kandang dengan menggunakan perbandingan 3 (tanah): 1 (pupuk).

Isi polybag dengan media tanam tersebut hingga hampir penuh, lalu sisakan sekitar 10 cm pada polybag.

Tempatkan polybag di tempat teduh dan biarkan 2 hari sebelum Moms mulai menanam terong.

4. Cara Menanam Terong Ungu

Setelah bibit telah disemai sebanyak 4-5 lembar daun, bibit dapat dipindahkan ke polybag.

Sebaiknya, siram bagian biji terlebih dahulu sebelum mengeluarkan dan menanamkannya di polybag.

Moms bisa mencabut bijinya secara perlahan agar tidak merusak akarnya.

Buatlah lubang pada tanah di dalam polybag yang telah disiapkan menggunakan tongkat kayu atau jari dengan kedalaman 5-10 cm.

Kemudian tanam bibit terong sebanyak 1 biji tiap polybag.

Waktu penanaman yang baik, yaitu pada sore hari agar tidak terlalu panas.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menanam Kacang Hijau? Ikuti 10 Langkahnya!

5. Pemeliharaan Terong Ungu

Untuk perawatannya termasuk penyiraman harus dilakukan pada pagi hari dan pada sore hari.

Saat musim hujan, Moms sebaiknya menghentikan penyiraman dan biarkan mereka mendapatkan air dari hujan.

Jangan lupa untuk membersihkan rumput di sekitar polybag untuk mencegah gulma.

Dalam merawat tanaman terong, Moms bisa memberikan pupuk organik yang bebas bahan kimia agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan.

Menurut Gardening Know How, Moms dapat memanen terong setelah ukurannya cukup besar. Namun, usahakan untuk tidak memanen terong dalam keadaan terlalu matang karena kualitasnya kurang bagus.

Panenlah terong yang telah berukuran cukup besar dan pastikan bahwa teksturnya tidak terlalu empuk.

Moms juga bisa memanennya dalam keadaan tidak terlalu matang.

Baca Juga: Begini 9 Cara Menanam Jagung yang Cocok untuk Lahan Kosong di Rumah

Cara Menanam Terong Hijau

terong thailand.jpg

Foto: www.freepik.com

Terong hijau yang juga disebut sebagai terong Thailand ini memiliki ukuran yang cukup kecil dibanding terong ungu sebelumnya.

Biasanya, terong hijau diolah dengan cara direbus sebagai lalapan, dijadikan gulai, atau ditambahkan dalam sayur lodeh.

Bagi Moms yang ingin memiliki kebun terong hijau di rumah, berikut cara menanam terong hijau dilansir dari Thai Eggplant Blog.

1. Pembibitan Terong Hijau

  • Siapkan tanah dan pupuk kandang atau kompos dengan takaran 2: 1 dan campur ke dalam baki plastik.
  • Gunakan potongan kayu kecil atau seukuran tusuk gigi, tekan ke dalam tanah yang terdapat dalam baki plastik, dan buat lubang dengan kedalaman 0,5 cm.
  • Tanam bibit terong hijau dalam lubang yang telah dibuat, satu lubang untuk 1-2 biji.
  • Bibit terong hijau disiram setiap hari 1-2 kali pada malam hari.
  • Tunggu bibit berumur 25-30 hari sebelum ditanam di dalam pot.

Baca Juga: Mudah Banget, Ini Cara Menanam Lidah Buaya yang Benar!

2. Memindahkan Bibit ke Dalam Pot

  • Siapkan tanah dan gali menggunakan sekop, buat lubang dengan kedalaman tanah 15-20 cm.
  • Campurkan tanah dengan pupuk kandang atau kompos menggunakan perbandingan 2:1.
  • Pindahkan bibit yang telah ditanam di baki plastik ke pot. Lakukanlah dengan hati-hati agar akar terong tidak rusak.
  • Lakukan penyiraman setiap hari.
  • Ketika terong telah mencapai usia 7-10 hari setelah dipindahkan ke pot, berikanlah pupuk dengan takaran yang sesuai kebutuhan dan segera sirami.
  • Setelah mencapai 45-60 hari setelah tanam, terong hijau siap dipanen untuk dikonsumsi.

Baca Juga: 9 Tanaman Buah yang Cocok Ditanam Menggunakan Pot

Cara Menanam Terong yang Baik dan Benar

terong ungu dan terong hijau.jpg

Foto: iStock

Penting bagi Moms untuk mengetahui cara menanam terong dan merawatnya dengan baik dan benar. Inilah tips menanam terong di rumah menurut Hobby Farms agar proses tumbuh dan hasil panen terong maksimal.

  • Jika menanam terong dari biji, mulailah menanam benih di dalam ruangan, di bawah cahaya lampu selama 8 sampai 10 minggu.
  • Panas bawah membantu mempercepat perkecambahan biji terong. Jadi, gunakanlah alas pemanas semai di bawah setiap permukaan biji dan biarkan di tempatnya sampai tanaman menghasilkan daun pertama.
  • Kebanyakan varietas terong membutuhkan musim tanam cukup lama, dengan pilihan yang lebih besar membutuhkan waktu hingga 75 hari untuk matang sepenuhnya. Pastikan untuk memilih varietas yang sesuai untuk wilayah Moms, ya.
  • Bibit terong tidak boleh dipindahkan ke pot, polybag, atau kebun sampai suhu siang hari mengingat terong adalah tanaman yang banyak membutuhkan panas.
  • Sebelum menanam bibit terong, masukkan bahan organik seperti pupuk kandang atau kompos ke dalam tanah. Terong tumbuh paling baik bila pH tanah berkisar antara 5,5 dan 6,0.
  • Tempatkan di area yang memungkinkan tanaman terong menerima setidaknya 6 hingga 8 jam sinar matahari penuh per hari.
  • Terong lebih menyukai tanah yang hangat. Moms dapat mempercepat pertumbuhannya, dengan meletakkan plastik hitam atau mulsa tanaman dengan kompos gelap di atas tanah selama beberapa minggu sebelum menanam.
  • Beberapa bunga pertama mungkin rontok dari setiap tanaman dan gagal menghasilkan, tetapi bunga yang tersisa masing-masing akan menghasilkan satu buah. Bunga terong melakukan penyerbukan sendiri, artinya mereka tidak membutuhkan serangga agar penyerbukan terjadi.
  • Lindungi tanaman terong muda dari kerusakan kumbang kutu dengan semprotan berbahan dasar tanah liat kaolin, nimba atau spinosad. Penutup baris juga efektif melawan kumbang kutu karena tanaman yang muda lebih rentan rusak dan mati.
  • Terong siap dipanen jika kulit terong telah mengilap dan jika bantalan ibu jari tidak meninggalkan bekas di kulit terong setelah coba untuk ditekan.
  • Semakin sering buah dipanen, semakin besar hasil buahnya. Jadi, pilihlah terong setiap hari ketika mereka telah tumbuh besar.

Baca Juga: Resep Tahu Sambal Terong Belanda, Pedas dan Segar!

Itulah cara menanam terong beserta tipsnya yang dapat Moms terapkan di rumah. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

  • https://steemit.com/esteem/@zaini85/technique-how-to-cultivate-eggplant-using-polybag-efa9e05d05288
  • https://www.hobbyfarms.com/15-tips-for-growing-perfect-eggplants-3/
  • https://www.gardeningknowhow.com/edible/vegetables/eggplant/growing-eggplant.htm
  • http://thaieggplant.blogspot.com/2012/08/growing-thai-eggplant-in-your-house.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait