Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Anak | Feb 13, 2018

Cara Mencegah GERD (Penyakit Lambung) Pada Anak

Bagikan


Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) terjadi akibat asam lambung yang meluap ke kerongkongan. Menurut Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP, dokter spesialis penyakit dalam dan gastroenterologist mengatakan, penyakit ini biasanya ditandai dengan keluhan nyeri di bagian dada.

“Pasien GERD merasakan nyeri dan panas di dada seperti terbakar (heartburn). Rasa nyeri ini juga diikuti dengan mulut pahit karena ada asam yang naik (regurgitasi),” paparnya saat ditemui pada peluncuran aplikasi GERDQ.

Meskipun GERD lebih sering ditemui pada orang dewasa, namun penyakit ini juga bisa menyerang anak-anak. Penyebabnya pun mirip dengan orang dewasa, yakni obesitas, terlalu sering mengonsumsi makanan manis, pedas, dan goreng-gorengan, dan makan berlebihan (overeating).

“Kalau anak sering makan cokelat atau keju, bisa saja terkena GERD. Atau dibiarkan gemuk oleh orang tuanya, ini juga berisiko. Dampaknya memang baru terasa dalam waktu yang cukup panjang. Namun, jika tidak dicegah berakibat buruk di masa depan,” jelas Dr. Ari.

Baca juga: 1 dari 4 Anak di Indonesia Kurang Minum, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Dampak GERD

Beberapa anak mengalami komplikasi dari GERD. Refluks asam yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan:

1. Gangguan pernapasan (apabila isi perut masuk ke dalam trakea, paru-paru atau hidung).

2. Iritasi di kerongkongan, biasa disebut esophagitis.

3. Pendarahan di kerongkongan.

4. Adanya luka di kerongkongan yang membuat anak sulit menelan makanan.

5. Karena komplikasi ini menyulitkan anak dalam mengonsumsi makanan, maka ada kemungkinan GERD mempengaruhi gizi mereka. Jika berat badan anak menurun, segera konsultasikan dengan dokter.

Baca juga: 4 Manfaat Minum Air Putih untuk Kesehatan Anak

Menangani GERD Pada Anak

Pengobatan GERD pada anak tergantung pada seberapa parah gejalanya. Untuk anak-anak, biasanya dilakukan dengan menghindari makanan dan minuman yang memicu gejala GERD, seperti:

- Buah-buahan yang asam

- Cokelat

- Makanan dan minuman yang mengandung kafein

- Makanan berminyak dan goreng-gorengan

- Bawang bombay dan bawang putih

- Makanan pedas

- Makanan berbahan dasar tomat

- Daun mint

- Pada anak remaja, alkohol dan rokok juga menjadi penyebab utama GERD

Baca juga: Sedang Musim Sakit, Ini Cara Mengobati Flu pada Anak

Saat anak menderita GERD, dokter menyarankan untuk mengangkat kepala anak 15-20 cm untuk mengurangi refluks yang biasanya terjadi pada malam hari. Jika ini tidak membantu, dokter akan memberikan resep obat seperti H2 blockers, yang membantu mengurangi produksi asam lambung. Obat seperti prokinetik juga kadang-kadang digunakan untuk mengurangi jumlah episode refluks.

Pada beberapa kasus, ketika obat-obatan tidak cukup, dan anak menunjukkan komplikasi, prosedur pembedahan yang disebut fundoplikasi bisa menjadi pilihan.

(GIT)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.