Pernikahan & Seks

PERNIKAHAN & SEKS
12 Oktober 2020

10 Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan, Jangan Panik!

Cara ini efektif sebagai bentuk penanganan darurat
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Membuat perencanaan keluarga penting dilakukan, terutama bagi Moms dan Dads yang mungkin aktif secara seksual. Tetapi, Moms mungkin juga familiar dengan istilah 'kebobolan'.

Jika Moms melakukan hubungan intim tanpa pengaman, maka akan besar kemungkinannya untuk langsung mengalami kehamilan. Lalu, bagaimana cara mencegah kehamilan setelah berhubungan?

Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan

cara mencegah kehamilan

Foto: thebigphotos.com

Jika Moms berusaha menghindari kehamilan, tidak ada waktu "aman" dalam sebulan untuk melakukan hubungan seks tanpa kondom.

"Seorang wanita yang tidak ingin hamil seharusnya tidak mengambil risiko," kata Toni Belfield, spesialis informasi kesehatan seksual, mengutip National Health Service (NHS).

Penggunaan kontrasepsi darurat adalah cara mencegah kehamilan setelah berhubungan seks tanpa kondom yang bisa dipilih.

Jika Moms berhubungan seks dalam beberapa hari terakhir, belum terlambat untuk mencegah kehamilan menggunakan kontrasepsi darurat. Berikut ini beberapa pilihan kontrasepsi darurat.

Baca Juga: Ini Panduan Memilih Alat Kontrasepsi yang Baik dan Aman

1. Melakukan Suntik KB

Cara mencegah kehamilan setelah berhubungan bisa Moms lakukan dengan suntik KB.

Setelah melakukan suntik KB, kadar hormon akan meningkat kemudian menurun sampai dengan suntik selanjutnya.

Suntik KB memang perlu dilakukan dengan rutin sesuai dengan resep dari dokter ya Moms.

Menurut Journal of Family & Reproductive Health, kontrasepsi suntik atau implan mengurangi kebutuhan konsumsi harian pil KB atau tergantung pada hubungan seksual.

2. Menggunakan Nuvaring

Nuvaring juga merupakan alat kontrasepsi berbentuk cincin yang dimasukkan ke dalam vagina.

Cincin ini akan menghambat sperma mencapai indung telur sehingga tidak terjadi proses pembuahan.

Menurut Aesthetic Surgery Journal, penggunaan nuvaring telah disetujui oleh Food and Drug Administration pada tahun 2001 untuk mencegah kehamilan.

Ini adalah cincin vagina kontrasepsi non-biodegradable, bebas lateks, fleksibel, dan transparan.

Cincin harus dimasukkan oleh pasien ke dalam vagina pada atau sebelum hari kelima dari siklus menstruasi.

Cara Mencegah Kehamilan Tanpa KB

cara mencegah kehamilan

Foto: Orami Photo Stock

Biasanya cara mencegah kehamilan yang populer adalah dengan melakukan program Keluarga Berencana (KB), baik dengan konsumsi pil maupun suntik.

Walaupun begitu, KB bukan satu-satunya cara mencegah kehamilan ya Moms. Kita juga mencegah kehamilan secara alami. Cara ini biasa disebut mencegah kehamilan tanpa KB.

3. Behubungan Intim Di Luar Masa Subur

Cara pertama yang bisa Moms lakukan adalah melakukan pantang berkala yaitu melakukan hubungan intim di luar masa subur/ovulasi kita.

Kita dapat menghitung siklus haid dan menghitung masa subur, setelah diketahui masa subur, cobalah untuk menghindari berhubungan intim pada masa tersebut.

American Pregnancy Association (APA) menyebutkan bahwa cara terbaik menghitung masa subur wanita adalah dengan menghitungnya sendiri. Salah satu caranya ialah dengan menggunakan kalkulator masa subur.

Baca Juga: 4 Alasan Menggunakan Alat Kontrasepsi Meski Divonis Tidak Subur

Moms hanya perlu mengingat tanggal terakhir hari pertama menstruasi dan lamanya siklus menstruasi tersebut.

Contohnya, jika Moms mengalami hari pertama menstruasi pada 27 Juni dengan siklus 30 hari, maka perkiraan masa subur ialah 7-12 Oktober 2019 dengan ovulasi pada 12 Oktober 2019.

Para wanita biasanya mengalami masa subur pada hari ke-11 hingga hari ke-21 dalam siklus menstruasinya.

4. Tidak Melakukan Penetrasi

Moms dan Dads bisa tetap berhubungan intim tanpa melakukan penetrasi untuk mencegah kehamilan tanpa KB. Hal ini dilakukan untuk mencegah sperma tidak masuk ke dalam vagina.

5. Menumpahkan Sperma di Luar Vagina

Jika Moms melakukan hubungan intim tanpa pengaman, maka sebaikya Moms menumpahkan sperma di luar vagina.

Maksudnya, penis ditarik sebelum keluar mani sehingga cairan mani dikeluarkan di luar vagina.

Cara ini membutuhkan tingkat kendali dan ketepatan waktu yang tinggi, tetap memiliki risiko terjadi kehamilan yang rendah lho Moms.

Cara Mencegah Kehamilan Tanpa Pengaman

cara mencegah kehamilan

Foto: thesun.co.uk

Jika Moms tidak ingin segera hamil saat berhubungan intim dengan suami, hal yang aman dipilih biasanya adalah berhubungan seks menggunakan kondom.

Namun jika Moms berhubungan tanpa menggunakan kondom dan tidak ingin segera hamil, bisa coba cara berikut ini ya Moms.

Baca Juga: Amankah Memasang Alat Kontrasepsi Spiral Saat Pandemi COVID-19? Ini Penjelasannya

6. Gunakan Alat Kontrasepsi Darurat

Alat kontrasepsi darurat atau biasa disebut sebagai 'postcoital-contraception' seharusnya digunakan dalam kondisi darurat saja, sesuai dengan namanya ya Moms.

Cara ini bisa Moms gunakan jika sudah terlanjur berhubungan intim dengan suami di masa subur, tanpa menggunakan pengaman.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kontrasepsi darurat ini dapat mencegah hingga 95% kehamilan bila diminum dalam waktu 5 hari setelah berhubungan intim tanpa pengaman.

Di Indonesia terdapat 2 pil kontrasepsi darurat yang bisa digunakan yaitu Postinor-2 atau pil KB mini yang mengandung progestin dan pil KB kombinasi yang mengandung ethinyl estradiol.

Postinor-2 digunakan dengan cara meminum 2 tablet sekaligus setelah berhubungan seksual sesegera mungkin, maksimal 72 jam setelah berhubungan seksual. Sedangkan untuk pil kombinasi diminum 4 pil sesegera mungkin (maksimal 120 jam setelah berhubungan seksual), dan diminum lagi 4 pil 12 jam kemudian.

Namun menggunakan alat kontrasepsi darurat ada efek sampingnya lho, Moms.

Jurnal Pediatrics & Child Health menyatakan bahwa efek samping umum dari pil kontrasepsi darurat ini adalah mual dan muntah.

Jika Moms muntah dalam waktu satu jam setelah mengonsumsi pil dosis pertama, maka harus mengulanginya.

Beberapa wanita akan mengalami sakit payudara selama beberapa hari, bisa terjadi juga sakit kepala.

Terlepas dari efektifnya pil kontrasepsi darurat dalam cara mencegah kehamilan setelah berhubungan, tidak baik untuk sering mengonsumsi pil kontrasepsi darurat setiap melakukan hubungan tanpa proteksi.

Sebab, penggunaan kontrasepsi darurat sebagai mencegah kehamilan tidak lebih baik dari metode KB lainnya, seperti pil KB yang diminum teratur atau suntikan KB.

7. Menggunakan IUD

IUD, alat kontrasepsi kecil berbentuk T ini, terbuat dari plastik dan tembaga. Alat kontrasepsi ini juga bisa menjadi cara mencegah kehamilan setelah berhubungan.

Mengutip National Health Service (NHS), alat kontrasepsi ini dapat mencegah telur ditanam dalam rahim atau dibuahi. IUD dapat dimasukkan hingga lima hari setelah hubungan seks tanpa kondom.

"Alat ini bekerja dengan meningkatkan lendir serviks dan 'mengusir' sperma," kata Beth Jordan, MD, direktur medis untuk Asosiasi Profesional Kesehatan Reproduksi..

IUD darurat merupakan metode yang paling efektif untuk mencegah kehamilan. Tidak lebih dari 1% wanita mendapatkan kehamilan setelah menggunakan IUD darurat.

Namun, meskipun tingkat efektivitas IUD mencapai 10 tahun atau lebih, kekurangan dari penggunaan IUD ini adalah harganya yang relatif lebih mahal. Selain itu, wanita dengan riwayat penyakit infeksi radang panggul tidak dapat menggunakan IUD karena meninggkatkan risiko kekambuhan penyakit tersebut.

Baca Juga: Jangan Sepelekan Waktu Kedaluwarsa Alat KB IUD, Fatal Akibatnya pada Organ Reproduksi

Selain itu, pil kontrasepsi darurat juga tidak dapat melindungi dari penyakit menular seksual.

Sehingga, disarankan tetap menggunakan kondom sebagai alat kontrasepsi sebagai cara mencegah kehamilan setelah berhubungan.

Cara Mencegah Kehamilan di Masa Subur

cara mencegah kehamilan setelah seks

Foto: Orami Photo Stock

Mencegah kehamilan di masa kesuburan merupakan salah satu hal yang banyak dicari oleh Moms dan Dads, terutama saat setelah melakukan seks di masa subur. Bagaimana caranya mencegah kehamilan?

8. Coba Metode Fertility Awareness

Moms dan Dads bisa mencoba metode fertility awareness. Ini adalah mengetahui dan mengenali kapan masa subur (ketika seorang wanita bisa hamil) terjadi dalam siklus menstruasi. Jika Moms mempraktikkan kesadaran kesuburan sebagai metode KB untuk mencegah kehamilan, Moms harus menghindari hubungan seksual atau menggunakan metode kontrasepsi penghalang, seperti kondom, selama masa subur.

Jika Moms memang mencoba untuk hamil, maka harus melakukan hubungan seksual pada masa-masa subur kita, idealnya setiap hari atau dua hari sekali.

Siklus menstruasi ditentukan dari hari pertama terjadi menstruasi (disebut hari 1) dari satu periode menstruasi hingga hari pertama siklus menstruasi berikutnya. Siklus menstruasi rata-rata berlangsung selama 28 hari.

Dalam siklus menstruasi normal, ovarium melepaskan sel telur, proses yang disebut ovulasi. Dalam siklus menstruasi rata-rata 28 hari, ovulasi terjadi sekitar 14 hari sebelum dimulainya periode menstruasi berikutnya. Jumlah hari antara ovulasi dan dimulainya periode menstruasi adalah yang paling konsisten dalam satu siklus menstruasi. Setelah sel telur dilepaskan, ia bergerak ke tuba falopi menuju rahim.

Telur dapat bertahan hidup di tuba falopi selama sekitar 24 jam setelah ovulasi. Sperma seorang pria dapat bertahan di dalam tubuh wanita selama sekitar 3 hari (dan terkadang hingga 5 hari) setelah hubungan seksual. fMoms bisa hamil jika berhubungan seks mulai dari 5 hari sebelum ovulasi hingga 1 hari setelah ovulasi. Peluang Moms untuk hamil paling tinggi ketika sperma hidup ada di tuba falopi saat ovulasi terjadi.

Ketika fertility awareness digunakan untuk mencegah kehamilan di masa subur, kurang dari 1-5 wanita dari 100 akan hamil selama tahun pertama penggunaannya dengan sempurna.

Penggunaan yang tepat berarti menggunakan cara tersebut dengan benar dan konsisten sepanjang siklus menstruasi. Dengan penggunaan biasa, artinya Moms menggunakan metode seperti yang dilakukan orang pada umumnya, yang terkadang salah atau tidak konsisten, maka angka kehamilan meningkat. Pada tahun pertama penggunaan biasa, 12-24 wanita dari 100 akan hamil.

9. Gunakan Kondom untuk Wanita

Kondom wanita juga tersedia tanpa resep. Kondom ini dapat digunakan sebagai pengganti kondom pria, tetapi tidak boleh digunakan dengan kondom.

Baca Juga: 5 Variasi Kondom yang Bikin Momen di Ranjang Lebih Berkesan

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, kondom wanita sekitar 79 persen efektif untuk digunakan sebagai alat kontrasepsi.

Banyak toko obat sekarang menjual kondom wanita, tetapi jika toko lokal tidak menyediakannya, Moms bisa membelinya secara online.

10. Kontrasepsi Patches

Menurut NHS, alat kontrasepsi ini 99 persen efektif jika digunakan dengan benar. Dengan penggunaan biasa, ini hampir 90 persen efektif.

Moms dapat memasang alat kontrasepsi ini pada bagian:

  • punggung
  • pantat
  • perut
  • lengan atas

Moms harus memakai setiap tambalan selama 3 minggu, sebelum melepasnya selama 1 minggu untuk membiarkan periode menstruasi. Ada risiko kecil terjadinya iritasi pada kulit.

itu dia Moms beberapa cara untuk mencegah kehamilan tergantung dari kondisi kita. Semoga membantu ya Moms!


Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Ayuwidia

Artikel Terkait