Trimester 1

5 Juli 2021

8 Cara Mengatasi Darah Rendah pada Ibu Hamil, Yuk Kenali Gejalanya

Moms bisa mengenali gejala-gejala tekanan darah rendah pada ibu hamil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Jika sebagian besar ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi, tetapi tidak jarang gejala darah rendah pada ibu hamil juga bisa terjadi. Lalu, bagaimana cara mengatasi darah rendah pada ibu hamil?

Menurut penuturan dr. Yusfa Rasyid, SpOG, bahwa gejala hemodinamik atau tekanan darah yang tidak stabil memang sering terjadi saat masa kehamilan Moms.

Tetapi menurutnya, kondisi ini tidak mempunyai pengaruh pada tumbuh kembang janin, selama Moms bisa mengatasi dan mengendalikan tekanan darahnya dengan baik.

“Jarang sekali kasus ibu yang didiagnosis tekanan darah rendah atau hipotensi, punya pengaruh ke janin. Hipotensi ini jarang menjadi masalah kehamilan, kecuali ibu sampai muntah berat dan jeleknya asupan nutrisi, baru hal demikian bisa berpengaruh pada tumbuh kembang janin, karena kecukupan ragam makanannya terganggu," ujarnya.

Tekanan darah rendah pada ibu hamil biasanya terjadi karena hipotensi atau keadaan di mana darah dalam arteri lebih rendah.

Selain itu, penyebab lain munculnya tekanan darah rendah pada ibu hamil seperti sedang mengandung anak kembar, penyakit jantung, dehidrasi, atau terlalu sering terkena anemia.

Mari simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui gejala dan cara mengatasi darah rendah pada ibu hamil yuk, Moms!

Baca Juga: Yuk Kenali Gejala dan Cara Mengatasi Darah Rendah!

Efek Kehamilan pada Tekanan Darah

247088-1600x1030-causes-numbness-tingling-during-pregnancy.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms hamil, dokter atau perawat kemungkinan akan memeriksa tekanan darah pada setiap kunjungan prenatal.

Tekanan darah adalah kekuatan darah saat mendorong dinding arteri saat jantung memompa ke seluruh tubuh. Tekanan darah bisa naik atau turun pada waktu-waktu tertentu dalam sehari, dan mungkin berubah jika Moms merasa bersemangat atau gugup.

Analisa tekanan darah akan mengungkapkan informasi penting tentang kesehatan Moms dan bayi. Ini juga bisa menjadi cara bagi dokter untuk menentukan apakah Moms memiliki kondisi lain yang perlu diperiksa, seperti preeklampsia.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Mual Saat Hamil Trimester Pertama

Gejala-gejala Tekanan Darah Rendah saat Hamil

p6 bp wl1707 ts471557480

Foto: health.harvard.edu

Sebelum mencari cara mengatasi darah rendah pada ibu hamil, maka ada baiknya Moms mengetahui gejala awalnya terlebih dahulu.

Tekanan darah rendah (hipotensi) selama kehamilan biasanya tidak menyebabkan masalah kesehatan yang signifikan, dan kebanyakan wanita dapat mengobatinya di rumah.

Moms bisa mengenali gejala-gejala tekanan darah rendah pada Ibu hamil yang dilansir melalui Medical News Today, seperti:

  • Sakit kepala ringan, terutama saat Moms berdiri tiba-tiba
  • Perut terasa mual
  • Penglihatan berbayang atau kabur
  • Kulit berkeringat, dingin, dan terlihat pucat
  • Sulit berkonsentrasi
  • Jantung berdenyut tinggi
  • Rasa dehidrasi berlebihan
  • Mudah capek dan lelah

Baca Juga: Hati-hati, Darah Tinggi Bisa Sebabkan Komplikasi Kehamilan!

Setiap orang yang mengalami gejala yang mengganggu seperti ini harus melaporkannya ke dokter kandungan. Nantinya, Moms mungkin harus melakukan beberapa tes untuk memastikan bahwa tekanan darah rendah adalah penyebabnya dan bukan kondisi lain yang mendasarinya.

Faktor lain yang dapat menyebabkan tekanan darah rendah meliputi:

  • dehidrasi
  • anemia
  • pendarahan di dalam
  • tirah baring lama
  • obat-obatan tertentu
  • kondisi jantung
  • gangguan endokrin
  • gangguan ginjal
  • infeksi
  • kekurangan gizi
  • reaksi alergi

Pada umumnya, Moms yang sedang mengandung buah hati biasanya memiliki tekanan darah normal berkisar 90/60 mmHg sampai 120/80 mmHg.

Angka 90 dan 120 adalah penunjuk tingkat tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh bagian tubuh.

Batasan normalnya, seharusnya tekanan darah ibu hamil tidak kurang dari 90/60 mmHg.

Namun, pada sebagian besar Ibu hamil, tekanan darah dapat turun sekitar 5-10 mmHg dari kondisi normal.

Mengetahui tekanan darah dapat menjadi cara mengatasi darah rendah pada ibu hamil yang pertama, karena sangat berpengaruh pada tindakan selanjutnya.

Baca Juga: Hati-Hati dengan Darah Rendah Saat Hamil!

Perawatan Ibu Hamil yang Mengalami Darah Rendah

Biasanya tidak ada perawatan medis untuk tekanan darah rendah selama kehamilan, tetapi Moms dapat mencoba beberapa pengobatan rumahan untuk meringankan gejala. Tekanan darah akan sering kembali normal sekitar trimester ketiga kehamilan.

Alih-alih perawatan medis, banyak Moms yang mengandalkan pengobatan rumahan untuk membantu mereka mengatasi tekanan darah rendah.

Namun, beberapa Moms yang mengalami episode tekanan darah rendah yang luar biasa mungkin memerlukan pengobatan. Setiap kondisi mendasar yang mungkin menyebabkan penurunan tekanan darah, seperti anemia atau ketidakseimbangan hormon, perlu diobati terlebih dahulu.

Jika seorang dokter mencurigai bahwa obat tertentu menyebabkan tekanan darah rendah, mereka mungkin menawarkan pengobatan alternatif.

Baca Juga: 6 Manfaat Ikan Sarden, Dapat Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Cara Mengatasi Darah Rendah pada Ibu Hamil

exercise during pregnancy adapting training diet pregnant salad

Foto: fitness-superstore.co.uk

Berikut ini adalah cara mengatasi darah rendah pada ibu hamil yang bisa Moms lakukan agar lebih waspada sebelum beraktivitas.

1. Jangan Bergerak Tiba-tiba.

Cara mengatasi darah rendah pada ibu hamil yang pertama adalah, hindari gerakan tiba-tiba, terutama saat akan berdiri dari posisi duduk. Karena bisa menyebabkan pusing dan beresiko terjatuh.

2. Jangan Berdiri Terlalu Lama

Hindari berdiri dalam jangka waktu lama bisa jadi cara mengatasi darah rendah pada ibu hamil yang paling ampuh. Istirahat sejenak ketika sudah berdiri lebih dari 15 menit ya, Moms.

3. Berbaring ke Kiri

Cara mengatasi darah rendah pada ibu hamil adalah dengan posisi tidur berbaring ke kiri. Berbaring menghadap kiri dapat meningkatkan aliran darah ke jantung, lho Moms.

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Penyakit Jantung Saat Hamil

4. Makan dengan Porsi Kecil

Cara mengatasi darah rendah pada ibu hamil beriktnya adalah mengatur porsi dan waktu makan. Makan secara teratur dengan porsi kecil yang bernutrisi agar tidak mengalami darah rendah.

5. Hindari Kafein dan Alkohol

Hindari minuman mengandung kafein dan alkohol bukan hanya penting untuk kesehatan janin di masa kehamilan, tetapi juga bisa menjadi cara mengatasi darah rendah pada ibu hamil yang tepat.

6. Selalu Terhidrasi

Cukupi asupan cairan setiap harinya bisa jadi cara mengatasi darah rendah pada ibu hamil yang ampuh. Moms, biasakan untuk minum air putih sekitar 2,5 liter per hari, ya.

Baca Juga: 9 Diet Sehat untuk Merencanakan Kehamilan

7. Olahraga

Tidak perlu berat, Moms hanya perlu beraktivitas ringan saja. Berolahraga khusus untuk ibu hamil bisa menjadi cara mengatasi darah rendah pada ibu hamil ketika Moms sudah terlalu lelah berbaring.

8. Konsumsi Vitamin

Untuk mencegah tekanan darah rendah, ibu hamil disarankan mengonsumsi vitamin prenatal dan makanan yang kaya akan nutrisi untuk mencegah tekanan darah rendah. Ibu hamil juga disarankan untuk rutin memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Baca Juga: Kaya Vitamin, Ini 5 Manfaat Lidah Buaya untuk Ibu Hamil

Nah, setelah Moms mengetahui hal-hal penting untuk mengatasi tekanan darah rendah selama masa kehamilan, Moms juga bisa melakukan pengecekan tensi darah secara rutin ya.

(IRN)

  • https://www.healthline.com/health/pregnancy/low-blood-pressure-during-pregnancy#postpartum-blood-pressure
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/320303#home-remedies
  • https://www.healthline.com/health/low-blood-pressure-diet#pregnancy
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait