Rupa-rupa

2 Maret 2021

Cara Mengecek Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Pahami Ya Moms

Ada empat cara mengecek saldo bpjs ketenagakerjaan yang bisa Moms dan Dads pilih
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Amelia Puteri

Seperti apa cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan? Moms dan Dads yang pekerja tentu memiliki BPJS Ketenagakerjaan dan mungkin ingin mencari tahu.

Apa itu BPJS Ketenagakerjaan? BPJS Ketenagakerjaan adalah sebuah badan hukum publik yang bertujuan untuk memberi perlindungan kepada seluruh tenaga kerja Indonesia dari risiko sosial ekonomi.

BPJS Ketenagakerjaan juga merupakan sebuah program jaminan sosial yang diselenggarakan oleh negara berdasarkan funded social security.

Selain itu, salah satu program BPJS Ketenagakerjaan adalah Jaminan Hari Tua atau JHT.

Program Jaminan Hari Tua (JHT) pada BPJS Ketenagakerjaan bertujuan memberikan manfaat berupa uang tunai yang besarannya merupakan akumulasi iuran ditambah dengan hasil pengembangannya sebagai jaminan hidup di hari tua.

Selain itu, setiap karyawan wajib terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Walaupun biasanya akan lebih dicairkan pada masa tua, Moms dan Dads juga penasaran seperti apa cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan. Selain untuk mengetahui saldo juga bisa jadi perkiraan bentuk tabungan di masa depan.

Baca Juga: Begini Langkah Mengurus BPJS Kesehatan Bayi yang Belum Lahir, Sudah Tahu?

Cara Mengecek Saldo BPJS Ketenagakerjaan

cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan-1

Foto: Orami Photo Stock

Nah ada beberapa cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan yang bisa Moms dan Dads ketahui:

1. Cara Mengecek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Lewat SMS

Berikut ini cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat SMS yang digemari para pekerja, dilansir dari bpjsketenagakerjaan.go.id:

  1. Registrasi terlebih dulu agar dapat melakukan cek saldo maupun status kepesertaan BPJS lewat SMS. Berikut format SMS-nya:
  2. Ketik: DAFTAR(spasi)SALDO#Nomor KTP#NAMA#Tanggal Lahir#Nomor Peserta, kemudian kirim SMS ke 2757. Contoh: DAFTAR SALDO#319103659586968#DINDA KAMADEWI#16-03-1998#123421309587 kirim ke 2575.
  3. Setelah mencoba, Moms dan Dads biasanya akan mendapatkan balasan SMS berisikan ID atau nomor peserta.
  4. Jika nomor peserta telah didapatkan, cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat SMS yaitu dengan ketik SALDO(spasi)NOMOR PESERTA, kemudian sms ke 2757. Contoh: SALDO 9479857397459 kirim ke 2757. Kemudian Moms dan Dads akan mendapatkan balasan SMS yang berisi saldo JHT.
  5. Sementara itu, untuk mengganti nomor telepon Moms dan Dads bisa ketik DAFTAR(spasi)GANTI(spasi)HP#Nomor Handphone lama#Nomor KTP, kirim ke 2757. Contoh: DAFTAR GANTI HP#0818181818#31910385686007 kirim SMS ke 2757.
  6. Ganti Pin BPJS Ketik DAFTAR(spasi)GANTI(spasi)#Pin lama#Pin baru. Contoh: DAFTAR GANTI PIN#123456#98857584, Kirim SMS ke 2757.
  7. Selain itu, cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan melalui SMS amat dipermudah karena Moms dan Dads tidak perlu antre mendatangi kantor BPJS, serta bisa dilakukan tanpa menggunakan telepon pintar. Cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat SMS ini juga mudah cukup mengirim pesan ke nomor SMS center kemudian mendapatkan balasan jumlah saldo BPJS Ketenagakerjaan.

2. Cara Mengecek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Lewat Aplikasi

Selanjutnya, ada juga cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat aplikasi yang bisa diterapkan dengan mengunduh aplikasi BPJSTK Mobile.

Aplikasi BPJSTK Mobile dapat diunduh di Android, dan iOS. Usai mengunduh, cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat aplikasi ponsel ini Moms dan Dads harus registrasi terlebih dulu untuk mendapatkan PIN.

Berikut ini cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat aplikasi:

  1. Klik “Pendaftaran Pengguna Baru”.
  2. Selanjutnya, pilih jenis kepesertaan Moms dan Dads. Ada 3 pilihan yaitu Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah (BPU), dan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sebagai contoh, jika kalian sebagai karyawan swasta pilihlah PU.
  3. Berikut syarat registrasi di aplikasi BPJSTK Mobile yaitu nomor KPJ ada di kartu BPJS Ketenagakerjaan), NIK e-KTP, tanggal lahir, nama.
  4. Setelah itu, masukkan alamat e-mail yang akan digunakan sebagai username login kedepannya. Buka email dan masukkan kode verifikasi yang sudah dikirimkan ke aplikasi tersebut.
  5. Untuk tahap selanjutnya, isi nomor handphone. Masukkan kembali kode verifikasi yang sudah dikirimkan melalui SMS. Buat password/kata sandi yang akan digunakan untuk login selanjutnya.
  6. Setelah terdaftar, peserta BPJS Ketenagakerjaan baru bisa mengecek saldo JHT. Cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan yaitu log in, pilih fitur “Lihat Saldo”. Kemudian saldo akan terlihat, rincian dari riwayat iuran bisa pula dicek.

Menurut akun twitter @BPJSTKinfo, salah satu keunggulan untuk mengunduh aplikasi BPJSTKU ini adalah ketika Moms dan Dads kehilangan kartu peserta.

Ketika berhasil unduh dan registrasi, Moms serta Dads akan memiliki kartu digital yang ada di aplikasi sehingga memudahkan cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Melahirkan dengan BPJS, Bagaimana Prosedurnya? Ini Penjelasannya!

3. Cara Mengecek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Lewat Website

Sementara itu, ada satu lagi cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan yaitu lewat website. Cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat website ini juga kerap dipilih oleh Moms dan Dads.

Berikut ini caranya:

  1. Siapkanlah kartu BPJS Ketenagakerjaan atau Nomor KPJ Moms serta Dads dan kunjungi website resmi di www.bpjsKetenagakerjaan.go.id Atau langsung masuk ke https://sso.bpjsKetenagakerjaan.go.id/login.bpjs
  2. Sebelum masuk, pastikan bahwa telah terdaftar. Jika belum, Pilih menu registrasi atau daftar pengguna kemudian pilih salah satu dari tiga segmen yang sesuai dengan status seperti penerima upah, bukan penerima upah, dan pekerja migran Indonesia.
  3. Masukkan alamat e-mail, kemudian tekan tombol selanjutnya. Isi formulir sesuai dengan data yang terdiri dari: Nama Tanggal lahir, Nomor KTP-el, Nama ibu kandung, Nomor ponsel dan e-mail.
  4. Apabila berhasil, Moms akan mendapatkan PIN. Nah, PIN dikirim melalui e-mail dan SMS dari nomor ponsel yang didaftarkan Jika sudah terdaftar, Moms dan Dads bisa langsung melakukan proses pengecekan saldo JHT dan status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
  5. Cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat website setelah masuk masuk di menu member BPJS Ketenagakerjaan, pilihlah menu Lihat Saldo JHT. Informasi Saldo JHT akan tampil di layar.

4. Cara Mengecek Saldo BPJS Ketenagakerjaan via Kantor BPJS Ketenagakerjaan

Walaupun terkesan tradisional, cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan via kantor BPJS Ketenagakerjaan ini masih jadi andalan banyak orang.

  1. Moms dan Dads cukup mencari kantor BPJSTK dan mendatanginya dengan membawa kartu BPJS Ketenagakerjaan.
  2. Di sana, Moms bisa bertemu petugas BPJS Ketenagakerjaan dan minta buat melakukan pengecekan saldo dengan menunjukkan kartu BPJS.
  3. Petugas nantinya bakal membantu cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan dalam akun Moms.

Buat Moms dan Dads yang belum tahu di mana kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat, bisa cek pada halaman kontak di website BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Naik Per Juli 2020, Tuai Kritik Masyarakat

Simulasi Perhitungan Saldo BPJS Ketenagakerjaan

cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan-2

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan. Moms dan Dads pun penasaran kisaran bayaran iuran untuk mengisi saldo BPJS Ketenagakerjaan.

Mengutip CNBC Indonesia, perlu diketahui untuk pekerja penerima upah atau karyawan, setiap individu membayar 1% sementara perusahaan akan membayar 3,7% dari upah yang dilaporkan.

Untuk pekerja bukan penerima upah maka harus dibayarkan 2% dari upah yang dilaporkan.

Sementara untuk pekerja migran Rp105.000- Rp600.000 dari upah.

Upah yang dijadikan dasar adalah upah sebulan, terdiri atas upah pokok dan tunjangan tetap yang dibayarkan oleh perusahaan.

Misalnya Moms atau Dads memperoleh penghasilan setiap bulan sebesar Rp 7 juta. Iuran yang harus dibayarkannya, yaitu:

  • Pekerja Penerima Upah

-Perusahaan membayarkan: 3,7% x Rp7 juta = Rp259.000

-Moms dan Dads membayarkan (potong gaji): 1% x Rp7 juta = Rp70.000

  • Pekerja Bukan Penerima Upah

-Moms atau Dads membayarkan: 2% x Rp7 juta = Rp140 ribu

Selain itu, saldo JHT bisa diambil 10%, 30%, hingga 100% tanpa harus menunggu usia kepesertaan 10 tahun atau peserta minimal berumur 56 tahun.

Peserta yang masih aktif bekerja di perusahaan atau sedang mempersiapkan masa pensiun dapat mengajukan klaim saldo JHT 10% atau 30%.

Sementara, untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan yang sudah tidak bekerja karena beberapa kondisi dapat mengajukan pencairan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan miliknya sebesar 100%.

Hal itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2015, yang mulai berlaku sejak 1 September 2015 lalu.

Setelah mengetahui cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan, Moms dan Dads tentunya tahu manfaat program ini bisa dinikmati dalam bentuk uang tunai yang akan diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Besaran nilai manfaat yang dapat diperoleh peserta adalah sebesar jumlah akumulasi seluruh iuran yang telah dibayarkan dan ditambah dengan hasil pengembangan iuran tersebut.

Jadi, mau menggunakan cara mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan yang mana nih, Moms dan Dads?

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait