3-12 bulan

10 November 2021

Begini Cara Mengeluarkan Ingus pada Bayi yang Perlu Moms Tahu

Mengeluarkan ingus bayi jangan asal! Simak caranya di sini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Nydia
Disunting oleh Karla Farhana

Sebagai orang dewasa, mengeluarkan ingus adalah hal yang sangat mudah. Namun, bagaimana cara mengeluarkan ingus pada bayi?

Sama seperti orang dewasa, hidung bayi juga bisa tersumbat oleh ingus, dan perlu dibersihkan. Perlu dipahami bahwa normal bagi bayi untuk mengalami hidung tersumbat atau bersin-bersin.

Hidung bayi memiliki saluran yang sangat kecil. Karena itu, bayi mungkin sering bersin.

Bersin ini tidak selalu berarti mereka sedang pilek, tetapi merupakan cara alami tubuh mereka untuk membersihkan hidung dari iritasi.

Baca juga: 9 Penyebab dan Cara Rumahan Mengatasi Ingus Berdarah

Lantas, apa yang harus dilakukan untuk membersihkan ingus dari hidung bayi? Yuk, simak pembahasan lengkapnya!

Cara Mengeluarkan Ingus pada Bayi

Sebenarnya, selama bayi masih bisa menyusu dengan baik dan tidak menunjukkan gejala ketidaknyamanan, Moms tidak perlu khawatir.

Membersihkan ingus dengan bantuan cairan saline atau alat tertentu berisiko mengiritasi saluran hidung. Terutama jika dilakukan dengan tidak benar.

Namun, jika bayi tampak sesak dan tidak nyaman, ada beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai cara mengeluarkan ingus pada bayi. Berikut ini caranya:

1. Beri Tetes Hidung Saline

cara mengeluarkan ingus pada bayi

Foto: verywellhealth.com

Menurut studi pada 2014 di jurnal Minerva Pediatrica, tetes hidung saline yang dijual bebas di apotek bisa membantu melonggarkan hidung bayi yang dipenuhi lendir.

Tetes ini mengencerkan lendir dan membantu bayi mengeluarkannya saat bersin. Ini juga bisa jadi langkah awal dari pembersihan dengan menggunakan spuit bohlam.

2. Gunakan Spuit Bohlam atau Aspirator Hidung

cara membersihkan hidung bayi-3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Setelah menggunakan tetes hidung saline, Moms dapat menggunakan spuit bohlam atau aspirator hidung untuk menyedot ingus di hidung bayi.

Namun, pastikan untuk melakukannya dengan sangat lembut dan hati-hati, ya.

Caranya, tutup 1 lubang hidung bayi. Lalu, kempiskan udara dari spuit bohlam, letakkan ujungnya di satu lubang hidung bayi dan lepaskan.

Ingus bayi akan tersedot ke dalam spuit. Moms bisa ulangi langkah ini pada hidung yang satunya.

3. Gunakan Pelembap Udara

3 Gunakan Humidifier.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mencoba cara mengeluarkan ingus pada bayi tadi, langkah selanjutnya adalah memasang pelembap udara atau humidifier.

Alat ini bisa menambah kelembapan ke udara dan membantu bayi bernapas lebih mudah.

Pastikan untuk membersihkan humidifier secara teratur untuk mencegah pertumbuhan jamur.

Baca juga: 5+ Cara Membersihkan Telinga Bayi, Jangan Pakai Cotton Bud!

Hal-Hal yang Harus Dihindari saat Mengeluarkan Ingus pada Bayi

5 Pencegahan Bayi Tertular Flu, Batuk dan Pilek.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ketika berbicara tentang cara mengeluarkan ingus pada bayi, ada beberapa hal yang harus dihindari, yaitu:

1. Menggunakan Obat Gosok Mentol

Menurut American Academy of Pediatrics, obat gosok yang mengandung mentol tidak direkomendasikan untuk bayi baru lahir atau anak di bawah usia 2 tahun.

Jadi, saat bayi mengalami hidung tersumbat, jangan gunakan obat ini ya, Moms.

2.Memberi Obat Batuk dan Pilek

Obat batuk pilek tidak direkomendasikan untuk anak di bawah 4 tahun.

Sementara itu, anak usia 4-6 tahun hanya boleh diberikan obat batuk dan pilek jika disarankan oleh dokter anak.

3. Meninggikan Bantal saat Bayi Tidur

Saat mengalami hidung tersumbat, Moms tentu meninggikan bantal agar bisa bernapas lebih lega.

Namun, cara ini tidak boleh dilakukan pada bayi, ya. Satu-satunya posisi aman untuk bayi saat tidur adalah di permukaan yang rata dan kokoh.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

bayi demam kapan dibawa ke dokter

Foto: Orami Photo Stock

Meski sudah tahu cara mengeluarkan ingus pada bayi, pastikan untuk segera menemui dokter pada kondisi tertentu.

Misalnya, jika bayi berusia kurang dari 3 bulan dan hidungnya yang tersumbat membuatnya sulit untuk menyusu, atau jika hidung tersumbat terjadi karena pilek.

Pilek pada bayi dapat dengan cepat menjadi masalah berbahaya seperti:

Moms juga harus menghubungi dokter jika hidung tersumbat pada bayi disertai dengan gejala lain seperti rewel, demam, atau lesu.

Bila hidung tersumbat pada bayi menyebabkannya sulit bernapas, segera pergi ke instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat. Beberapa tanda bahwa bayi kesulitan bernapas adalah:

  • Lubang hidung yang membesar setiap kali menarik napas
  • Napas yang cepat
  • Bibir atau kuku yang membiru

Baca juga: Bintik Merah pada Pipi Bayi, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Bagaimana Mencegah Hidung Tersumbat pada Bayi?

bolehkah bayi diimunisasi saat pilek dan batuk 3

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui cara mengeluarkan ingus pada bayi, Moms juga perlu tahu bagaimana cara mencegah penumpukan ingus yang bisa menyebabkan hidung tersumbat.

Pada beberapa kasus, hal ini mungkin sulit untuk dihindari.

Namun, Moms tetap bisa melakukan upaya untuk mencegah iritasi pada hidung yang membuat bayi beringus, seperti:

  • Serat dan debu
  • Asap rokok
  • Parfum atau losion tubuh beraroma
  • Semprotan rambut
  • Cat atau asap bensin
  • Bulu hewan peliharaan
  • Semprotan aerosol

Pilek dan virus juga bisa menyebabkan hidung tersumbat pada bayi. Untuk bayi di bawah 3 bulan, penting untuk menjauhkan mereka dari siapa pun yang sedang sakit.

Karena daya tahan tubuhnya masih lemah, bayi rentan tertular berbagai penyakit. Bahkan, penyakit yang ringan pada orang dewasa bisa mengakibatkan situasi yang serius bagi bayi.

Jadi, saat ada orang di sekitar bayi yang sakit, pastikan ia tidak menyentuh atau berdekatan dengan bayi.

Moms juga harus memastikan untuk sering mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol.

Jika memiliki anak yang lebih besar di rumah, pastikan mereka sering mencuci tangan dan menutupi mulut dan hidung saat bersin dan batuk.

Agar terlindungi dari flu, Moms dan anggota keluarga lain bisa mendapatkan vaksinasi flu. Dengan begitu, bayi juga bisa ikut terlindungi dari flu dan masalah pernapasan lainnya.

  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25336097/
  • https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/at-home/medication-safety/Pages/How-to-Manage-Colds-and-Flu.aspx
  • https://www.parents.com/baby/health/cold/snot-removal-101/
  • https://www.healthline.com/health/baby/cleaning-babys-nose
  • https://www.verywellfamily.com/simple-solutions-for-a-newborn-stuffy-nose-284370
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait