Newborn

9 Juni 2020

Bagaimana Cara Mengetahui Jenis Kulit Bayi?

Termasuk yang manakah jenis kulit anak Moms?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Intan Aprilia

Dalam pikiran Moms, kulit bayi sangat sensitif, bukan? Hal ini tidak salah, penghalang kulit bayi yang rapuh berkembang hingga Si Kecil berusia 2 dan membutuhkan TLC ekstra.

Namun jenis kulit bayi ini bisa berbeda-beda. Ada yang lembap dan sudah terhidrasi dengan baik, ada yang kering dan butuh pelembap tambahan, ada juga yang ternyata sensitif, sehingga mudah mengalami iritasi dan masalah kulit lainnya.

Moms mungkin tidak percaya, tapi sejak hari pertama kelahirannya, bayi sudah memiliki jenis kulitnya sendiri, bahkan sudah memiliki pelindung kulit.

Dilansir dari Journal of the American Academy of Dermatology, pelindung kulit bayi mulai berkembang dalam rahim dan diyakini mencapai kematangan sempurna pada minggu ke-34 usia kehamilan.

Baca Juga: Penyebab dan Cara Mengatasi Kulit Kepala Bayi Berkerak

Jenis Kulit Bayi

Jika Moms ingin menggunakan produk skincare pada bayi, harus kenali terlebih dahulu jenis kulit bayi agar tidak menimbulkan alergi dan iritasi. Apa saja jenis kulit bayi? Simak ragamnya di bawah ini.

1. Jenis Kulit Bayi Normal

jenis kulit bayi

Foto: harleystreetemporium.com

Jika kulit Si Kecil kenyal dan lembut, bisa dipastikan bahwa jenis kulit bayi adalah normal. Bila iya, maka bayi Moms tidak akan memiliki tanda-tanda kering atau sensitif, dan permukaan kulit akan sangat halus.

Penting untuk diingat bahwa meskipun kulit bayi mungkin tidak memiliki tanda-tanda iritasi atau sensitif, kulit Si Kecil masih sangat rapuh karena penghalang kulit penuhnya belum sepenuhnya berkembang hingga mencapai usia 2 tahun.

2. Jenis Kulit Bayi Kering

jenis kulit bayi

Foto: boots.ie

Bila Moms melihat kulit buah hati kasar, hingga kadang mengelupas, maka bisa dipastikan jenis kulit bayi Moms adalah kering.

Bayi dapat memiliki berbagai tingkat kekeringan seperti halnya orang dewasa. Kulit kering adalah kondisi jangka panjang, tetapi dapat diperburuk karena suhu yang lebih panas atau dingin.

Semua bayi tidak dapat mempertahankan tingkat hidrasi yang tepat pada tahap ini karena penghalang kulit mereka belum sempurna, itulah sebabnya pelembap kulit sangat penting bagi bayi dengan kulit kering, yang lebih rentan terhadap kerusakan kulit.

Baca Juga: 3 Cara Melembapkan Kulit Kering Bayi

3. Jenis Kulit Bayi Sangat Sensitif

jenis kulit bayi

Foto: raisingtwinsblog.com

Berbeda dengan jenis kulit lainnya, iritasi pada kulit sensitif sering terjadi sebagai respons terhadap kondisi lingkungan, cuaca panas yang ekstrem atau dingin, atau paparan mineral melalui air keras.

Bayi dengan jenis kulit ini lebih rentan terhadap ketidaknyamanan dari efek samping kulit sensitif, daripada memiliki kulit sensitif itu sendiri.

4. Jenis Kulit Rawan Atopik

jenis kulit bayi

Foto: motherandbaby.co.id

Merupakan jenis kulit bayi yang ditandai dengan kondisi sangat kering dan gatal dari waktu ke waktu.

Dermatitis atopik atau yang lebih dikenal sebagai eksim, biasanya bermanifestasi sebagai bercak yang sangat kering pada kulit yang dapat menjadi merah, serta biasanya terasa sakit dan gatal.

Baca Juga: Sebabkan Gatal dan Perih, Ikuti 5 Tips Menghindari Ruam Popok Pada Kulit Bayi

Ini bisa menjadi kondisi yang terjadi terus-menerus, bergantian antara periode ketidaknyamanan dan saat reda untuk Si Kecil.

Jenis kulit bayi satu ini merupakan kondisi turun temurun, dan bayi Moms kemungkinan besar terkena eksim jika memiliki riwayat keluarga dengan jenis kulit ini. Kondisi ini dapat muncul sedini 2 bulan setelah Si Kecil lahir.

Itu dia beberapa jenis kulit bayi yang wajib Moms tahu. Jangan sampai memberikan perawatan yang salah ya, Moms.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait