Fashion & Beauty

7 Cara Menghilangkan Bulu di Wajah yang Halus dan Kecil

Moms bisa pilih metode yang cocok
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Adeline Wahyu

Cara menghilangkan bulu di wajah bisa menjadi kegiatan yang menyakitkan dan paling tidak menyenangkan.

Tetapi, hal ini mungkin bukanlah hal yang sulit, selama Moms bisa memilih metode yang cocok sesuai dengan kebutuhan dan jenis rambut yang hendak dihilangkan.

April Franzino, direktur kecantikan Good Housekeeping mengatakan, "Jangan khawatir, hampir semua orang memiliki rambut wajah. Rambut tersebut cenderung berwarna lebih terang dan kurang kasar daripada rambut di bagian tubuh lainnya."

Namun, karena kulit wajah lebih halus, Moms harus lebih berhati-hati memilih metode untuk menghilangkan bulu di wajah yang tepat.

Bagaimana cara menghilangkan bulu di wajah? Yuk kita cari tahu.

Baca Juga: 6 Makanan Ini Ternyata Berguna Untuk Menyehatkan Rambut

Cara Menghilangkan Bulu di Wajah

Pertumbuhan rambut bisa terjadi karena perubahan hormonal. Ini mungkin juga disebabkan oleh genetika.

Jika Moms terganggu dengan rambut yang tumbuh di wajah, simak cara menghilangkan bulu di wajah berikut ini:

1. Waxing

cara menghilangkan rambut di wajah-1.jpg

Foto: allure.com

Metode lain yang sangat umum adalah waxing. Metode ini menggunakan lilin lembut, yang ditarik dengan potongan kain, atau lilin keras yang cukup mengeras dan bisa ditarik sendiri.

Cara menghilangkan bulu di wajah ini dilakukan dari bibir atas, pipi, alis, dan dagu dengan mudah. Tetapi praktik populer ini bukan untuk semua orang.

"Waxing dapat menyebabkan iritasi karena ada kemungkinan kulit sensitif terhadap produk yang diterapkan ke permukaan," jelas Michelle Yagoda, M.D., ahli bedah kosmetik yang berbasis di New York mengingatkan.

"Teknik yang tidak tepat dapat menyebabkan ekstraksi folikel rambut yang tidak lengkap dan kerusakan batang rambut, sehingga kulit yang mengelilingi batang rambut kemudian bisa meradang."

Jika folikel rambut terperangkap, ini dapat menyebabkan rambut tumbuh ke dalam. Dengan latihan dan tangan yang hati-hati, Moms juga bisa melakukan waxing sendiri di rumah.

2. Pinset

pinset.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Moms mungkin sudah familiar dengan metode cara menghilangkan bulu di wajah menggunakan pinset atau tweezer. Bagaimanapun, pinset adalah benda yang bisa ditemukan dengan mudah di rumah.

"Tweezing lebih baik untuk area yang lebih kecil dan terlokalisasi seperti alis dan dagu Anda," saran Lavanya Krishnan, M.D., dokter kulit yang berbasis di San Francisco.

Birnur Aral, Ph.D., direktur Lab Kecantikan Good Housekeeping Institute, merekomendasikan untuk menyeka ujung pinset sebelum dan sesudah setiap penggunaan dengan kapas yang dibasahi alkohol, kemudian biarkan kering.

Ia menambahkan, "Jangan mencuci pinset dengan sabun dan air biasa, ini membuatnya lebih berisiko merusaknya ketika jatuh secara tidak sengaja atau mungkin menyebabkan logam tersebut ternoda atau teroksidasi."

3. Mencukur

mencukur

Foto: Orami Photo Stock

Mencukur memang lebih mudah dilakukan, namun metode ini juga kerap dikritik dalam cara menghilangkan bulu di wajah karena dianggap dapat menebalkan rambut usai melakukan cukur di bagian tubuhnya.

"Itu hanya mitos bahwa rambut Anda akan tumbuh lebih kasar dan lebih tebal setelah dicukur. Folikel itu terpotong dua, tetapi tidak lebih tebal," jelas Dr. Krishnan.

Jika Moms merasa paling nyaman dengan pisau cukur, pastikan untuk mengambil tindakan pencegahan agar bisa mendapatkan hasil yang halus dan tidak mengiritasi kulit.

"Bercukur ketika sedang mandi atau sesudahnya agar kulit menjadi lembut," saran Anthony Sosnick, pakar cukur dan pendiri Shaveworks. Ini juga berguna jika Moms memiliki rambut tebal atau kasar, karena panasnya uap juga melembutkan helai rambut.

Kemudian, Moms bisa oleskan minyak khusus pasca mencukur, yang sering digunakan oleh pria. Sosnick mencatat bahwa itu dapat membantu wanita mengobati luka bakar juga.

Sementara untuk pisau cukurnya, Sosnick merekomendasikan pilih pisau cukur dengan dua bilah. Menurutnya, "Ini cenderung lebih ditargetkan untuk daerah-daerah sensitif, dan kadang-kadang, bilah yang sedikit tidak memberikan potensi kemerahan dan luka bakar."

Baca Juga: Menghilangkan Bulu Kemaluan Sebaiknya Dicukur atau Waxing, Ya?

4. Threading

threadingalis

Foto: Orami Photo Stock

Threading melibatkan penggunaan benang kapas tipis yang digulung dan ditarik dengan sangat kencang sehingga rambut yang tidak diinginkan bisa tercabut.

Meskipun tidak sekuat seperti mencabut rambut satu per satu, ini bisa digunakan sebagai cara menghilangkan bulu di wajah dan bekerja paling baik pada area yang lebih kecil seperti alis, bibir atas dan pipi.

Tidak seperti menggunakan pinset, metode threading jauh lebih sulit untuk dicoba jika Moms belum pernah mendapatkan pelatihan. Jadi pergilah ke salon dengan seorang profesional untuk hasil yang terbaik.

Baca Juga: Mengapa Tebal Rambut Bayi yang Baru Lahir Berbeda-Beda?

5. Resep Topikal

krim

Foto: Orami Photo Stock

Selain metode dengan menggunakan alat, Moms juga dapat berbicara dengan dokter kulit tentang mencoba cara menghilangkan bulu di wajah menggunakan resep topikal.

"Ada obat resep yang menggunakan pengobatan topikal sekali sehari untuk mengurangi pertumbuhan rambut," jelas Dr. Krishnan.

Dokter Krishnan mengatakan cara ini sangat efektif. Tetapi, ketika berhenti menggunakannya, efeknya berkurang dan rambut akan tumbuh kembali.

6. Laser

sinar laser

Foto: Orami Photo Stock

Masalah utama dengan banyak metode penghilangan bulu di wajah adalah hasil yang bersifat sementara atau hanya bertahan beberapa minggu. Untuk hasil yang lebih lama, pertimbangkan menggunakan cara menghilangkan bulu di wajah dengan laser.

Melansir American Society for Dermatologic Surgery, laser merupakan metode menghilangkan bulu di wajah yang disetujui Food and Drug Administration (FDA) karena aman digunakan.

Metode ini menggunakan laser dan sinar berdenyut untuk merusak folikel bulu sehingga bulu di wajah rontok atau hilang.

Umumnya, bulu akan kembali tumbuh setelah sekitar enam bulan. Terkadang, rambut tidak pernah tumbuh kembali. Jika rambut kembali, mungkin lebih halus dan tidak terlalu mencolok.

Cara menghilangkan bulu di wajah dengan laser memang lebih mahal. Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan biasanya memerlukan beberapa kali perawatan ke dokter atau spa.

Penghilangan bulu dengan laser dapat dilakukan di mana saja di wajah, seperti bibir atas dan dagu. Namun, sebaiknya hindari penggunaan laser di sekitar kelopak mata.

7. Krim

krim wajah

Foto: Orami Photo Stock

Cara menghilangkan bulu di wajah adalah menggunakan krim. Metode ini dapatbertahan lebih lama daripada mencukur dan ini juga lebih murah daripada waxing.

Krim ini memiliki bahan kimia seperti natrium, titanium dioksida, dan barium sulfida, yang memecah protein pada rambut, sehingga mudah larut dan hilang. Meskipun bahan-bahan ini umumnya aman, ada risiko reaksi.

Cara melakukannya, yaitu:

  • Oleskan selapis krim pada rambut wajah yang tidak diinginkan.
  • Biarkan krim menempel di wajah selama sekitar 5 hingga 10 menit.
  • Gunakan kain lembab untuk menyeka krim dengan lembut dan menghilangkan rambut yang tidak diinginkan.
  • Bilas wajah Anda dengan air dan keringkan.

Jika Moms ingin menggunakan krim, oleskan sedikit terlebih dahulu untuk mengetahui reaksi krim tersebut.

Menurut U.S. Food & Drug Administration, krim penghilang bulu di wajah mengandung bahan kimia yang keras dan dapat membakar kulit, terutama di sekitar area wajah yang sensitif.

Jadi, cara menghilangkan bulu di wajah mana yang ingin Moms pilih? Selamat mencoba ya Moms!

  • https://www.byrdie.com/how-to-remove-facial-hair-on-women-1717122#citation-1
  • https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/removing-hair-safely
  • https://www.healthline.com/health/excessive-or-unwanted-hair-in-women#causes
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait