Kehamilan

KEHAMILAN
20 Agustus 2020

Cara Mengubah Agar Posisi Kepala Bayi di Bawah, Jangan Sembarangan!

Ada beragam metode yang bisa Moms coba
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Amelia Puteri

Tepat sebelum lahir, sebagian besar bayi akan berada dalam posisi kepala mengarah ke rahim ibu. Namun terkadang, bayi juga bisa berada di posisi sebaliknya, atau kaki di bawah. Ini disebut juga dengan kelahiran sungsang atau bayi sungsang.

Bayi bisa sungsang di awal kehamilan. Namun biasanya sebagian besar dari bayi akan mengubah posisinya sendiri ketika mendekati Hari Perkiraan Lahir (HPL). Tetapi, Moms mungkin ingin mengetahui bagaimana cara agar posisi kepala bayi dibawah

Ketika Moms semakin mendekati HPL, dokter akan memberitahu apakah bayi sungsang atau tidak. Dokter akan melakukan pemeriksaan USG, fisik, atau keduanya.

Mengutip Pregnancy Birth and Baby, seringkali tidak jelas mengapa bayi bisa berada dalam posisi sungsang, namun, beberapa alasan umum berikut ini bisa jadi penyebabnya.

Misalnya, seperti terlalu banyak atau terlalu sedikit cairan ketuban di sekitar bayi, pengaruh panjangnya tali pusar, kehamilan ganda atau kembar, fibroid rahim, atau ukuran atau bentuk rahim ibu yang tidak biasa

Beberapa bayi sungsang bisa mengubah posisi mereka secara alami di bulan terakhir kehamilan.

Jika ini adalah bayi pertama Moms dan mereka sungsang pada usia 36 minggu, kemungkinan bayi akan berubah posisinya secara alami sebelum melahirkan adalah sekitar 1 banding 8.

Namun jika Moms sudah pernah melahirkan sebelumnya, maka kemungkinan bayi kedua yang sungsang untuk berubah pada minggu ke-36 adalah sekitar 1 banding 3.

Beberapa orang berpikir bahwa Moms mungkin dapat mengubah posisi bayi untuk berbalik dengan cara tertentu, seperti berlutut dengan pantat mengarah ke udara dan kepala serta bahu mengarah ke tanah.

Pilihan lain yang mungkin bisa dilakukan adalah dengan akupunktur, ramuan tradisional yang disebut moksibusi, dan perawatan chiropraktik. Namun belum ada penelitian yang mendukungnya.

Namun ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk mengubah posisi bayi sungsang agar posisi kepala bayi dibawah.

Baca Juga: Melahirkan Lewat HPL? Jangan Panik! Ini Tips Agar Persalinan Lancar

Cara Mengubah Posisi Bayi Sungsang

“Posisi bayi sungsang, adalah posisi di mana bagian terbawah tubuh janin di dalam rahim ibu adalah bokong,” tutur dr. Grace Valentine, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah – Puri Indah.

Menurut dr. Grace, posisi ini umum terjadi pada usia kehamilan di bawah 35 minggu. Untuk mengubah posisi bayi sungsang, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan yaitu:

Baca Juga: 9 Cara Mendapatkan Anak Kembar yang Bisa Dicoba

1. Gerakan Sujud

posisi bayi sungsang

Foto: mumcentral.com.au

Dengan melakukan gerakan sujud (menungging) secara rutin selama 5-10 menit, sebanyak 3-5 kali sehari agar posisi kepala bayi dibawah.

Hindari membenarkan posisi sungsang janin dengan melakukan pijat tradisional oleh karena risiko yang sangat membahayakan untuk janin.

2. Bantuan Dokter

bantuan dokter

Foto: Orami Photo Stock

Metode ini hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis, yaitu dokter spesialis kebidanan dan kandungan di fasilitas kesehatan yang memiliki fasilitas lengkap.

Metode ini dapat dilakukan setelah dokter menilai jenis posisi sungsang janin dan tergantung kondisi rahim dan kesiapan janin saat itu.

Metode ini tidak selalu berhasil dan efektif. Kalaupun berhasil, kemungkinan posisi janin untuk kembali sungsang masih bisa terjadi.

Metode versi luar ini juga dapat menimbulkan beberapa risiko, yaitu ketuban pecah dini, merangsang persalinan, dan pelepasan plasenta dari implantasinya yang menyebabkan perdarahan dan dapat membahayakan janin dalam kandungan.

Baca Juga: Penyebab Radang Panggul yang Harus Diwaspadai

3. Inversi Condong ke Depan

mengubah posisi bayi sungsang

Foto: gramho.com

Ini adalah postur yang direkomendasikan kepada semua wanita hamil untuk mengubah posisi bayi sungsang dan mendapatkan posisi janin yang optimal saat mendekati tanggal persalinan.

Selama 10 hingga 15 menit sebelum tidur, atau saat menonton TV, istirahatlah dalam child pose (seperti dalam yoga) atau goyangkan tangan dan lutut Moms ke depan dan belakang, jika merasa nyaman. Ini membantu mengendurkan otot panggul dan tarikan gravitasi di dalam rahim kita.

Meskipun teknik agar posisi kepala bayi dibawah ini tidak didukung dengan penelitian, teknik ini tidak berbahaya untuk dilakukan dan termasuk cara yang alami.

Moms juga dapat mencoba beberapa rotasi panggul yang lembut, menggerakkan pinggul seolah-olah Moms mencoba menari perut untuk mendorong bayi agar bergerak. Tapi lakukan perlahan ya Moms.

Baca Juga: 5 Risiko Komplikasi Bayi Sungsang Setelah Lahir, Kenali Segera!

4. Posisi Tidur Miring

agar kepala bayi di bawah

Foto: healthline.com

Rue Khosa, praktisi perawat keluarga bersertifikat dan pemilik The Perfect Push, menyarankan untuk tidur miring dengan bantal di antara lutut dan pergelangan kaki, sebagai upaya mengubah posisi bayi yang sungsang.

“Semakin banyak ruang yang dimiliki bayi Moms, maka semakin mudah bagi mereka untuk menemukan jalan ke posisi puncak,” katanya.

Diana Spalding, perawat-bidan bersertifikat, perawat anak, dan penulis The Motherly Guide to Becoming Mama, setuju bahwa tidur miring dengan bantal di antara kedua kaki dapat membantu menciptakan posisi yang optimal bagi bayi untuk berbalik.

“Bergulinglah, sehingga perutmu menyentuh tempat tidur, dengan yang lainnya ditopang oleh banyak bantal. Ini bisa membantu bayi terangkat dan keluar dari panggul Moms sehingga mereka bisa berputar,” kata Spalding.

5. Lakukan Moksibusi

moksibusi bisa membantu bayi sungsang

Foto: bodochiro.com

Moksibusi (moxa) adalah pengobatan tradisional Tiongkok yang digunakan untuk mencoba merubah posisi bayi sungsang.

Menurut jurnal dalam U.S. National Library of Medicine, moksibusi adalah bentuk pengobatan tradisional Tiongkok yang melibatkan pembakaran bundel tanaman kering yang disebut "tongkat moxa" untuk menghangatkan dan menyegarkan aliran Qi.

Saat dibakar, tongkat yang membara, seperti dupa ini kemudian ditempatkan pada atau dekat titik akupresur pada jari kaki kecil saat masih terbakar. Teorinya adalah bahwa hal itu memengaruhi aliran energi di tubuh Moms, mendorong bayi untuk berbalik dari posisi sungsangnya.

Moksibusi dianggap aman dan tidak memiliki efek samping yang berbahaya. Ada beberapa bukti bahwa cara ini dapat membantu jika Moms menggabungkannya dengan akupunktur jarum, atau posisi yang disebutkan di atas.

Sebelum mencoba moksibusi, penting untuk berkonsultasi dengan ahli akupuntur bersertifikat atau dokter kandungan kita. Tetapi dokter mungkin merekomendasikan untuk menghindarinya jika Moms mengalami komplikasi, untuk berjaga-jaga.

Ahli akupunktur mungkin menyarankan agar Moms memulai moksibusi saat usia kehamilan mencapai sekitar 34 minggu. Setiap praktisi memiliki rutinitasnya sendiri, dan tidak ada bukti bahwa satu rutinitas lebih baik dari yang lain.

Moms mungkin disarankan untuk menggunakan tongkat moxa dari 15 hingga 60 menit setiap kali, satu hingga 10 kali per hari, selama satu hingga dua minggu.

Baca Juga: Akupuntur saat Hamil, Apakah Aman?

6. Latihan Memiringkan Bokong

mengatasi bayi sungsang

Foto: babienkids.com

Latihan memiringkan bokong adalah rutinitas mengangkat pinggul di atas jantung kita, menggunakan gaya gravitasi untuk memutar bayi.

Beberapa wanita melakukan ini dengan menumpuk bantal di bawah pinggul mereka saat mereka berbaring telentang di lantai. Ada juga yang merasa lebih mudah untuk ditopang salah satu ujung papan setrika pada sofa dalam sudut 30-40 derajat.

Agar posisi kepala bayi dibawah, Moms dapat berbaring di papan setrika dengan kepala mengarah ke lantai.

Moms dapat melakukan latihan ini tiga kali sehari masing-masing selama 10 hingga 15 menit. Praktisi yoga mungkin juga dapat menyarankan bridge pose yang memiliki efek serupa, dalam kelas prenatal yoga trimester ketiga.

7. Gunakan Sesuatu yang Dingin

mengatasi bayi sungsang

Foto: myweekendkitchen.in

Menempatkan sesuatu yang dingin di atas perut kita di dekat fundus adalah teknik yang bagus untuk mendorong bayi ke posisi yang benar dan mengubah posisi bayi sungsang, dan agar posisi kepala bayi dibawah.

Bahkan di dalam kandungan, bayi ingin tetap hangat dan meringkuk, sehingga suhu dingin yang diletakkan di dekat mereka akan menyebabkan bayi bereaksi dan menjauh.

Sekantong kacang polong beku bisa digunakan untuk teknik ini. Lakukan ini sesering mungkin, senyaman kita, ubah penempatan saat bayi mulai bergeser.

Baca Juga: 5 Risiko Komplikasi Bayi Sungsang Setelah Lahir, Kenali Segera!

8. Memutar Musik di Tulang Kemaluan

bayi sungsang

Foto: Orami Photo Stock

Ada rangsangan tertentu untuk bayi yang akan bereaksi bahkan di dalam rahim, yang pertama adalah musik dan yang kedua adalah cahaya.

Dengan memainkan musik atau menyorotkan senter di dekat tulang kemaluan, bayi dapat tertarik ke arah rangsangan dan menempatkan diri pada posisi yang tepat.

Beberapa Moms akan melakukan teknik agar posisi kepala bayi dibawah ini secara bertahap, dimulai dari bagian samping perut dan bergerak ke arah panggul saat bayi mulai bergeser.

9. Menjalani Teknik Webster

teknik webster untuk bayi sungsang

Foto: treeoflifeseattle.com

Teknik Webster adalah teknik kiropraktik di mana tubuh disesuaikan untuk mengendurkan ketegangan yang mungkin menahan panggul dalam posisi kaku dan tidak nyaman.

Dengan melepaskan ketegangan, bayi mungkin lebih bisa bergerak sendiri tanpa perlawanan. Ini bisa menjadi cara agar posisi kepala bayi dibawah.

Menurut Journal of Chiropractic Medicine, teknik Webster hanya boleh dilakukan oleh ahli tulang yang berkualifikasi yang telah terlatih dalam teknik khusus ini.

Itu dia beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk mengubah posisi bayi yang sungsang agar posisi kepala bayi dibawah.

Artikel Terkait