Kesehatan

14 September 2021

Catat Moms, Ini 3 Cara Menjaga Kesehatan Tulang Anak

Menjaga kesehatan tulang anak bisa dimulai dari meja makan lho, Moms
placeholder

Foto: freepik.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Nydia
Disunting oleh Karla Farhana

Setiap orangtua tentu memikirkan kesehatan buah hatinya. Namun, tak jarang yang melupakan betapa pentingnya mengetahui cara menjaga kesehatan tulang anak sedari dini.

Bagai investasi jangka panjang, membangun tulang yang sehat perlu dimulai sejak masa kanak-kanak. Bagaimana caranya?

Dengan memastikan kebutuhan nutrisi yang baik untuk kesehatan tulang tercukupi, dan memiliki gaya hidup sehat.

Kebiasaan sehat yang dibentuk pada usia anak-anak, dapat membuat tulang anak kuat dan terhindar dari berbagai masalah di kemudian hari.

Perlu diketahui bahwa tulang adalah jaringan hidup yang berubah terus-menerus seiring bertambahnya usia.

Menurut National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases, pada kebanyakan orang, massa tulang mencapai puncaknya pada usia akhir dua puluhan.

Pada saat itu, tulang telah mencapai kekuatan dan kepadatan maksimumnya.

Baca juga: Tulang Hidung Bengkok: Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Hingga 90% massa tulang puncak diperoleh pada usia 18 tahun pada anak perempuan dan usia 20 tahun pada anak laki-laki.

Ini berarti masa kanak-kanak hingga mencapai usia tersebut menjadi waktu terbaik untuk "berinvestasi" dalam kesehatan tulang.

Berbagai Cara Menjaga Kesehatan Tulang Anak

tulang kuat anak.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip laman Kids Health, anak-anak dengan tulang yang kuat memiliki kesempatan untuk menghindari gangguan pada tulang di kemudian hari.

Sebagai orangtua, Moms bisa membantu dengan memastikan anak-anak mendapatkan tiga bahan utama untuk kesehatan tulang, yaitu:

1. Penuhi Asupan Kalsium

Salah satu upaya yang bisa dilakukan sebagai cara menjaga kesehatan tulang anak adalah memastikan asupan kalsiumnya tercukupi.

Kalsium adalah mineral yang sangat penting dalam pembentukan tulang yang sehat.

Moms bisa cukupi kebutuhan kalsium anak secara alami dari makanan dan minuman.

Beberapa makanan dan minuman yang memiliki kandungan kalsium adalah produk susu, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran berdaun hijau.

Mengutip laman Children’s Health Orange Country (CHOC), rekomendasi asupan kalsium untuk anak-anak berbeda berdasarkan usianya.

Untuk anak usia 7 tahun ke bawah sekitar 500mg per hari, anak usia 8-14 tahun 1.000mg per hari, dan anak usia 14 tahun ke atas sekitar 1.200mg per hari.

Jika Si Kecil mengonsumsi produk susu, lebih jelasnya Moms bisa coba tanyakan pada dokter anak, berapa banyak yang harus disajikan berdasarkan usia.

Anak-anak yang lebih kecil mungkin membutuhkan 2-3 gelas susu setiap hari, sedangkan anak-anak yang lebih besar mungkin membutuhkan 4 gelas.

Namun, asupan kalsium tidak hanya bisa didapatkan dari susu. Jadi, Moms bisa menambahkan dari makanan juga.

Lantas, makanan apa saja yang tinggi kalsium dan perlu dikonsumsi? Akan dibahas lebih lanjut setelah ini.

2. Cukupi Kebutuhan Vitamin D

Vitamin D tak kalah penting sebagai cara menjaga kesehatan tulang anak, karena dapat membantu tubuh menyerap kalsium.

Vitamin ini bisa didapatkan secara alami melalui makanan, seperti ikan berlemak, susu, minyak ikan, kuning telur, hati sapi, dan jamur, serta paparan sinar matahari pagi.

Namun, pada beberapa kondisi, anak mungkin perlu tambahan suplemen vitamin D. Misalnya karena tidak tercukupi dari makanan. Hal ini bisa Moms bicarakan lebih lanjut dengan dokter.

Baca juga: Mengenal Craniosynostosis, Kelainan Tulang Tengkorak pada Bayi

3. Biasakan Berolahraga

Moms tentunya tahu bahwa otot tubuh manusia bisa menjadi lebih kuat, saat semakin sering digunakan. Hal yang sama juga berlaku untuk tulang lho, Moms.

Aktivitas menahan beban seperti berjalan, berlari, melompat, dan memanjat sangat baik untuk membangun kekuatan tulang.

Kegiatan ini menggunakan kekuatan otot dan gravitasi untuk memberi tekanan pada tulang, sehingga secara tidak langsung membuat tubuh membangun tulang yang lebih kuat.

Jadi, pastikan anak rutin melakukan aktivitas fisik. Lebih baik lagi jika hal ini dijadikan rutinitas seluruh anggota keluarga, agar anak bisa menirunya.

Moms juga bisa coba ajak anak untuk melakukan permainan yang melibatkan fisik, sehingga menyenangkan.

Bentuk latihan terbaik untuk membentuk kekuatan tulang adalah menahan beban.

Jadi, pastikan anak melakukan setidaknya satu jam aktivitas fisik setiap hari, termasuk latihan menahan beban.

Mengutip laman Children’s Hospital Colorado, Beberapa latihan berikut ini bisa jadi pilihan yang bagus untuk membangun kekuatan tulang anak:

Lompat satu kaki ke samping

Lompatlah dengan kaki kanan ke arah kanan 3 kali, dan ulangi pada kaki yang satunya.

Double leg hop

Melompatlah ke depan dengan dua kaki menyatu. Moms bisa beri rintangan seperti bantal, koin, atau stiker, untuk dilompati anak.

Drop hop

Dilakukan dengan berdiri di tangga terbawah dari anak tangga atau di bangku yang kokoh.

Lompatlah ke bawah dengan membuka dua kaki selebar bahu, dan mendaratlah dengan lurus ke depan.

Lompatan katak

Ambil posisi berjongkok dan melompat ke atas. Mendarat dengan kedua kaki menghadap ke depan, lutut lurus ke depan dalam posisi berjongkok yang sama.

Hopscotch

Caranya, tempatkan selotip berwarna di lantai, atau jika di luar gunakan kapur, untuk menandai jalur hopscotch (rangkaian kotak).

Lalu, lempar batu ke salah satu kotak dan lompat dengan satu atau dua kaki ke semua kotak kecuali kotak yang memiliki batu.

Jumping jacks

Melompat ke atas dan ke bawah dengan kaki dan tangan terentang lebar.

Gunakan timer untuk mengetahui berapa banyak jumping jacks yang dapat diselesaikan dalam 1 menit atau berapa lama untuk menyelesaikan 20 jumping jacks.

Baca juga: Mengenal Encok, Salah Satu Jenis Radang Sendi dan Cara Mengatasinya

Makanan Tinggi Kalsium untuk Tulang

Untuk anak-anak dan remaja yang sedang tumbuh, mendapatkan cukup kalsium sangat penting untuk membangun massa tulang.

Seperti telah dibahas tadi, salah satu cara menjaga kesehatan tulang anak adalah dengan memberi asupan makanan tinggi kalsium.

Nah, apa saja sih Moms, makanan tinggi kalsium yang bagus untuk tulang? Melansir laman Everyday Health, berikut ini di antaranya:

1. Susu Sapi, Keju, Yoghurt

5-olahansusu.jpg

Foto: Stok Foto Orami

Susu, dan produk turunannya seperti keju dan yoghurt, merupakan salah satu sumber kalsium yang dibutuhkan anak.

Secangkir susu sapi mengandung sekitar 300mg kalsium, hampir sama dengan 1 cangkir yogurt, 1 1/2 ons keju alami, atau 2 ons keju olahan.

Untuk anak usia 2 tahun ke atas, Moms sebaiknya pilih produk susu rendah lemak, ya.

2. Susu Kedelai

Susu kedelai.jpeg

Foto: Stok Foto Orami

Moms jangan dulu khawatir bila Si Kecil tidak bisa atau tidak mau minum susu sapi. Sebab, Moms bisa coba beri susu kedelai.

Dalam satu cangkir susu kedelai, terkandung sekitar 10mg kalsium.

Meski jumlahnya rendah dan lebih sulit diserap tubuh ketimbang susu sapi, Moms bisa mengakalinya dengan memilih produk susu kedelai yang diperkaya kalsium.

Baca juga: Anak Takut Naik Pesawat, Bagaimana Cara Mengatasinya?

3. Tahu

Ternyata-Begini-cara-Simpan-Tahu-di-Kulkas.jpg

Foto: Stok Foto Orami

Sebenarnya, kandungan kalsium dalam tahu tergantung pada cara pembuatannya.

Tahu yang dibuat dengan kalsium sulfat mengandung lebih banyak kalsium daripada tahu yang dibuat dengan magnesium klorida, atau nigari.

Meski sulit, Moms bisa memilih produk tahu yang tinggi kalsium dengan mencermati label kemasannya.

4. Tulang Ikan

cara menjaga kesehatan tulang

Foto: freepik.com

Menjaga kesehatan tulang dengan tulang, mana bisa? Ternyata bisa kok, Moms. Caranya, masak ikan berikut tulangnya hingga benar-benar lunak dan mudah dicerna.

Dalam satu porsi (300gram) salmon bersama dengan tulangnya, terkandung sekitar 180mg kalsium.

5. Almond

Kacang Almond (www.thedailymeal.com).jpg

Foto: Stok Foto Orami

Moms mungkin tak menyangka bahwa camilan enak ini tinggi kalsium. Dalam sepertiga cangkir almond, terkandung sekitar 110mg kalsium, baik mentah ataupun dipanggang.

Jadi, cobalah untuk gunakan almond sebagai cara menjaga kesehatan tulang anak, ya.

6. Ubi Jalar

Ubi Jalar

Foto: Stok Foto Orami

Selain manis dan mengenyangkan, ubi jalar juga mengandung kalsium sekitar 76mg per porsinya. Makanan pengganti nasi ini juga sarat akan nutrisi lain yang baik untuk pertumbuhan anak.

Moms bisa panggang ubi jalar dan sajikan bersama yoghurt rendah lemak, dan keju parmesan, untuk menambah nutrisi.

7. Kacang Hijau

resep cara membuat sari kacang hijau

Foto: Stok Foto Orami

Kacang hijau mengandung sekitar 45 mg kalsium per cangkir. Selain itu juga mengandung banyak nutrisi penting lain, seperti vitamin C, A, K, serta protein.

Kelebihannya lagi, kacang hijau juga sangat fleksibel untuk diolah menjadi berbagai kudapan favorit Si Kecil.

Baca juga: 3 Resep Kacang Telur Renyah untuk Teman Nonton Film di Rumah

8. Sereal yang Diperkaya Kalsium

sarapan dengan sereal-1.png

Foto: Stok Foto Orami

Bila Si Kecil menyukai sereal, Moms bisa manfaatkan kesempatan ini untuk memilih produk sereal yang diperkaya kalsium.

Beberapa sereal sarapan siap saji diperkaya dengan 1.000mg kalsium dalam setiap porsi atau sekitar 1 1/3 cangkir.

Tambahkan secangkir susu dan Si Kecil akan mendapatkan semua kalsium yang ia butuhkan untuk hari itu.

Makanan yang diperkaya adalah cara praktis untuk memasukkan vitamin dan mineral ke dalam makanan anak

Nah, itulah pembahasan mengenai cara menjaga kesehatan tulang anak yang penting untuk diketahui.

Alih-alih hanya terfokus pada kalsium atau vitamin D, Moms sebaiknya memberi makanan bergizi seimbang pada anak.

Sebab, di masa pertumbuhannya, anak perlu banyak sekali nutrisi dari berbagai variasi makanan.

https://www.bones.nih.gov/health-info/bone/bone-health/juvenile

https://health.choc.org/bone-health-for-kids/

https://kidshealth.org/en/parents/strong-bones.html

https://www.childrenscolorado.org/conditions-and-advice/parenting/parenting-articles/how-to-optimize-your-child-s-bone-health/

https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition-pictures/calcium-rich-foods-for-kids.aspx

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait