2-3 tahun

2-3 TAHUN
8 Oktober 2020

6 Cara Menyapih Anak, Efektif Banget!

Cara jitu untuk para Moms yang bingung menyapih anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Menyusui anak memang masa-masa yang paling menyenangkan, sekaligus bisa membantu membangun hubungan yang lebih intim antara anak dan ibu. Namun masa-masa pemberian ASI ini akan berakhir setelah Si Kecil menginjak usia 2 tahun.

Di saat ini, Moms harus mulai mempersiapkan proses menyapih anak. Masa-masa ini merupakan salah satu tantangan berat, khususnya untuk para ibu. Ada yang merasa tidak tega, ada juga yang merasa bingung bagaimana cara menyapih anak yang baik dan benar.

Sebenarnya hal ini kembali lagi pada kondisi masing-masing Moms dan anak. Namun Moms masih mencari cara menyapih anak yang jitu? simak tips di bawah ini yuk.

Baca Juga: Bagaimana Posisi Menyusui Bayi Kembar yang Benar?

Kenali Tanda Anak Sudah Siap Disapih

Kelebihan-dan-Kekurangan-Menyusui-Balita-Lebih-dari-2-Tahun-Hero.jpg

Sebelum memilih cara menyapih anak, ada baiknya Moms mengetahui terlebih dahulu, tanda-tanda kesiapan Si Kecil untuk disapih.

  • Anak tidak ingin menyusu atau rewel ketika menyusu
  • Waktu menyusu semakin singkat
  • Si Kecil mudah terdistraksi ketika menyusu
  • Bermain-main dengan payudara ketika disusui, seperti menarik atau menggigit payudara ibu
  • Hanya menyusu untuk mendapatkan rasa nyaman (menghisap puting, tapi tidak sampai mengeluarkan susu).

Proses menyapih umumnya bisa dimulai ketika bayi berusia enam bulan, yaitu saat masa ASI eksklusif telah selesai. Pada masa ini, anak sudah memasuki waktu untuk mencoba makanan padat sebagai pendamping ASI.

Namun kembali lagi, keputusan untuk menyapih anak adalah hal yang sifatnya pribadi dan tergantung dari kesiapan anak serta ibu.

Baca Juga: Mengenal ASI Eksklusif dengan Eping

Cara Menyapih Anak

jangan menyapih anak dalam kondisi ini 2.jpg

Saat Moms dan Si Kecil merasa telah siap untuk melalui proses ini, ada beberapa cara menyapih anak yang dianggap efektif, seperti berikut ini.

1. Lakukan secara Bertahap

Cara menyapih anak yang pertama adalah secara bertahap. Menyapih akan terasa lebih mudah jika dilakukan secara bertahap, selama beberapa minggu atau bulan. Menghentikan pemberian ASI secara mendadak dan tiba-tiba, sebaiknya hanya dilakukan pada saat tertentu, sesuai kondisi Moms dan Si Kecil.

2. Kenalkan Cara Minum dengan Gelas

Cara menyapih anak yang selanjutnya adalah mengenalkan cara minum dengan gelas. Transisi dari ASI Eksklusif ke proses menyapih akan lebih mudah, jika Moms mengenalkan Si Kecil dengan gelas terlebih dahulu dibandingkan botol.

Anak yang diberikan ASI secara langsung, umumnya lebih mudah belajar minum dari gelas, dan bisa dimulai sejak usia 6 bulan.

3. Lewati Jadwal Menyusu

Cara menyapih anak yang selanjutnya adalah melewati jadwal menyusu. Coba lihat reaksi anak, ketika Moms mengganti ASI dengan susu formula atau susu sapi cair (jika anak sudah berusia satu tahun dan tidak menunjukkan alergi pada susu sapi), saat jadwal menyusunya. Melewatkan jadwal pemberian ASI secara bertahap, dapat membantu anak menyesuaikan diri dengan kebiasaan barunya.

Selain itu, cara ini juga akan membantu produksi ASI Anda berkurang sedikit demi sedikit. Sehingga, Moms bisa terhindari dari kondisi seperti mastitis, atau pembengkakan payudara.

Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Payudara yang Bengkak Akibat Menyusui

4. Perpendek Waktu Menyusu

Cara menyapih anak lain yang bisa dicoba adalah dengan memperpendek waktu Si Kecil menyusu. Jika biasanya anak menyusu selama 10 menit, maka kali ini coba perpendek menjadi hanya 5 menit.

Moms juga bisa memberikan kudapan yang sehat untuk anak setelah menyusu, yang sesuai dengan umurnya. Namun, cara ini mungkin akan sedikit sulit dilakukan saat malam hari, sebelum anak tidur.

5. Tunda Waktu Menyusui dan Berikan Distraksi

Cara menyapih anak yang selanjutnya adalah menunda waktu menyusui dan memberikan distraksi. Anda bisa menunda proses menyusui. Caranya dengan mengurangi intensitas menyusui dalam sehari. Metode ini umumnya akan berhasil dengan baik, jika usia anak sudah bisa diajak bernegosiasi.

Jika anak meminta untuk menyusu, katakan padanya, Moms akan memberikannya nanti. Lalu, mulai ajak anak melakukan kegiatan lain, sebagai distraksi. Jika Anak minta untuk menyusu saat sore hari, berikan pengertian padanya, bahwa Moms baru bisa memberikannya saat malam hari, sebelum tidur.

6. Beri Beberapa Tetes ASI saat Minum melalui Botol

Cara menyapih anak yang selanjutnya adalah beri beberapa tetes ASI saat minum melalui botol. Untuk mempermudah proses menyapih, juga bisa mencoba untuk memberikan beberapa tetes ASI ke bibir atau lidah anak, sebelum anak mengisap dot di botol susu.

Selain itu, Moms juga bisa mencoba memberikan sedikit ASI menggunakan botol untuk Si Kecil, beberapa jam setelah ia menyusu langsung. Namun, perhatikan waktunya, dan berikan sebelum ia merasa kelaparan.

Selamat mencoba berbagai cara menyapih anak di atas Moms. Jika merasa kesulitan, tidak ada salahnya konsultasikan kondisi ini ke dokter anak atau klinik laktasi, untuk mendapatkan solusi yang sesuai dengan kondisi Moms maupun anak.

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Sumber: sehatq.com

Konten ini merupakan kerja sama yang bersumber dari SehatQ

Isi konten di luar tanggung jawab Orami Parenting

Artikel Terkait