Home & Living

27 Juni 2021

10 Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk, Wajib Diketahui!

Merawat anak kucing yang terlantar juga sebaiknya tidak sembarangan, ya.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Adeline Wahyu

Pernahkah Moms dan Dads menemukan anak kucing tanpa induk? Bingung dan tidak tahu harus berbuat apa? Tips cara merawat anak kucing tanpa induk berikut ini mungkin bisa membuat Moms dan Dads menjadi penyelamat mereka.

Anak Kucing Tanpa Induk

Populasi kucing yang meningkat membuat Moms dan Dads pasti sering menemukan anak-anak kucing di pinggir jalan. Tidak jarang banyak dari mereka yang tidak memiliki induk.

Banyak faktor yang membuat anak kucing kehilangan induknya seperti si induk mati setelah melahirkan, atau pergi dan tidak mau merawat anaknya.

Anak kucing tanpa indukan biasanya tidak mampu bertahan dalam waktu lama. Hal ini karena imun anak kucing masih belum terbentuk secara sempurna.

Terutama untuk anak kucing yang berusia di bawah 3 bulan, karena imun anak kucing akan terbentuk akibat air susu induknya. Selain itu, anak kucing tanpa induk juga rentan terserang predator dan penyakit lainnya.

Lalu, bagaimana jika Moms dan Dads dihadapkan pada situasi untuk merawat anak kucing tanpa induk? Berikut ini tips cara merawat anak kucing tanpa induk yang Orami rangkum.

Baca Juga: 7 Cara Merawat Burung Agar Sehat dan Berumur Panjang

Cara Merawat Anak Kucing Tanpa Induk

Terdapat beberapa cara merawat anak kucing tanpa induk yang dapat dilakukan agar anak kucing dapat tumbuh sehat.

Tetapi sebelum merawatnya, ada hal yang perlu diperhatikan jika Moms dan Dads menemukan anak kucing tanpa induk sebelum membawanya ke rumah, yaitu dengan memastikan bahwa induk anak kucing tersebut benar-benar tidak ada.

Terkadang, induk kucing hanya pergi sebentar untuk mencari makan dan kembali setelah membawa makanan.

Nah, jika sudah dipastikan kalau anak kucing tersebut benar-benar ditinggal induknya, berikut ini cara merawat anak kucing tanpa induk yang perlu Moms dan Dads ketahui!

1. Membawanya Ke Dokter Hewan

Anak kucing perlu dicek ke dokter

Foto: Freepik.com

Cara merawat anak kucing tanpa induk yang pertama kali harus dilakukan adalah membawanya ke dokter hewan untuk mendapat pemeriksaan kesehatan secepatnya.

Sebaiknya anak kucing juga tidak dirawat inap karena rentan terkena penyakit menular.

Dalam jurnal Preventive Health Care for Cats, dikatakan bahwa membawa kucing ke dokter hewan dapat mencegah berbagai risiko penyakit pada kucing dan mendeteksi dini masalah kesehatan yang mungkin dialami kucing, misalnya apakah ada cacat bawaan dan pencegahan obesitas pada anak kucing.

2. Tempatkan Anak Kucing di Tempat yang Hangat

Jika Moms dan Dads memutuskan untuk merawat anak kucing tanpa induk di rumah, pastikan untuk meletakkan anak kucing di tempat yang hangat, kering, dan bersih.

Tempatkan anak kucing di dalam kotak kecil yang dilapisi selimut atau handuk dan simpan di ruangan yang terpisah dari hewan peliharaan lainnya.

Anak kucing mudah kedinginan, jadi letakkan botol air panas yang dibungkus handuk atau bantal penghangat di dalam kotak.

Pastikan ada cukup ruang di dalam kotak untuk anak kucing dapat menghindar dari botol air panas jika dirasa suhunya terlalu hangat untuk anak kucing tersebut.

Baca Juga: 6 Manfaat Minyak Ikan untuk Kucing dan Cara Memilihnya

3. Mengganti Alas Tidur Sesuai Kebutuhan

Perhatikan kebersihan kandang

Foto: Freepik.com

Cara merawat anak kucing tanpa induk selanjutnya adalah dengan mengganti alas tidur sesuai kebutuhan, karena pasti alas tidur tersebut menjadi kotor akibat kotoran kucing.

Jika anak kucing perlu dibersihkan, gunakan kain lembap dan hangat untuk menyekanya, kemudian keringkan dengan handuk. Jangan pernah menempatkan anak kucing di dalam air.

4. Beri Susu Formula Khusus Untuk Kucing

Sama seperti makhluk hidup mamalia lainnya, cara merawat anak kucing tanpa induk harus diberikan susu sebagai sumber energinya, terutama untuk anak kucing yang berusia di bawah 3 bulan.

Namun, Moms dan Dads hanya boleh memberikan susu khusus untuk kucing saja, hindari memberikan susu sapi.

Mengutip dari Fetch by WebMD, mengatakan bahwa kucing bisa jadi intoleran terhadap laktosa, karena satu-satunya saat hewan terpapar laktosa adalah ketika sang induk memberikan ASI, dan hal ini membentuk enzim laktase pada tubuh kucing.

Jika anak kucing tanpa induk, besar kemungkinan enzim laktase pada anak kucing belum terbentuk sehingga anak kucing menjadi intoleran terhadap laktosa dan mengakibatkan masalah pencernaan.

Adapun beberapa panduan untuk memberikan susu formula kucing kepada anak kucing, yaitu:

  • Anak kucing di bawah 1 minggu: berat kurang dari 4 ons, diberi susu formula kucing setiap 2-3 jam.
  • Anak kucing usia 7-10 hari: anak kucing memiliki berat 4-6 ons, diberi susu formula kucing setiap 2-3 jam.
  • Anak kucing usia 10-14 hari: anak kucing memiliki berat 6-8 ons, beri susu formula kucing setiap setiap 3 jam.
  • Anak kucing usia 14-21 hari: anak kucing memiliki berat 8-12 ons, diberi susu formula kucing setiap 4 jam.

Baca Juga: Ketahui Ciri Fisik, Harga, dan Cara Merawat Kucing Anggora

5. Menstimulasi Anak Kucing Agar Bersendawa

Anak kucing perlu diajak bersendawa

Foto: Freepik.com

Selama memberikan susu formula khusus kucing untuk anak kucing tanpa induk, Moms dan Dads juga perlu membuatnya bersendawa.

Cara merawat anak kucing tanpa induk dan membuatnya bersendawa adalah dengan meletakkan anak kucing di bahu, dan tepuk dengan lembut sampai Moms dan Dads merasakannya bersendawa.

Susu formula anak kucing bersifat lengket, jadi pastikan untuk membersihkan anak kucing setelah diberi makan dengan waslap lembap yang hangat, dan keringkan sesuai kebutuhan.

6. Beri Makanan Khusus Untuk Anak Kucing

Menurut American Society for the Prevention of Cruelty to Animals, anak kucing juga membutuhkan sekitar 30% dari total energi mereka dari protein.

Pastikan makanan yang Moms dan Dads berikan diformulasikan khusus untuk anak kucing, baik makanan kering atau makanan basah.

Adapun beberapa panduan untuk memberi makan anak kucing tanpa induk, yaitu:

  • Usia 4-5 minggu: anak kucing dengan berat 350-450 gram. Berikan campuran pakan basah/susu formula khusus kucing/pakan kering anak kucing setiap 4 jam.
  • Usia 6-7 minggu: anak kucing dengan berat 450-700 gram. Berikan campuran makanan kering khusus anak kucing dan makanan basah 4 kali sehari.
  • Anak kucing usia 8 minggu: anak kucing memiliki berat 700-900 gram. Disapih sepenuhnya.

Pada saat anak kucing berusia 5-6 minggu, mereka perlu belajar mengunyah makanan kering berkualitas tinggi secara konsisten meskipun mereka masih menyusu.

Proses memperkenalkan makanan anak kucing secara bertahap ini penting dalam melatih kucing untuk makan saat disapih.

7. Menstimulasi untuk Buang Air

Anak kucing perlu diajarkan buang air

Foto: Freepik.com

Cara merawat anak kucing tanpa induk selanjutnya adalah dengan menstimulasi anak kucing untuk buang air, karena biasanya ini adalah tugas sang induk.

Anak kucing di bawah 4 minggu perlu distimulasi untuk pergi ke toilet setelah makan.

Cara untuk menstimulasi anak kucing untuk buang air adalah dengan menggunakan bola kapas, tisu, atau waslap yang hangat dan lembap untuk menggosok area anus anak kucing dengan lembut untuk merangsang buang air kecil dan buang air besar.

Baca Juga: Mengenal Scabies Kucing, Parasit yang Bisa Bikin Kucing Terus Merasa Gatal!

8. Perhatikan Berat Badan Kucing

Mengutip Resources - Pet care and shelter info from animal experts, cara merawat anak kucing tanpa induk juga perlu menjaga dan memperhatikan berat badannya.

Anak kucing harus menambah berat badan sekitar 15 gram setiap hari atau 85-115 gram per minggu.

Pada usia 8 minggu, kebanyakan anak kucing memiliki berat sekitar 900 gram.

Jika berat badan anak kucing tidak bertambah atau berat badannya turun, segera hubungi dokter hewan terdekat.

9. Pastikan Anak Kucing Tetap Terhidrasi

Pastikan ketersediaan air untuk kucing

Foto: Freepik.com

Cara merawat anak kucing tanpa induk, selain perhatikan agar cukup makan, juga perlu terhidrasi dengan baik. Untuk menguji hidrasi anak kucing, tarik kulit di bagian tengkuknya. Kulit akan pulih dengan mudah.

Jika tidak bangkit kembali, atau turun perlahan, anak kucing mungkin mengalami dehidrasi. Jika anak kucing memang kurang minum setelah mencoba berbagai cara, konsultasikan ke dokter hewan.

10. Beri Cinta dan Kasih Sayang

Kontak fisik dan emosional dengan Moms dan Dads sangat penting untuk anak kucing yang sedang tumbuh dan berkembang.

Pelukan awal dan belaian lembut pada anak kucing membantu mereka terikat dengan baik dengan manusia, memungkinkan mereka tumbuh dengan perasaan aman dan terlindungi dengan keluarga manusianya.

Bermain dengan anak kucing dengan berbagai mainan akan merangsang pikirannya dan membantunya mengembangkan keterampilan motorik yang baik.

Baca Juga: Terlihat Menggemaskan, Ternyata Cara Merawat Anak Kucing Baru Lahir Bukan Perihal Gampang!

Itu dia cara merawat anak kucing tanpa induk. Sekilas mirip dengan merawat Si Kecil, ya?

Anak kucing tanpa induk akan butuh waktu beberapa bulan sebelum bisa mandiri dan menjadi lebih kuat, sehingga peran Moms dan Dads yang merawatnya sangat penting. Semoga informasi ini bermanfaat!

  • https://pets.webmd.com/cats/guide/cats-and-dairy-get-the-facts#1
  • https://www.aspca.org/pet-care/cat-care/cat-nutrition-tips
  • https://www.alleycat.org/community-cat-care/caring-for-neonatal-kittens/
  • https://resources.bestfriends.org/article/bottle-feeding-kittens
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait