Fashion & Beauty

14 Mei 2021

Supaya Tidak Makin Parah, Inilah Cara Merawat Rambut Rusak

Merasa rambut gampang kusut, rontok, dan tidak berkilau? Dirawat pelan-pelan yuk!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Amelia Puteri

Merawat rambut rusak memang tidak mudah dan butuh kesabaran. Namun, tidak perlu pusing. Beberapa cara merawat rambut rusak berikut bisa Moms lakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

Rambut jadi cantik alami dan bersinar kembali!

Cara Merawat Rambut Rusak

Rambut merupakan aset terbaik, terutama bagi seorang wanita. Tentu saja, untuk memiliki rambut yang tetap indah dan berkilau, Moms mungkin akan melakukan berbagai macam cara.

Namun, sebagian orang belum memiliki kesadaran untuk merawat rambut dan kulit kepala dengan tepat, sampai akhirnya rambut mengalami kerusakan.

Lalu, apa saja jenis kerusakan rambut yang mungkin terjadi dan bagaimana cara merawat rambut rusak?

Baca Juga: Ketahui Cara Mewarnai Rambut Sendiri di Rumah, Jangan Sampai Salah!

Jenis Rambut Rusak

Meski sudah rajin dirawat, seringkali rambut juga bisa mengalami kerusakan yang menjadi masalah tersendiri bagi wanita.

Namun, dari sekian banyaknya permasalahan soal rambut, setidaknya ada 5 jenis kerusakan rambut yang paling sering dialami oleh para wanita.

Dengan mengetahui jenis dan penyebabnya, cara merawat rambut rusak juga akan semakin tepat sasaran.

Yuk, simak ulasannya berikut ya Moms!

1. Rambut Kusam dan Kering

rambut kusam

Foto: freepik.com

Memiliki rambut kering memang akan sulit menatanya. Jika dibiarkan, bisa menyebabkan rambut mudah patah dan rontok.

Biasanya, kondisi rambut kusam dan kering diakibatkan karena kehilangan minyak alami pada lapisan luar rambut. Hal ini menyebabkan rambut bisa kehilangan kilaunya.

Penyebab yang paling sering ditemukan adalah penggunaan sampo yang mengandung bahan kimia terlalu keras.

2. Rambut Mengembang

Kulit kepala yang kering ternyata juga mengakibatkan rambut jadi mengembang. Alhasil, rambut jadi megar karena serat bagian dalam rambut terpapar lingkungan luar secara langsung.

Karena kurangnya kelembapan, rambut jadi keriting hingga akhirnya kusut. Namun, keriting yang dimaksud bukanlah bentuk rambut alami bawaan lahir.

Keriting bisa muncul pada tingkat permukaan rambut, tingkat mahkota, bagian permukaan rambut atau ujung rambut.

Baca Juga: Benarkah Jus Bawang Bombay Bisa Mengatasi Rambut Rontok?

3. Rambut Kusut

rambut mudah kusut

Foto: freepik.com

Rambut yang kusut biasanya disebabkan oleh kutikula yang terangkat menciptakan gesekan antara helai rambut, sehingga rambut akan saling terikat. Kurangnya kelembapan pada rambut akan memperburuk situasi ini.

4. Rambut Bercabang

Ujung rambut yang bercabang terjadi ketika ujung sehelai rambut terbelah menjadi dua. Jenis kerusakan rambut yang satu ini bisa menyebabkan rambut sulit diatur, sering kusut dan jadi mudah patah.

5. Rambut Menipis

Merawat rambut menipis

Foto: freepik.com

Jenis kerusakan rambut yang satu ini akan terlihat ketika Moms menyadari kalau kulit kepala lebih banyak terlihat ketimbang helai rambut.

Kondisi seperti ini biasanya disebabkan oleh kerontokan rambut yang berkaitan dengan cara menjaga kesehatan rambut. Namun, menurut International Journal of Women’s Dermatology, seiring bertambahnya usia seseorang jumlah rambut rontok meningkat dan mengakibatkan penipisan.

Baca Juga: Rambut Bayi Rontok, Normalkah?

Cara Merawat Rambut Rusak

Setelah mengetahui berbagai jenis kerusakan rambut, penting juga untuk mengetahui cara merawat rambut rusak yang tepat. Agar kerusakan tidak semakin parah, Moms bisa coba melakukan beberapa cara merawat rambut rusak berikut ini.

1. Memilih Sampo yang Tepat

Merawat rambut dengan sampo

Foto: freepik.com

Kebanyakan wanita berpikir jika sampo hanyalah pembersih rambut saja. Namun, sampo lebih dari itu. Sampo adalah perawatan yang penting bagi kulit kepala dan akar rambut.

Dalam memilih sampo, Moms harus menyesuaikannya dengan kondisi kulit kepala.

Tips memilih sampo untuk kulit kepala berminyak, yaitu:

  • Hindari sampo yang diformulasikan untuk melembapkan atau menghaluskan rambut. Campuran ini akan menambah kulit kepala semakin berminyak.
  • Pilihlah sampo yang berlabel “volumizing”, “memperkuat”, atau “menyeimbangkan”. Bahan-bahan seperti ini tidak menambahkan kelembapan dan bisa menghilangkan minyak berlebih.

Tips memilih sampo untuk kulit kepala kering, yaitu:

  • Hindari sampo yang bisa menambahkan volume, sebab sampo jenis ini cenderung menghilangkan kelembapan ekstra pada rambut.
  • Gunakan sampo dengan formula Aloe Vera yang bisa melembapkan kulit kepala dan rambut.

2. Gunakan Minyak Zaitun

Moms pastinya sudah tidak asing dengan minyak yang satu ini. Minyak zaitun adalah salah satu minyak yang paling populer digunakan dalam perawatan rambut dan kulit, termasuk sebagai cara merawat rambut rusak.

Menurut International Journal of Trichology, minyak zaitun nyatanya memiliki daya serap ke rambut yang lebih baik sehingga bisa mengurangi jumlah air yang diserap.

Hal ini bisa mengurangi terjadinya pembengkakan pada batang rambut. Batang rambut yang tidak membengkak bisa mengurangi stres yang ditimbulkan rambut. Alhasil, rambut jadi bisa terhindar dari kerusakan.

Karena mengandung vitamin E, minyak zaitun dapat melembapkan kulit kepala dan menghaluskan kutikula. Hal ini bisa membuat rambut lebih kuat dan mencegah kerontokan. Minyak zaitun juga bisa membantu merawat rambut yang bercabang.

3. Memotong Rambut yang Bercabang

Memotong rambut yang bercabang

Foto: freepik.com

Cara merawat rambut rusak selanjutnya adalah dengan memotong rambut secara teratur. Jika rambut bercabang tidak dipangkas, cabangnya akan terus berlanjut hingga ke batang rambut.

Hal ini bisa memperparah kerusakan rambut dan membuat rambut patah.

Walaupun conditioner rambut tertentu bisa memperbaiki rambut yang bercabang, namun tidak benar-benar memperbaiki struktur rambut.

Solusinya, gunting rambut minimal 8-10 minggu sekali ya, Moms.

Baca Juga: 4 Bahan Alami untuk Mengatasi Uban, Tidak Perlu Cat Rambut!

4. Jangan Sembarangan Mengeringkan Rambut

Sering menggunakan hair dryer?

Rupanya penggunaan suhu yang terlalu panas pada alat pengering rambut bisa membuat kutikula terangkat dan rambut menjadi keropos. Untuk itu, tidak dianjurkan menggunakan alat penata rambut seperti ini setiap hari.

Namun, jika memang harus menggunakannya, Moms perlu menggunakan serum protector atau minyak kelapa sebagai alternatif alami.

Gunakan pengering rambut dengan jarak minimal 15 cm dari rambut, ya.

5. Cara Merawat Rambut Rusak Akibat Pewarnaan

Merawat rambut berwarna

Foto: freepik.com

Pewarnaan rambut sendiri atau ke salon ternyata berisiko bagi kesehatan rambut.

Zat kimia yang terdapat pada pewarna bisa menghilangkan kelembapan alami pada rambut, jadi bisa membuat rambut terasa kering. Belum lagi jika harus melakukan proses bleaching.

Cara merawat rambut rusak akibat pewarnaan yang bisa Moms lakukan adalah dengan memilih warna yang tidak terlalu jauh dari warna alami rambut.

Lalu, sebaiknya jangan terlalu sering mengecat rambut. Sebisa mungkin tunggu 8-10 pekan sebelum mengulang pewarnaan.

Sebaiknya hindari juga melakukan styling lainnya bersamaan, misalnya pelurusan rambut.

Baca Juga: Benarkah Sodium Lauryl Sulfate (SLS) Pada Sampo Menyebabkan Rambut Rontok?

6. Menggunakan Conditioner

Cara merawat rambut rusak selanjutnya adalah dengan menggunakan conditioner setelah keramas. Fungsi conditioner selain bisa membuat rambut berkilau dan lembap, tetapi juga membuat rambut lebih sehat.

Conditioner dapat menggantikan minyak rambut, terutama bagi Moms yang memiliki rambut kering. Tak hanya itu, conditioner juga bisa melindungi rambut dari kerusakan akibat sinar matahari dan polusi udara.

Untuk hasil yang maksimal, gunakan conditioner saat rambut setengah basah. Jika rambut terlalu basah, akan menyebabkan conditioner cepat larut dan tercuci sehingga nutrisinya tidak menyerap dengan baik di rambut.

Gunakan conditioner dari ujung rambut hingga sebagian rambut tanpa mengenai kulit kepala. Tujuannya untuk menghindari produksi minyak berlebih pada kulit kepala yang bisa membuat rambut jadi lebih lepek.

7. Gunakan Masker Rambut

Merawat rambut dengan masker

Foto: freepik.com

Rambut kusam, bercabang, rontok, dan kusam biasanya disebabkan oleh paparan UV dari matahari dan radikal bebas.

Menurut Journal of Photochemistry and Photobiology, radiasi matahari bahkan bisa merusak rambut dengan mengubah warna dan kandungan protein pada rambut.

Gunakan masker rambut sebagai cara merawat rambut rusak yang memiliki nutrisi yang dibutuhkan rambut.

Penggunaan secara rutin juga bisa meminimalkan kerusakan akibat penggunaan hair dryer.

Masker rambut bisa memberi kelembapan pada rambut kering dan bisa mencegah kerontokan.

Kandungan masker rambut biasanya dilengkapi dengan vitamin, protein baik bagi rambut, dan moisture agent. Kandungan-kandungan ini dapat membuat rambut jadi lebih mudah diatur dan terasa lembut. Tidak ada lagi masalah rambut kusut deh, Moms!

Baca Juga: 12 Cara Mengatasi Rambut Rontok, Dijamin Ampuh!

8. Memilih Sisir yang Sesuai dengan Jenis Rambut

Setelah tadi sudah memilih mana sampo yang tepat untuk rambut, waktunya Moms memilih sisir yang sesuai dengan jenis rambut untuk mendukung cara merawat rambut rusak.

Menurut American Academy of Dermatology, menyisir merupakan bagian dari merawat rambut agar tetap sehat.

Nah, jika menggunakan sisir yang tidak tepat, bisa membuat rambut dan kulit kepala bermasalah. Menurut Healthline, berikut adalah beberapa bentuk sisir yang bisa Moms sesuaikan dengan kondisi rambut, yaitu:

  • Bristle brush: Bentuknya seperti sikat dengan gigi sisir yang renggang, tumpul di bagian ujung dan tipis. Sisir ini sangat cocok bagi Moms yang memiliki rambut panjang dan mudah kusut.
  • Detangling brush: Sisir ini bisa digunakan untuk menyisir rambut yang basah karena keramas. Jenis sisir ini sangat cocok untuk merapikan rambut tebal, ikal, dan kusut.
  • Wet brush: Bulu-bulunya halus dan lembut namun cukup kuat untuk melewati simpul sulit pada rambut kusut. Sangat direkomendasikan untuk rambut basah setelah keramas. Sisir ini ini juga bisa mengurangi rasa sakit dan cocok bagi Moms yang memiliki kulit kepala sensitif.
  • Thermal brush: Berbentuk bulat dengan sikat-sikatnya yang terbuat dari bahan penghantar panas seperti tourmaline, titanium, atau keramik. Sisir ini bisa mempercepat pengeringan dan umumnya digunakan oleh penata rambut.
  • Wide Tooth Comb: Memiliki gigi yang tebal dengan jarak di antara keduanya. Biasa digunakan untuk rambut tebal atau keriting saat basah.
  • Paddle Brush: Pilihan tepat untuk Moms yang memiliki rambut panjang dan lurus.

Itulah tadi beberapa cara merawat rambut rusak. Jika Moms menyadari tanda kerusakan rambut, tangani sedini mungkin sebelum rambut menjadi jauh lebih rusak.

Namun, jika Moms menyadari kerusakan rambut kian hari kian parah tanpa tahu sebabnya, atau karena faktor lain seperti kondisi medis, maka tidak ada salahnya untuk segera berkonsultasi dengan ahlinya.

  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2352647517300205?via%3Dihub
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4387693/
  • https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/how-to-repair-damaged-hair#heat-tools
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S1011134415003206?via%3Dihub
  • https://www.healthline.com/health/hair-brush-types#hairbrush-types
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait