Kehamilan

KEHAMILAN
8 Juni 2020

5 Cara Meringankan Lightning Crotch saat Hamil, Ampuh!

Berenang bisa jadi salah satu caranya lho Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Moms, kehamilan dapat menyebabkan beberapa gejala yang tidak nyaman. Beberapa orang menyadari adanya kemungkinan mual di pagi hari atau kontraksi palsu, tapi mungkin tidak akrab dengan adanya lighting crotch atau nyeri selangkangan.

Dilansir dari MedicalNewsToday, nyeri selangkangan mengacu pada rasa sakit yang tajam atau menusuk di vagina, rectum, atau panggul. Rasa sakit datang tiba-tiba dan bisa menghentikan seseorang di jalurnya.

Rasa sakitnya bisa sporadis dan bervariasi antar individu. Banyak orang tidak mengalami gejala ini sama sekali selama kehamilan. Sementara itu, beberapa Moms mengalaminya di akhir kehamilan.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Lightning Crotch saat Hamil, Bye Nyeri Selangkangan!

Cara Meringankan Lightning Crotch saat Hamil

Namun, seringkali nyeri selangkangan tidak serius, terutama jika tidak mengganggu aktivitas harian Moms dan tidak disertai dengan gejala lain menurut Stanford Children, seperti demam, peningkatan atau keluarnya cairan ketuban hingga pendarahan maka sebaiknya segera mengunjungi dokter kandungan terutama jika kehamilan berusia di bawah 37 minggu.

Di sisi lain, bila Moms mengalami nyeri selangkangan, ada beberapa cara mengobati lightning crotch untuk ibu hamil. Berikut ulasannya.

1. Tetap Aktif

Ibu hamil beraktifitas

Foto: Orami Photo Stock

Mungkin ini terdengar kontraproduktif, tetapi tetap aktif akan banyak membantu mengobati nyeri selangkangan selama kehamilan. Selain itu, tetap aktif tidak hanya membantu mencegah kelebihan berat badan, tetapi juga akan membantu persendian terbuka dan fleksibel.

Fokus pada campuran kardio, latihan beban, dan banyak dan banyak peregangan, terutama di daerah pinggul. Dapatkan lebih banyak tips tentang berolahraga di trimester ketiga Moms.

2. Ubah Beban Kerja

Sebuah penelitian besar Norwegia dari 1995 menemukan adanya peningkatan prevalensi nyeri panggul dan punggung bagian bawah pada wanita hamil yang melakukan pekerjaan fisik yang melibatkan banyak memelintir dan menekuk atau mengangkat.

Sementara itu, sebuah studi yang lebih baru dari Journal of Orthopedics & Bone Disorders pada tahun 2018, mencatat bahwa jam kerja yang panjang juga dikaitkan dengan nyeri selangkangan pada ibu hamil.

Jika pekerjaan Moms melibatkan banyak pekerjaan manual, langsung, atau berjam-jam, dan sering kesakitan, pertimbangkan untuk berbicara dengan atasan.

Lihat apakah Moms bisa mengurangi beban kerja untuk mengobati nyeri selangkangan serta melewati sisa kehamilan dengan lebih nyaman.

3. Cobalah Pijatan Kehamilan

Pijat Prenatal

Foto: Orami Photo Stock

Tidak ada salahnya mencoba untuk memanggil terapis pijat bersertifikat untuk membantu mengobati nyeri selangkangan yang Moms alami, diyakini pijatan kehamilan dapat membantu meringankan beberapa otot yang sakit.

Baca Juga: 7 Manfaat Pijat Prenatal untuk Ibu Hamil, Bikin Nyaman!

4. Berenang

Selain mengobati nyeri selangkangan sebagai nilai tambah, berenang saat hamil pun membuat otot menjadi lebih rileks lantaran seluruh berat beban dibantu oleh air yang mengelilingi.

Berenang di trimester ketiga juga menghilangkan tekanan dari tubuh yang kerap dikeluhkan oleh para ibu hamil.

5. Kenakan Sabuk Kehamilan

Sabuk hamil

Foto: Orami Photo Stock

Ada banyak jenis sabuk kehamilan untuk mendukung para ibu hamil, tetapi fungsinya biasanya sama. Mereka membantu mengangkat dan menopang perut untuk menghilangkan tekanan dari pinggul, sendi, dan leher rahim termasuk mengobati nyeri selangkangan.

Baca Juga: Mengenal Lightning Crotch, Fenomena Nyeri Selangkangan saat Hamil

Penting untuk diingat bahwa lightning crotch tidak perlu dikhawatirkan. Kemungkinan hal tersebut pun akan hilang secepat kilat dan Moms akan merasa seperti diri sendiri lagi. Jika gejala Moms sering mengganggu dan pengobatan nyeri selangkangan pada ibu hamil tidak membantu, jelaskan hal tersebut kepada dokter kandungan atau bidan.

Tampaknya memalukan untuk membicarakan hal-hal intim tertentu, tetapi setidaknya membantu dokter kandungan maupun bidan mengetahui serta mengerti.

Yakinlah, nyeri selangkangan mungkin salah satu gejala kehamilan sementara tetapi Moms pun akan mengenangnya sebelum menyadarinya.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait