Pernikahan & Seks

PERNIKAHAN & SEKS
24 Oktober 2020

Simak 8 Cara Pembesar Penis yang Efektif

Katanya salah satu cara pembesar penis adalah dengan menggunakan alat vacuum khusus!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Daftar isi artikel

Internet dipenuhi dengan situs website yang menjual segala sesuatu mulai dari pil hingga alat pembesar penis yang mengklaim dapat meningkatkan panjang dan ketebalan kejantanan Dads. Tetapi, apakah cara pembesar penis ini berhasil?

Kecemasan Dads tentang ukuran penis telah melahirkan industry global yang menghasilkan jutaan hingga ratusan juta rupiah dalam produk pembesar penis. Sementara banyak Dads khawatir penis mereka terlalu kecil.

Menurut NHS, kebanyakan penis pria normal sehingga mereka tak perlu khawatir. Seorang konsultan pengobatan seksual, Profesor Kevan Wylie mengatakan pria dengan kekhawatiran tentang ukuran penis harus mempertimbangkan berbicara dengan ukurannya sebelum mencari cara pembesar penis atau berekperimen dengan perawatan yang justru berpotensi berbahaya.

8 Cara Pembesar Penis

Ilustrasi cara pembesar penis, Foto : Orami Photo Stock

Kebanyakan Dads yang percaya penis mereka terlalu kecil sebenarnya berukuran normal. Menurut Mayo Clinic, rata-rata penis adalah 3 sampai 5 inci, atau 8 sampai 13 cm, panjangnya saat lembek dan 5 sampai 7 inci, atau 13 sampai 18 cm, panjangnya saat ereksi. Nah, ketahui fakta tentang cara pembesar penis dan produknya untuk menghindari efek samping yang tidak menyenangkan dan tidak perlu, yaitu:

1. Derangkat Traksi

Alat pembesar penis yaitu traksi bertujuan untuk menambah panjang dengan cara meregangkan jaringan penis. Seseorang meletakkan beban atau bingkai kecil yang memanjang pada penis yang lembek untuk memanjangkannya dengan lembut.

Menurut tinjauan ilmiah tahun 2010, pemanjang penis adalah satu-satunya teknik pemanjangan penis yang berbasis bukti, dan hasilnya mungkin tidak kalah dengan operasi penis.

Beberapa penelitianTranslational Andrology and Urology telah menyelidiki efek perangkat traksi, dengan hasil yang bervariasi. Beberapa hasil menunjukkan bahwa alat tersebut dapat memanjangkan penis sebanyak 1-3 sentimeter (cm).

Dalam sebagian besar uji coba ini, peserta memakai perangkat tersebut antara 4 dan 6 jam sehari. Di salah satunya, mereka memakai perangkat selama 9 jam sehari.

Peneliti juga menyelidiki apakah menggunakan perangkat traksi sebelum atau sesudah operasi penis dapat meningkatkan hasil.

Namun, bukti mengenai perangkat traksi terbatas. Menentukan keamanan dan keefektifannya akan membutuhkan lebih banyak penelitian, dan Urology Care Foundation saat ini tidak mendukung penggunaannya.

Baca Juga: Benarkah Ukuran Penis dan Peluang Kehamilan Saling Berkaitan?

2. Vacuum Pembesar Penis

Ilustrasi cara pembesar penis, Foto : Orami Photo Stock

Dads, vacuum pembesar penis terkadang digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi. Beberapa orang menggunakannya untuk sesekali "melatih" penis mereka.Vacuum pembesar penis efektif asalkan dengan latihan dan penggunaan yang benar.

Mayoritas Dads bisa mendapatkan ereksi yang cukup untuk berhubungan seks. Vacuum pembesar penis memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan alat pembesar penis lainnya. Biayanya pun lebih murah serta bersifat non invasive yaitu vacuum pembesar penis tidak memerlukan operasi, memasukkan obat ke ujung penis atau suntikan.

Vacuum pembesar penisdapat digunakan dengan perawatan lain. Untuk beberapa pria, kombinasi perawatan disfungsi ereksi bekerja paling baik.

Menggunakan vacuum pembesar penis dapat membantu Dads mendapatkan kembali fungsi ereksi setelah prosedur tertentu. Misalnya, menggunakan vacuum pembesar penis dapat membantu memulihkan kemampuan untuk mendapatkan ereksi alami setelah operasi prostat atau terapi radiasi untuk kanker prostat.

Namun, vacuum pembesar penis ini juga memiliki risiko seperti alami pendarahan jika mengonsumsi obat pengencer darah. Kemudian, vacuum ini pun tidak aman jika Dads mengalami anemia sel sabit atau kelainan darah lainnya. Kondisi tersebut bisa membuat Anda mudah mengalami penggumpalan darah atau pendarahan.

Kemudian, penggunaan vacuum pembesar penis secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan menyebabkan masalah pada ereksi Dads. Ini tidak dianggap sebagai metode yang efektif untuk memanjangkan penis Dads.

3. Extender Penis

Alat pemanjang penis adalah alat non-invasif. Ini menggunakan traksi untuk meregangkan penis Dads. Sebuah studi yang dilaporkan dalam Journal of Sexual Medicine menemukan bahwa panjang rata-rata penis lembek peserta meningkat lebih dari 1,5 sentimeter setelah tiga bulan menggunakan alat pemanjang penis.

Ulasan lain, dari Therapeutic Advance in Urology tahun 2013, melaporkan bahwa perangkat traksi dapat menambah panjang dan mengurangi kelainan bentuk pada penderita penyakit Peyronie, suatu kondisi yang diakibatkan oleh penumpukan jaringan parut di penis.

Individu yang tertarik untuk mencoba alat pemanjang penis harus memperhatikan bahwa sebagian besar penelitian ini hanya melibatkan ukuran sampel yang kecil. Kritik lain termasuk bias seleksi, yang berarti bahwa pengacakan partisipan studi mungkin tidak cukup, dan peneliti dapat memilih mereka untuk mencapai hasil tertentu.

Diperlukan lebih banyak penelitian untuk mempelajari seberapa aman dan efektif ekstender penis. Mereka bisa menjadi rumit dan tidak nyaman untuk digunakan. Terlalu banyak peregangan juga dapat menyebabkan memar, kerusakan saraf, atau pembekuan darah di pembuluh darah penis Dads.

Baca Juga: Serba Serbi Penyakit Peyronie, Penyebab Penis Bengkok pada Pria

4. Klem dan Cincin

Ilustrasi cara pembesar penis, Foto : Orami Photo Stock

Beberapa Dads menggunakan penjepit atau cincin sebagai cara pembesar penis atau memanjangkannya. Untuk menggunakan salah satu perangkat ini, Dads meletakkannya di sekitar pangkal penis setelah mengalami ereksi. Ini dimaksudkan untuk mencegah darah mengalir keluar dari penis Dads.

Mengenakan salah satu perangkat ini dapat memperbesar penis untuk sementara. Namun memakainya selama lebih dari 30 menit dapat memutus aliran darah dan menyebabkan kerusakan pada jaringan penisDads.

5. Cincin Penoscrotal

Cincin penoscrotal dipasang di sekitar pangkal penis. Mereka bekerja dengan membatasi aliran darah ke penis untuk menyebabkan ereksi yang lebih kuat atau untuk memperpanjang ereksi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menggunakan salah satu cincin ini saat mengonsumsi obat tertentu untuk disfungsi ereksi - seperti sildenafil (Viagra) atau tadalafil (Cialis) - dapat meningkatkan ukuran penis pada pria yang mengalami kecemasan.

Namun, hanya ada dua kasus yang terdokumentasi dengan baik dalam penelitian saat ini yang menunjukkan efek ini.

7. Latihan Jelqing

Ilustrasi cara pembesar penis, Foto : Orami Photo Stock

Cara alami pembesar penis adalah jelqing yaitu latihan yang digunakan oleh beberapa Dads yang melibatkan penggunaan gerakan memutar tangan untuk memindahkan darah ke kepala penis Dads dan meregangkannya. Terkadang disebut metode memerah susu. Cara alami pembesar penis dengan metode latihan jelqing, yaitu:

  • Letakkan jari telunjuk dan ibu jari Dads dalam bentuk O.
  • Tempatkan gerakan berbentuk O di pangkal penis.
  • Buat O lebih kecil sampai Anda memberi tekanan ringan pada batang penis.
  • Perlahan gerakkan jari dan ibu jari Anda ke arah kepala penis Anda sampai Anda mencapai ujungnya. Kurangi tekanan jika terasa nyeri.
  • Ulangi ini sekali sehari selama sekitar 20 hingga 30 menit

Tidak ada cukup penelitian medis yang menunjukkan bahwa jelqing benar-benar dapat meningkatkan ukuran penis Dads. Ini adalah praktik yang cukup aman, tetapi dapat menyebabkan nyeri, iritasi, atau pembentukan jaringan parut jika Dads melakukannya terlalu sering atau agresif.

Baca Juga: Benarkah Ukuran Penis dan Peluang Kehamilan Saling Berkaitan?

8. Pengobatan Alternatif

Beberapa praktisi alternatif dan Ayurveda menganjurkan penggunaan jamu untuk meningkatkan kualitas dan durasi ereksi. Yang lain mengklaim bahwa penggunaan herbal secara terus-menerus menjadi salah satu cara alami pembesar penis yang mana bisa meningkatkan lingkar atau panjang penis. Ini termasuk obat-obatan nabati seperti:

  • Bindii (Tribulus terrestris)
  • Rumput mata emas (Curculigo orchioides)
  • Longjack (Eurycoma longifolia)
  • Ginseng Peru (Lepidum meyenii)
  • Kwao krua merah (Butea superba)

Sampai saat ini, hanya ada sedikit bukti ilmiah bahwa obat herbal dapat meningkatkan ereksi atau ukuran penis. Juga tidak diketahui pada dosis atau durasi apa ramuan ini aman menurut Biomed Research International.

Meskipun ada klaim sebaliknya, tidak pernah ada bukti bahwa latihan fisik dalam bentuk apa pun, termasuk jelqing, dapat meningkatkan ukuran penis. Faktanya, penanganan kasar yang terus-menerus pada penis dapat menyebabkan cedera atau jaringan parut.

Jika Dads ingin mempercantik tampilan penis karena membuat lebih percaya diri, ada cara yang lebih sederhana untuk melakukannya yaitu dengan menurunkan berat badan, menjadi lebih bugar untuk Moms, merawat area penis seperti mencukur sehingga membuatnya tampak lebih besar.

Jika menurut Dads penis terlalu kecil, pastikan untuk mengukurnya dengan akurat. Bahkan jika lebih pendek dari rata-rata, penting untuk menempatkan ukuran penis Dads a dalam konteks dan bertanya pada diri sendiri mengapa hal itu menyebabkan begitu tertekan. Terkadang membantu untuk berbicara dengan psikolog yang dapat membantu Dads memilah-milah perasaan dan memberikan perspektif yang dibutuhkan.

Artikel Terkait