Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Bermain dan Belajar | Mar 11, 2019

Mau Si Kecil Jadi Ilmuwan? Begini 4 Cara Tumbuhkan Minat Anak Pada Bidang STEM

Bagikan


Tahu tidak Moms, kenapa orang tua harus menumbuhkan minat anak pada bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM) sejak kecil?

Menurut National Education Association, menumbuhkan minat belajar anak pada bidang STEM juga akan memberikan manfaat seperti:

- Meningkatkan kemampuan kognitif kompleks.

- Menumbuhkan kecintaan anak pada proses belajar.

- Mengasah kemampuan berpikir runtut dan kritis.

- Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah.

- Meningkatkan kreativitas, inovasi, serta kecakapan dalam bidang teknologi.

- Mengajarkan anak berbagai skill hidup penting.

Walaupun tidak semua anak akhirnya akan berkarir atau memiliki usaha di bidang STEM, semua manfaat tadi tetap dapat memberikan nilai lebih bagi pendidikan dan hidupnya di masa depan.

Yuk coba dulu beberapa cara di bawah ini untuk tumbuhkan minat anak pada bidang STEM!

Baca Juga: Ajak Anak Belajar Sains Lewat 3 Permainan Ini

1. Dorong Untuk Memanipulasi Mainannya

Bukan cuma mainan coding dan robotik saja yang bisa membantu tumbuhkan minat belajar anak pada bidang STEM lho, Moms.

Moms juga bisa mendorong anak berpikir dalam kerangka STEM dengan tantangan sederhana yang mengharuskannya memanipulasi elemen pada mainan.

Misalnya saja, mencari cara untuk membuat menara balok yang lebih tinggi atau membuat mobil mainan bisa menuruni tangga tanpa terjatuh.

2. Dorong Anak Untuk Melakukan Empat Jenis Permainan

Menurut Elizabeth Rood dari Center for Childhood Creativity, kemampuan dasar dalam bidang STEM seperti rasa ingin tahu, berpikir kritis, dan analisis bisa diasah dengan empat jenis permainan anak, yaitu:

- Bermain peran untuk mengasah imajinasi.

- Permainan eksplorasi seperti bermain bongkar pasang atau bereksperimen.

- Bermain terpimpin (guided play). Bermain sambil mendapatkan wawasan dan arahan baru dari orang dewasa.

- Bermain bebas (free play) untuk meningkatkan konsentrasi, imajinasi, dan kepercayaan diri.

Baca Juga: Kenali Metode Belajar Anak: Audio, Visual, atau Kinestetik?

3. Gunakan Dalam Aktivitas Sehari-hari

Sudah bukan rahasia, kalau banyak anak kurang berminat pada bidang STEM karena terlalu banyak rumus, angka, dan hitungan yang ribet.

Nah, cara terbaik untuk tumbuhkan minat anak pada bidang STEM adalah dengan membuka mata buah hati pada kehadirannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ada banyak sekali lho, Moms. Misalnya, cara tombol remote TV bisa mengganti saluran, alasan tidak menyiram tanaman di siang hari, atau alasan roti bakar bisa gosong.

Baca Juga: Ikuti 5 Cara Seru Ini Untuk Bantu Anak Belajar Matematika

4. Dorong Untuk Banyak Bertanya

Sebenarnya ada bibit ilmuwan dalam diri setiap anak lho, Moms. Ini bisa terlihat dari begitu besarnya rasa ingin tahu anak tentang segala hal yang ada di sekitarnya. Sayangnya banyak orang tua tidak menanggapi serius pertanyaan anak.

Padahal, menjawab pertanyaan anak serta mendorongnya untuk aktif mencari tahu jawaban sendiri dapat meningkatkan minat anak pada bidang STEM.

Apalagi bila Moms terus memancingnya dengan berbagai pertanyaan yang memicu keingintahuan anak, seperti “Kemana cahaya lilin pergi setelah ditiup?” atau “Kenapa matahari tidak tenggelam pada waktu yang persis sama setiap hari?”

Untuk tumbuhkan minat anak pada bidang STEM, rahasianya adalah membuatnya jadi menyenangkan dan dengan dekat dengan kehidupan anak.

Bagaimana menurut Moms, apalagi yang bisa dilakukan orang tua agar buah hati tertarik menekuni bidang STEM?

(WA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.