Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kesehatan Bayi | Nov 12, 2018

Cegah Pneumonia Bayi Lewat ASI

Bagikan



Pneumonia merupakan salah satu penyakit berbahaya untuk bayi. Dikutip dari Emedicine.mediscape.com, UNICEF memperkirakan bahwa ada 3 juta anak meninggal karena pneumonia setiap tahunnya.

Kematian ini terjadi hampir secara eksklusif pada anak-anak dengan kondisi yang mendasari pneumonia, seperti penyakit paru-paru kronis prematuritas, penyakit jantung bawaan, dan imunosupresi.

Baca Juga : Kebersihan Udara Ternyata Berpengaruh Pada Kesehatan Bayi Baru Lahir Lho

Pneumonia Anak di Indonesia

Meskipun sebagian besar korban jiwa terjadi di negara berkembang, pneumonia tetap menjadi penyebab morbiditas yang signifikan di negara-negara maju.

Berdasarkan laporan UNICEF pada 2015, Indonesia termasuk ke dalam 10 negara dengan tingkat kematian balita akibat pneumonia tertinggi di dunia.

Dalam data tersebut, angka kematian balita akibat pneumonia Indonesia mencapai 147 ribu balita.

Penyebab Pneumonia Anak

Pneumonia paling umum disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae. Bakteri ini menjadi penyebab 50 persen balita mengalami pneumonia.

Selain bakteri, 30 persen penyakit pneumonia juga disebabkan oleh jamur dan virus. Sedangkan 20 persen sisanya juga disebabkan oleh virus influenza tipe B.

Sumber patogen penyebab pneumonia yang berbeda-beda ini juga menyerang balita dari kelompok usia yang berbeda-beda.

Bakteri seperti Streptococcus, E. Coli, L. monocytogenes, CMV, dan HSV akan menyerang bayi berusia kurang dari satu bulan.

Sedangkan pneumonia yang disebabkan oleh virus, S. pneumoniae, afebrile pneumonia patogen, dan S. aureus akan lebih banyak menyerang bayi berusia satu-tiga bulan.

Balita berusia tiga bulan sampai lima tahun biasanya lebih banyak mengalami pneumonia yang disebabkan oleh virus, M. pneumoniae, S. pneumoniae, dan C. pneumoniae.

Baca Juga : Apakah Bayi Bisa Tertular 5 Penyakit Ini Melalui ASI?

ASI Mencegah Anak Terserang Pneumonia

WHO telah merekomendasi ASI eksklusif selama 6 bulan untuk mencegah pneumonia pada anak.

Dikutip dari Smartparenting.com.ph, ASI dapat meningkatkan sistem pertahanan tubuh anak dari penyakit pneumonia.

Dan meskipun anak sampai terserang pneumonia, durasi sakitnya akan lebih pendek ketimbang anak yang tidak mendapatkan ASI eksklusif.

Dikutip dari Medpagetoday.com, anak yang hanya mendapatkan ASI selama 4 bulan hingga kurang dari 6 bulan punya risiko empat kali lipat lebih besar untuk terserang pneumonia dia 2 tahun pertama hidupnya.

Gaya Hidup Bersih dan Vaksin untuk Mencegah Pneumonia

Selain ASI, hal lain yang harus dipastikan adalah vaksin dan kebersihan anak. Dikutip dari Babycenter.com, anak-anak harus mendapatkan vaksin sesuai dengan usianya.

Hib, DTaP, MMR, flu, cacar, dan vaksin pneumococcal dapat membantu mencegah pneumonia anak.

Kebersihan rumah dan lingkungan dari asap rokok juga harus terus dijaga. Selalu mencuci tangan Moms dan mencuci tangan Si Kecil sebelum makan, setelah bermain di luar rumah, dan setelah menggunakan toilet wajib dilakukan.

Nah, ternyata ASI, vaksin, dan kebersihan merupakan cara ampuh untuk mencegah anak terserang pneumonia. Jadi, jangan lupa dilakukan ya Moms!

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.