Parenting

PARENTING
19 Maret 2021

Yuk, Moms Picu Imajinasi Si Kecil dengan Cerita Kancil dan Buaya

Ini pesan moral di balik cerita kancil dan buaya, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Anggia Hapsari
Disunting oleh Adeline Wahyu

Bukan hanya Moms saja yang bosan karena harus lebih banyak di rumah selama masa pandemi ini. Si Kecil pun mengalami hal yang sama. But look at the bright side, Moms! Hubungan Moms dengan Si Kecil pasti terasa lebih dekat dan hangat.

Bisa jadi sekarang Moms mulai bingung mencari kegiatan bersama anak saat di rumah. Daripada si Kecil terus menerus menonton televisi atau bermain gadget, bacakan buku cerita saja, Moms!

Ada banyak cerita, apalagi cerita tradisional jenis fabel, yang bisa diceritakan untuk Si Kecil. Salah satunya adalah cerita kancil dan buaya.

Fabel adalah jenis cerita tradisional yang memiliki pesan positif dan digambarkan melalui berbagai tokoh binatang.

Tak masalah jika Moms merasa usia Si Kecil masih terlalu dini untuk dibacakan buku cerita. Biarkan Si Kecil menyentuh buku atau membalik-balikkan buku cerita sebagai tahap perkenalan.

Menurut Roslina Verauli, P.Psi., Psi membacakan cerita pada anak dapat membantu melatih stimulusnya untuk gemar membaca.

Bukan hanya itu saja, teratur membacakan cerita pada Si Kecil juga akan meninkatkan kemampuan visualisasinya kelak.

Moms bisa memulai membacakan cerita untuk Si Kecil melalui dongeng termudah yang akrab di telinga sejak kecil. Apalagi kalau bukan cerita kancil dan buaya.

Baca juga: Jangan Asal Pilih, Perhatikan 7 Hal Ini Saat Mencari Buku Cerita Anak

Cerita kancil dan buaya dapat mengajarkan Si Kecil tentang perlunya berbuat baik kepada semua orang. Selain itu, Moms pun dapat mengajarkan Si Kecil untuk tidak menyalahgunakan kepintaran dan kecerdikkannya untuk merugikan orang lain.

Bagaimana sih, cerita kancil dan buaya? Tenang, kami sudah meringkaskan ceritanya untuk Moms.

Cerita Kancil dan Buaya

kancil dan buaya.jpg

Foto: Youtube/Riri Cerita Anak Interaktif

Cerita kancil dan buaya diawali dengan perkenalan diri kancil sebagai binatang yang ramah terhadap semua binatang. Ia tak segan untuk menyapa semua binatang di hutan.

Para penghuni hutan pun menyukai kepribadian kancil yang sangat ramah. Itik, berang-berang, hingga kura-kura yang berjalan pelan selalu menyapa kancil dengan sapaan bersahabat.

Baca juga: 5 Cara Agar Anak Mau Bercerita Tentang Kegiatan di Sekolah

Tak hanya ramah, kancil juga dikenal sebagai binatang yang luar biasa cerdik. Ia seringkali diminta pendapat dan saran untuk membantu teman-teman satwa di hutan.

Si kancil pun tak pernah bermuram durja, ia dengan senang hati membantu teman-temannya memecahkan masalah.

Misalnya ketika ia sedang berjalan-jalan santai di tengah hutan, ia menemukan tiga ekor anak ayam terjebak di tengah lubang. Lubang itu tentu cukup dalam bagi tiga ekor anak ayam tersebut. Mereka tidak bisa keluar!

Cerita kancil dan buaya tersebut dilanjutkan dengan cerita kancil yang langsung menolong tiga anak ayam. Kancil ikut masuk ke dalam lubang dan meminta anak-anak ayam naik ke punggung Kancil.

Setelah semua anak ayam naik, Kancil langsung meloncat dengan cekatan ke luar lubang.

Baca juga: 6 Cerita Dongeng yang Bisa Dikenalkan Pada Anak

Bersama anak ayam yang digendong di punggungnya, Kancil mencari induk ayam.

Tak berapa lama, Kancil pun menemukan induk ayam. Sang induk ayam tampak tengah bersedih dan kebingungan mencari anaknya. Kancil pun langsung mendekati induk ayam.

Induk ayam tampak senang bertemu kancil yang sedang menggendong ketiga anaknya di punggung. Setelah induk ayam berterima kasih, ketiga anak ayam tadi juga kompak mengucapkan terima kasih kepada kancil.

“Terima kasih Tuan Kancil!” ucap ketiga anak ayam itu riang.

Kancil pun Melanjutkan Perjalanan ke Dalam Hutan

dongeng kancil dan buaya untuk anak.jpg

Foto: Youtube/ Riri Cerita Anak Interaktif

Setelah menyelamatkan anak ayam, Kancil pun berjalan kembali masuk ke hutan. Hari mulai beranjak siang. Kancil mulai lapar dan ingin mencari makanan.

Ia makan berbagai tumbuhan di hutan. Sayang, ia masih saja lapar dan terus mencari makanan sambil melanjutkan perjalanan. Matahari kian meninggi, Kancil pun merasakan tidak hanya lapar, tapi haus!

Kancil pun memutuskan untuk berhenti di tepian sungai untuk melepas dahaga.

Ahh…segar sekali air pegunungan ini,” ujar Kancil setelah minum air sungai.

Tiba-tiba, ia melihat banyak pohon buah yang ada di seberang sungai. Air sungai yang tinggi dan cukup deras membuat Kancil tidak bisa menyeberang. Padahal ia masih sangat lapar. Kancil pun segera mencari akal.

Baca juga:3 Cara Hadapi Anak Tertutup yang Tidak Mau Berbagi Cerita dengan Orang Tua

Buaya Licik yang Sedang Tidur

cerita fabel.jpg

Foto: Youtube/ Riri Cerita Anak Interaktif

Cerita Kancil dan Buaya berlanjut dengan Kancil yang menemukan ide yaitu membangunkan buaya yang sedang pulas tidur. Di hutan, buaya dikenal sebagai binatang yang licik dan mau menang sendiri.

Namun, kancil tidak gentar. Ia tetap berani membangunkan buaya dan hendak memberikan buaya dan kawanannya pelajaran.

“Hai buaya, bangunlah sejenak,” ujar kancil dengan berani

Buaya yang merasa terganggu karena dibangunkan dari tidurnya bertanya kepada kancil, “Mengapa kamu membangunkan aku, Kancil?” seru buaya.

Kancil menjelaskan bahwa ia merupakan suruhan dari istana. Ia datang untuk memberikan kabar gembira yaitu para buaya akan diberikan daging secara cuma-cuma.

Bukan kancil namanya jika tidak cerdik dan banyak akal. Ia mengatakan bahwa sebelum para buaya diberikan daging segar, kancil perlu menghitung banyaknya buaya dengan cara berjejer di tengah sungai.

Tanpa ragu, buaya langsung masuk ke dalam sungai dan mengajak teman-temannya untuk berada di permukaan air.

“Kita harus berjejer mulai dari tepi sungai itu ke tepi sungai seberang. Tujuannya agar kancil bisa menghitung berapa banyak jumlah kawanan kita untuk diberi daging,” jelas buaya kepada temannya.

Buaya yang selalu lapar, langsung melakukan perintah kancil tanpa berpikir panjang.

“Ayo Kancil! Segera melompat dan hitung berapa jumlah kawanan kami,” ujar buaya-buaya yang kelaparan hendak makan daging sesegera mungkin.

Baca juga: 4 Pelajaran Penting dari Sosok Kartini yang Bisa Moms Terapkan Pada Si Kecil

Kancil Melompat Lincah dan Menyeberang dengan Mudah

kancil menyeberang.jpg

Foto: Youtube/ Riri Cerita Anak Interaktif

Bisa ditebak, Moms! Kancil pun segera melompat ke atas punggung buaya satu per satu hingga ia berhasil menyeberang ke dataran penuh tanaman buah.

Setelah sampai di daratan seberang, kancil pun langsung melesat lari seketika. Ia meninggalkan buaya yang masih berbaris manis, merasa kebingungan.

“Mana si Kancil tadi? Jangan-jangan ia sengaja meminta kita berjejer seperti ini untuk membentuk jembatan, sehingga ia bisa bebas menyeberang?” seru buaya kepada temannya.

Namun, semuanya sudah terlambat. Kancil sudah berlari jauh ke dalam hutan. Dengan tenang dan tersenyum, ia mulai menghabiskan harinya dengan makan buah-buahan segar. Nyam..nyamm..nyammm!

Itulah cerita kancil dan buaya yang dapat Moms ceritakan pada Si Kecil. Moms, bisa menceritakan kisah tersebut pada malam atau siang hari sebelum Si Kecil tidur.

Baca juga: Berbahaya, Ini 4 Dampak Negatif Anak Kurang Tidur

Jangan lupa untuk memberi kesimpulan akhir tentang cerita kancil dan buaya yang telah Moms ceritakan.

Berbuat baiklah dan gunakan kecerdasan yang telah diberikan Tuhan dalam setiap hal pengalaman hidup. Tak terkecuali jika kelak Si Kecil terjebak dalam situasi hidup yang sulit.

Selalu berpikir positif, berani, dan tak ragu bertindak menghadapi masalah. Karena semua masalah pasti ada jalan keluarnya. Ya kan, Moms!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait