Rupa-rupa

RUPA-RUPA
8 April 2021

Cerita Rakyat Batu Menangis yang Kaya Akan Pesan Moral

Cerita rakyat dari Kalimantan Barat ini sarat akan pesan moral
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Adeline Wahyu

Moms mungkin pernah mendengar cerita rakyat Batu Menangis asal Kalimantan Barat.

Hampir sama dengan dongeng lain, cerita rakyat Batu Menangis juga memiliki versi sesuai dengan perkembangan zaman. Hanya saja inti cerita dari kisah ini tetap sama, yaitu bercerita tentang seorang anak durhaka yang berubah menjadi batu.

Moms yang penasaran. Berikut cerita rakyat batu menagis yang bisa jadi referensi untuk menemani di kecil sebelum tidur.

Baca juga: 6 Cerita Dongeng yang Bisa Dikenalkan Pada Anak

Cerita Rakyat Batu Menangis

Ilustrasi Cerita Rakyat Batu Menangis

Foto: Pinterest.com

Pada zaman dahulu hiduplah seorang janda di sebuah gunung dekat yang jauh dari kota di pulau Kalimantan. Janda itu hidup bersama seorang putri berwajah cantik, bernama Darmi.

Darmi selalu tampil menggunakan riasan dan pakaian bagus. Darmi tidak pernah puas memiliki wajah cantik, ia juga ingin menjadi orang kaya.

Sifat yang dimiliki Darmi tidak secantik wajahnya. Ia adalah gadis malas dan juga manja. Hampir setiap hari, Darmi hanya bermalas-malasan di rumahn dan tidak pernah sekalipun membantu ibunya.

Suatu hari Darmi dan ibunya pergi bersama ke pasar. Namun, ia meminta kepada ibunya untuk berjalan di belakangnya.

“Aku tidak mau berjalan di sampingmu, kamu harus berjalan di belakangku,” kata Darmi.

Mendengar perkataan itu, ibu Darmi sangat sedih sambil menuruti keinginan Darmi.

Baca juga: Cerita Rakyat Malin Kundang, Cocok untuk Dongeng Malam

Penampilan Darmi dan ibunya memang sangat berbeda. Gadis itu terlihat sangat cantik dengan gaunnya yang cantik, sedangkan ibunya terlihat sangat tua dengan gaunnya yang sederhana.

Dalam perjalanan ke pasar, orang-orang menyapa Darmi yang cantik itu dan bertanya siapa wanita tua di belakangnya. Kemudian, gadis itu menjawab kepada mereka, bahwa dia adalah pembantunya.

Ibu Darmi sangat sedih, tetapi da tidak bisa berbuat apa-apa. Namun, semakin mendengar ucapan Darmi, perasaan ibunya semakin kecewa dan merasa mendapat penghinaan. Akhirnya dia memberanikan diri untuk menegur putri semata wayangnya itu.

"Darmi, bagaimana bisa kamu terus mengatakan kepada orang-orang itu bahwa aku bukan ibumu?”.

Mendengar pertanyaan itu, Darmi sama sekali tidak merasa menyesal. Ia justru mengeluarkan kalimat yang tidak pantas pada ibunya.

“Bu, aku harus melakukan itu, karena aku tidak ingin ditertawakan, jika mereka mengetahui bahwa kamu adalah ibuku. Kami terlihat sangat berbeda”.

Ibu Darmi sudah tidak dapat lagi menahan perasaannya. Dia pun marah kepada Darmi karena tidak menghormatinya karena dia miskin.

"Cukup Darmi! Kamu telah menyakitiku! Begitu dalam sehingga aku tidak tahan lagi. Siapapun dan apapun aku? Kamu harus menghormati aku sebagai ibumu sendiri,” kata ibunya.

Baca juga: Ini Dia Legenda Sangkuriang yang Bisa Jadi Pengantar Tidur untuk Anak, Yuk Dibaca!

Dengan perasaan kecewa dan sakit hati, ibu Darmi berdoa kepada tuhan untuk menghukum anak perempuannya itu. Sambil menangis ibu Darmi berdoa pada Tuhan dan mengatakan,

"Tuhanku yang terkasih, aku tidak tahan dengan tingkah laku anak perempuanku. Dia telah menyakitiku terlalu jauh. Tolong, beri dia hukuman untuk membuat merasa kasihan atas apa yang telah dia lakukan padaku".

Tanpa waktu lama, Tuhan langsung menjawab doa dari ibu Darmi. Perlahan-lahan, tubuh Darmi berubah menjadi batu. Darmi mulai panik karena kakinya mulai tidak dapat bergerak. Saat itu, ia memohon maaf kepada ibunya.

"Bu, tolong, maafkan aku,”Darmi memohon sambil menangis kepada ibunya.

Namun, semua sudah terlambat karena Tuhan sudah memberikan hukuman kepada Darmi yang sudah menghina ibu kandungnya sendiri.

Tubuh Darmi pun berubah menjadi batu secara keseluruhan. Namun, batu itu masih terus mengeluarkan air mata hingga saat ini. Sehingga, banyak orang menyebutnya batu menangis.

Baca juga: 11 Dongeng Anak yang Bermanfaat untuk Tumbuh Kembang, Yuk Bacakan!

Pesan Moral Cerita Rakyat Batu Menangis

cerita rakyat

Foto: Orami Photo Stock

Saat membacakan cerita rakyat Batu Menangis Moms bisa mengajarkan si kecil untuk selalu menghormati dan menyayangi orangtua.

Selain itu, Moms juga bisa mengajarkan si kecil bahwa kesuksesan dan kebahagiaan akan sangat bergantung pada doa orang tua.

Manfaat Membacakan Cerita Rakyat Batu Menangis Pada Anak

Manfaat membacakan cerita rakyat

Foto: Orami Photo Stock

Salah satu waktu terbaik untuk membacakan cerita rakyat batu menangis untuk si kecil adalah menjelang tidur.

Menurut Fukushima Journal of Medical Science menjelaskan mendongeng memberikan banyak manfaat psikologis dan Pendidikan. Selain itu membacakan dongeng sebelum tidur juga bisa meningkatkan imajinasi dengan memvisualisasikan kata-kata yang diucapkan. Hal ini juga dapat meningkatkan kosa kata, dan keterampilan komunikasi yang lebih halus pada anak-anak.

Manfaat membacakan dongeng seperti cerita rakyat Batu Menangis juga memiliki banyak manfaat lain untuk anak Moms. Yuk simak penjelasannya berikut ini.

Baca juga: Manfaat Mendongeng untuk Anak yang Tak Terduga Menurut Pakar

1. Meningkatkan Konsentrasi

Duduk diam dan mendengarkan cerita pengantar tidur seperti cerita rakyat Batu Menangis dapat membantu meningkatkan konsentrasi anak Moms

Jika Moms sering membacakan dongeng sebelum tidur, hal ini dapat membantu anak lebih mudah mengingat informasi.

2. Membantu Anak Agar Cepat Tidur

Bagi beberapa anak, tidur di malam hari bisa jadi hal yang sulit. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membantu anak Moms terlelap adalah membacakan dongeng.

Jika hal ini dijadikan kebiasaan, waktu tidur si kecil juga semakin membaik setiap harinya. Moms bisa memiliki kisah legenda nusantara seperti cerita rakyat Batu Menangis sebagai pengantar tidur si kecil.

3. Meningkatkan Keterampilan Si Kecil

Saat Moms membacakan untuk anak-anak, hal ini dapat mendorong mereka untuk membaca sendiri. Semakin sering Moms melakukannya, semakin baik.

Selain itu, membaca untuk anak-anak akan membantu mereka belajar dan meningkatkan kosa kata dan keterampilan bahasa mereka. Ajak si kecil untuk membaca kembali buku favorit mereka berulang kali. Ini akan membantu mereka menjadi percaya diri dalam membaca.

Baca juga: Membacakan Dongeng pada Balita Berulang-ulang, Wajarkah?

4. Meningkatkan Imajinasi Si Kecil

Dengan membaca dan mendengarkan deskripsi karakter, tempat, dan benda, anak-anak dapat menciptakan kembali gambar-gambar ini di kepala mereka untuk menghidupkan cerita.

Hal ini sangat membantu si kecil untuk membangun imajinasi.

5.Mengajarkan Tentang Moral

Legenda nusantara seperti cerita rakyat Batu Menangis sarat akan pesan moral. Kisah yang ada di dalam cerita dapat mmemberikan pengaruh bahkan setelah Moms membacakan cerita kepada si kecil.

Setiap malam Moms membaca bersama, anak akan mempelajari arti benar dan salah dan terinspirasi oleh tindakan orang-orang dalam cerita tersebut.

Mencerna dan mempelajari moral ini jauh lebih menyenangkan dengan cara ini daripada diajarkan oleh orang dewasa lho Moms.

6. Memperkuat Hubungan

Membaca adalah kegiatan yang menyenangkan bagi anak dan orang tua. Sebagai orang tua, kehidupan sehari-hari yang biasa-biasa saja bisa melelahkan. Sungguh melegakan dapat melakukan petualangan dengan anak setiap malam melalui halaman-halaman buku.

Hal ini juga bisa menjadi kesempatan Moms merangkai kenanagan indah bersama si kecil.

Membacakan buku cerita untuk si kecil dapat membangun hubungan yang kuat antara ibu dan anak. Untuk ibu bekerja yang jarang bertemu anak saat siang hari, membaca buku sebelum tidur adalah cara yang bagus untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama.

Baca juga: 11 Dongeng Sebelum Tidur Paling Populer di Dunia, Yuk Bacakan ke Si Kecil!

Moms demikian rangkuman cerita rakyat Batu Menangis dan juga manfaat dari membacakan dongeng untuk si kecii. Semoga bermanfaat ya Moms.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait