Kesehatan Umum

1 November 2021

Benarkah Berkeringat Merupakan Ciri-ciri Demam akan Sembuh? Ini Penjelasannya

Cari tahu juga cara menurunkan demam berikut
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Widya Citra Andini

Beberapa orang percaya bahwa berkeringat saat suhu tubuh sedang tinggi termasuk ciri-ciri demam akan sembuh. Namun, benarkah demikian?

Demam memang respon tubuh alami yang bertujuan untuk melawan infeksi. Meski demikian, kenaikan suhu tubuh atau demam tetap saja menyebabkan rasa tidak nyaman untuk beraktivitas.

Kebanyakan demam biasanya hilang dengan sendirinya setelah 1 sampai 3 hari. Namun, demam yang terus-menerus atau berulang dapat berlangsung atau terus datang kembali hingga 14 hari.

Lalu, apakah benar bahwa berkeringat merupakan ciri-ciri demam akan sembuh? Cari tahu jawabannya dengan menyimak penjelasan berikut, Moms.

Baca Juga: Ibuprofen VS Paracetamol, Manakah Obat Demam yang Paling Baik?

Ciri-Ciri Demam Akan Sembuh

berkeringat saat demam

Foto: Orami Photo Stock

Berkeringat saat demam disebut sebagai ciri-ciri demam akan sembuh. Anggapan ini benar adanya karena berkeringat merupakan cara alami tubuh dalam menurunkan suhu.

“Ketika keringat menguap dari kulit Anda, tubuh Anda menjadi dingin. Ini adalah cara utama kita menurunkan suhu tubuh,” jelas Michele Olson, PhD, CSCS, seorang profesor klinis senior ilmu olahraga di Huntingdon College di Montgomery, Alabama.

Jadi, memang benar jika keringat dapat melindungi Moms dari kelelahan akibat panas, serangan panas, dan bahkan demam yang sangat tinggi.

Namun, apabila demam yang Moms alami disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, berkeringat bukanlah ciri-ciri demam akan sembuh. H

al ini karena meski berkeringat, tubuh Moms yang demam tetap tidak bisa menyembuhkan infeksi virus. Jadi, tetap perlu perawatan medis.

Dalam Cochrane Database of Systematic Reviews pun disebutkan bahwa berkeringat saat sakit tidak dapat mengatasi demam akibat flu.

Berkeringat yang dimaksud sebagai ciri-ciri demam akan sembuh bisa Moms dapatkan dari berolahraga ringan.

Menurut Leeja Carter, PhD, asisten profesor olahraga dan psikologi olahraga di Long Island University di Brooklyn dan anggota E-Board dari Asosiasi Psikologi Olahraga Terapan, aktivitas fisik ringan saat demam baik untuk tubuh.

Pasalnya, aktivitas fisik memicu tubuh untuk mengeluarkan hormon endorfin.

Hormon endorfin yang dilepaskan bisa meningkatkan suasana hati sehingga Moms merasa lebih baik.

Meski demikian, tetap hindari aktivitas fisik atau olahraga berat yang bisa memperparah kondisi Moms saat demam, ya.

Baca Juga: 9 Obat Demam Berdarah Alami untuk Bantu Naikan Trombosit, Catat!

Cara Menurunkan Demam

Usai mengetahui salah satu ciri-ciri demam akan sembuh, Moms juga perlu mengetahui cara menurunkan suhu tubuh dengan menerapkan beberapa tips berikut.

1. Pastikan Tetap Terhidrasi

cairan yang cukup

Foto: Orami Photo Stock

Hal yang paling penting untuk dilakukan saat Moms demam, yaitu pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan memenuhi kebutuhan cairan.

Apalagi, jika saat demam Moms mengeluarkan banyak cairan melalui keringat sehingga rentan dehidrasi.

Oleh sebab itu, cobalah untuk minum sebanyak yang Moms bisa ketika demam untuk mengisi kembali cairan yang hilang.

Selain air putih, beberapa jenis cairan berikut dapat membantu:

  • Jus
  • Minuman olahraga
  • Kaldu
  • Sup
  • Teh tanpa kafein

Sementara untuk bayi dan balita, Moms bisa memberikan mereka cairan elektrolit yang diformulasikan khusus.

2. Istirahat Cukup

istirahat yang cukup saat demam

Foto: Orami Photo Stock

Ketika demam melanda, usahakan untuk beristirahat dengan cukup sehingga tubuh Moms lekas pulih.

Moms bisa beristirahat dengan tidur dan menghindari aktivitas fisik yang berat.

Pastikan Moms mendapatkan tidur selama 8-9 jam setiap malamnya.

Tunda dahulu aktivitas yang mengeluarkan banyak energi. Usahakan juga untuk tidak berolahraga berat terlebih dahulu karena hal tersebut bisa membuat suhu tubuh semakin meningkat.

Baca Juga: 7 Obat Penurun Panas Alami untuk Si Kecil yang Demam

3. Kompres Air Dingin

kompres air dingin.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Cara menurunkan suhu tubuh ketika demam berikutnya, yaitu dengan kompres air dingin.

Moms dapat membuat kompres dingin dengan cara:

  • Memilih handuk yang bisa menutupi kepala
  • Membasahi handuk dengan air dingin
  • Memeras kelebihan air, sehingga handuk lembap
  • Mendiamkan handuk di kulkas sampai agak dingin
  • Membungkusnya di sekitar kepala

Jika perasaan kain lembap tidak menyenangkan, Moms bisa memasukkan handuk ke dalam compress bag.

4. Mandi Air Hangat

mandi air hangat

Foto: Orami Photo Stock

Moms juga bisa mandi air hangat untuk menurunkan suhu tubuh ketika demam.

Hal ini karena jika Moms mandi air dingin bisa menyebabkan menggigil yang sebenarnya dapat meningkatkan suhu internal tubuh.

Mandi dengan suhu yang nyaman akan membantu Moms lebih rileks dan juga bisa menurunkan demam.

Untuk bayi dan anak-anak, Moms bisa mengganti sesi mandi dengan meletakkan waslap hangat di dahi anak untuk membantu meredakan demam mereka.

Baca Juga: Jangan Panik, Ketahui Cara Mengatasi Demam Saat Hamil

5. Minum Obat

minum obat

Foto: Orami Photo Stock

Ada banyak pilihan obat demam tanpa resep yang dijual bebas. Moms bisa mengonsumsi salah satu di antaranya untuk meredakan demam.

Beberapa obat untuk menurunkan demam, yakni:

Selain dapat menurunkan suhu tubuh, obat tersebut juga akan mengurangi rasa tidak nyaman yang ditimbulkan ketika demam.

Namun, Moms tidak boleh memberikan aspirin kepada anak-anak. Ini dapat sangat meningkatkan risiko sindrom Reye, suatu kondisi yang jarang tetapi sangat serius.

Jangan mengonsumsi obat tersebut lebih dari yang direkomendasikan oleh aturan pakai pada kemasan.

Pasalnya, bisa menyebabkan pendarahan lambung, kerusakan hati, atau masalah ginjal.

Catat juga waktu saat minum obat sehingga dapat memastikan bahwa Moms tidak minum terlalu banyak dalam periode 24 jam.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika cara di atas tak kunjung membuat demam reda, sebaiknya Moms segera konsultasi ke dokter untuk perawatan yang tepat.

Berikut beberapa kondisi yang sebaiknya Moms waspadai saat demam.

1. Bayi dan Balita

bayi demam

Foto: Orami Photo Stock

Segera hubungi dokter jika bayi dan balita mengalami gejala di bawah saat demam:

  • Bayi berusia 3 bulan atau lebih muda memiliki suhu rektal 38°C atau lebih tinggi.
  • Bayi antara 3 dan 6 bulan memiliki suhu rektal hingga 39°C disertai dengan lekas marah atau lesu.
  • Bayi antara 3 dan 6 bulan memiliki suhu dubur di atas 39°C.
  • balita antara 6 dan 24 bulan memiliki suhu di atas 39°C dengan gejala lain, seperti batuk atau diare.
  • balita antara 6 dan 24 bulan memiliki suhu dubur di atas 39 ° C yang berlangsung lebih dari 1 hari, bahkan jika tidak ada gejala lain.

2. Anak-anak

anak demam

Foto: Orami Photo Stock

Moms tidak perlu terlalu khawatir jika anak-anak demam rendah dan minum cairan, bermain, atau merespons secara normal.

Namun sebaiknya, hubungi dokter bila demamnya sudah berlangsung lebih dari 3 hari atau disertai dengan:

3. Orang Dewasa

orang dewasa demam

Foto: Orami Photo Stock

Moms atau Dads harus menghubungi dokter jika mengalami demam 39°C atau lebih tinggi dan jika memiliki salah satu gejala di bawah ini:

  • Sakit perut
  • Sakit dada
  • Kejang
  • Batuk darah
  • Sensitivitas cahaya
  • Kebingungan mental
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Sakit kepala parah
  • Sesak napas
  • Leher kaku atau sakit saat memiringkan kepala ke depan
  • Ruam kulit yang tidak biasa
  • Muntah

Baca Juga: Ibu Demam Bolehkah Menyusui? Ini Jawabannya Menurut Ahli

Itu dia ciri-ciri demam akan sembuh, disertai dengan tips menurunkan suhu tubuh. Semoga informasinya bermanfaat ya, Moms.

  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28849871/
  • https://www.womenshealthmag.com/health/a27662368/sweating-out-a-cold/
  • https://www.healthline.com/health/viral-fever-home-remedies
  • https://www.healthline.com/health/sweating-out-a-fever
  • https://www.verywellhealth.com/safe-ways-to-treat-a-fever-4023633
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait