15 Desember 2023

Ciri-ciri Dongeng dan Jenisnya, Ada Fabel hingga Mitos

Ajarkan ke Si Kecil, ya Moms
Ciri-ciri Dongeng dan Jenisnya, Ada Fabel hingga Mitos

Foto: Freepik

Dongeng merupakan salah satu bentuk sastra lisan yang telah ada sejak zaman dahulu. Namun, apa saja ciri-ciri dongeng?

Pada dasarnya, dongeng sering dianggap sebagai cerita yang mengandung unsur khayalan atau fantasi, ditujukan terutama untuk anak-anak.

Ciri utama dongeng adalah unsur magis dan fantasi yang kuat, yang membuat peristiwa dan karakternya sering kali tidak realistis.

Dongeng juga biasanya berisi pesan moral atau ajaran yang disampaikan secara tidak langsung melalui cerita.

Dongeng memiliki struktur cerita yang sederhana dengan alur yang mudah diikuti.

Karakter dalam dongeng sering kali adalah pahlawan yang baik hati, raja yang adil, atau penyihir yang jahat.

Dongeng biasanya memiliki konflik yang jelas dan berakhir dengan solusi memuaskan, sering disertai pesan moral yang kuat.

Yuk, Moms, simak selengkapnya tentang ciri-ciri dongeng untuk diajarkan ke Si Kecil.

Baca Juga: Cerita Dongeng Kelinci dan Kura-Kura, Sarat Pesan Moral!

Ciri-ciri Dongeng

Seperti yang sudah dijelaskan singkat di atas, salah satu ciri-ciri dongeng adalah memiliki unsur fantasi atau khayalan.

Berikut ciri-ciri dongeng yang merupakan salah satu genre sastra:

1. Unsur Fantasi atau Khayalan

Ilustrasi Anak Membaca Ciri-ciri Dongeng (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Anak Membaca Ciri-ciri Dongeng (Orami Photo Stock)

Ciri-ciri dongeng yang pertama adalah memiliki unsur fantasi atau khayalan.

Dongeng sering mengandung elemen magis atau fantastis, seperti tokoh yang dapat terbang atau benda ajaib.

Unsur ini termasuk karakter, situasi, atau objek yang tidak mungkin ada di dunia nyata atau yang melampaui hukum alam.

Contohnya termasuk karakter seperti peri, naga, atau raksasa, serta objek ajaib seperti karpet terbang atau lampu ajaib.

Unsur fantasi meningkatkan daya tarik cerita dan membebaskan penulis untuk mengeksplorasi tema dan pesan moral secara lebih luas dan kreatif.

2. Pesan Moral

Ciri-ciri dongeng selanjutnya adalah berisi pesan moral. Biasanya, dongeng mengandung pelajaran atau nilai moral yang disampaikan melalui cerita.

Pesan moral ini biasanya disampaikan melalui kisah atau peristiwa yang dialami oleh karakter dalam dongeng, menekankan nilai-nilai seperti kebaikan, kejujuran, keberanian, dan keadilan.

Melalui konflik, dongeng mengajarkan pembaca atau pendengar tentang pentingnya perilaku positif dan konsekuensi dari tindakan negatif.

Pesan moral ini seringkali disajikan secara implisit, memungkinkan pembaca atau pendengar untuk menarik kesimpulan sendiri.

3. Alur Sederhana

Alur cerita yang sederhana juga termasuk dalam ciri-ciri dongeng, lho Moms. Dongeng biasanya memiliki alur cerita yang sederhana dan mudah diikuti.

Alur sederhana dalam dongeng ini penting untuk memudahkan pemahaman, terutama bagi anak-anak.

Dongeng biasanya mengikuti struktur naratif yang jelas dan langsung, dengan konflik yang mudah diidentifikasi dan resolusi yang memuaskan.

Alur ini seringkali mengikuti pola "mulai - tengah - akhir" yang jelas, dengan peristiwa yang terjadi secara berurutan dan logis.

Dengan alur yang sederhana, anak-anak bisa dengan mudah mengikuti cerita dan memahami pesan serta pelajaran dalam dongeng.

4. Aspek Edukatif

Ciri-ciri dongeng yang penting adalah aspek edukatifnya.

Sebab, dongeng sering digunakan sebagai sarana pendidikan anak, mengajarkan mereka tentang nilai dan norma sosial.

Dongeng sering digunakan untuk mengajarkan nilai-nilai moral, etika, dan sosial.

Melalui cerita menarik dan karakter yang beragam, dongeng mengajarkan anak-anak tentang kebaikan, kerja sama, kejujuran, dan keberanian.

Selain itu, dongeng juga dapat digunakan untuk mengenalkan konsep-konsep baru atau mengajarkan tentang budaya dan tradisi.

5. Warisan Budaya

Dongeng seringkali merupakan bagian dari warisan budaya dan tradisi lisan suatu masyarakat.

Warisan budaya dalam dongeng merujuk pada bagaimana dongeng berfungsi sebagai bagian integral dari warisan budaya masyarakat.

Dongeng seringkali berakar dalam sejarah, mitos, kepercayaan, dan nilai-nilai budaya tertentu, dan diturunkan dari generasi ke generasi melalui cerita lisan.

Melalui dongeng, pengetahuan dan nilai-nilai budaya dilestarikan dan disampaikan, sehingga memungkinkan generasi berikutnya untuk menghargai tradisi dan identitas budaya mereka.

Baca Juga: Dongeng Putri Salju untuk Dibacakan pada Si Kecil


Jenis-jenis Dongeng

Nah, setelah mengetahui ciri-ciri dongeng, saatnya ketahui jenis-jenis dongeng agar lebih paham.

1. Fabel

Ilustrasi Fabel
Foto: Ilustrasi Fabel (Youtube/ Riri Cerita Anak Interaktif)

Fabel adalah jenis dongeng di mana tokoh utamanya adalah binatang yang berperilaku seperti manusia.

Fabel sering mengandung pesan moral dan biasanya berlatar di hutan atau tempat alami lainnya.

Contoh dari fabel adalah Si Kancil, Burung Gagak yang Cerdik, dan Kancil dan Buaya.

2. Legenda

Legenda adalah cerita rakyat yang berkaitan dengan peristiwa historis atau asal-usul suatu tempat, nama daerah, atau fenomena alam.

Legenda sering dianggap memiliki dasar historis, meskipun disertai dengan unsur fantastis.

Contoh legenda meliputi Tangkuban Perahu, Legenda Danau Toba, dan Sangkuriang.

3. Mite atau Mitos

Mitos merupakan jenis dongeng yang berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terhadap hal-hal yang tidak masuk akal.

Mitos sering melibatkan dewa-dewi, makhluk halus, atau elemen supernatural lainnya.

Contohnya termasuk Nyi Roro Kidul dan Joko Tarub.

4. Sage

Dongeng jenis ini menceritakan tentang sejarah tokoh tertentu yang terkenal dengan kebaikan, keberanian, kesaktian, atau kepahlawanan mereka.

Sage biasanya menggabungkan unsur sejarah dengan cerita fantasi rakyat. Beberapa contohnya adalah Panji Laras dan Si Pitung.

5. Parabel

Ini adalah cerita yang mengandung nilai-nilai pendidikan, baik agama, moral, maupun pendidikan umum, yang disampaikan secara tersirat.

Contoh dari parabel termasuk Damarwulan dan Malin Kundang.

Baca Juga: Istana Pasir Cilegon, Wisata Pasir seperti Negeri Dongeng

6. Jenaka

Dongeng jenaka atau lelucon adalah cerita lucu yang diperankan oleh tokohnya.

Contoh dari dongeng jenaka adalah Si Kabayan dan Pan Balang Tamak.

7. Dongeng Biasa

Merupakan jenis dongeng yang memuat cerita suka duka dan impian seseorang.

Contoh dari dongeng biasa adalah Bawang Putih dan Bawang Merah dan Cinderella.

Judul-judul Dongeng

Ilustrasi Anak Membaca Dongeng (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Anak Membaca Dongeng (Orami Photo Stock)

Berikut judul-judul dongeng yang bisa Moms bacakan untuk Si Kecil.

  • Malin Kundang: Cerita tentang seorang anak yang durhaka kepada ibunya dan dikutuk menjadi batu.
  • Roro Jonggrang (Candi Prambanan): Kisah tentang putri cantik dan kutukan yang menjadikannya salah satu patung di Candi Prambanan.
  • Sangkuriang: Cerita tentang asal-usul Gunung Tangkuban Perahu yang berhubungan dengan kisah cinta tragis antara Sangkuriang dan Dayang Sumbi.
  • Bawang Putih dan Bawang Merah: Kisah dua saudara tiri dengan watak yang berbeda, yang mengajarkan tentang kebaikan dan kejahatan.
  • Si Kancil: Serangkaian cerita petualangan Si Kancil yang pintar dan cerdik.
  • Lutung Kasarung: Kisah tentang lutung (sejenis monyet) yang menyelamatkan seorang putri dari kesulitan.
  • Jaka Tarub dan 7 Bidadari: Cerita tentang seorang pemuda yang menemukan para bidadari mandi dan kemudian menikahi salah satunya.
  • Ande Ande Lumut: Kisah romantis tentang seorang pemuda yang mencari jodoh melalui sebuah lomba.
  • Timun Mas: Kisah seorang gadis yang melarikan diri dari raksasa dengan menggunakan benda-benda ajaib.
  • Keong Mas: Cerita tentang seorang putri yang dikutuk menjadi keong dan bagaimana ia akhirnya diselamatkan.

Baca Juga: 7 Cara Membacakan Dongeng untuk Anak, Si Kecil Pasti Senang!

Itulah ciri-ciri dongeng, jenis-jenis, hingga judul dongeng populer di Indonesia. Semoga membantu, Moms.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.