Program Hamil

PROGRAM HAMIL
4 Maret 2021

15 Ciri-Ciri Rahim Bermasalah dan Penyebabnya, Moms Wajib Tahu!

Mengetahui ciri-ciri rahim bermasalah adalah hal yang penting bagi wanita
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Pernahkah mendengar istilah rahim bermasalah? Seperti apa ciri-ciri rahim bermasalah? Simak ulasannya di bawah ini.

Uterus yang biasa disebut rahim merupakan organ otot berbentuk buah pir terbalik yang menjadi bagian sistem reproduksi wanita dan terletak di antara kandung kemih dan rektum. Rahim berfungsi untuk memberi makan dan menampung sel telur yang telah dibuahi, hingga janin atau bayinya tumbuh siap untuk dilahirkan. 

Rahim memiliki empat daerah utama yaitu fundus daerah atas melengkung yang luas di mana saluran tuba terhubung ke rahim. Bagian kedua adalah body, dimulai tepat di bawah tingkat saluran tuba dan berlanjut ke bawah sampai dinding dan rongga rahim mulai menyempit.

Bagian ketiga adalah daerah leher rahim yang lebih rendah, sempit dan bagian terbawah yaitu serviks yang bentuknya memanjang ke bawah dari bagian leher hingga bagian terbuka ke dalam vagina. 

Seperti dikutip dari Britannica, panjang rahim seorang wanita adalah 6 sampai 8 cm (2,4 sampai 3,1 inci) dengan ketebalan dindingnya kira-kira 2 hingga 3 cm (0,8 sampai 1,2 inci). Lebar organ rahim bervariasi, tetapi umumnya sekitar 6 cm di fundus.  Rongga rahim membuka ke dalam rongga vagina dan keduanya membentuk apa yang biasa dikenal sebagai jalan lahir 

Rahim adalah tempat bayi tumbuh saat seorang wanita hamil. Namun seperti organ lainnya, rahim juga kerap memiliki masalah. 

Beberapa wanita terkadang merasakan beberapa ciri-ciri rahim bermasalah. Biasanya, ciri-ciri rahim bermasalah adalah perdarahan saat menstruasi atau setelah berhubungan seks. Ciri-ciri rahim bermasalah ini tentu saja dirasakan dengan berbagai penyebab yang berbeda pada setiap wanita. 

Baca Juga: Mengenal Adenomiosis, Masalah di Rahim yang Bisa Bikin Sulit Hamil

Rahim Bermasalah dan Ciri-ciri Rahim Bermasalah

pregnancy-reactions-dadsnarrow.jpg

Foto: raisingchildren.net.au

Kondisi yang mempengaruhi rahim atau bagian lain dari sistem reproduksi seorang wanita disebut sebagai masalah rahim atau rahim yang bermasalah. Beberapa penyakit yang menjadi penyebab rahim bermasalah yaitu fibroid uterus, endometriosis, prolaps uterus, dan tuberkulosis uterus. 

Apa saja ciri-ciri rahim bermasalah pada wanita? Terdapat 15 ciri-ciri rahim bermasalah yaitu:

Baca Juga: Posisi Rahim Terbalik, Bisakah Hamil?

Beberapa Macam Penyebab Rahim Bermasalah

rahim-bermasalah.jpg

Foto: thehawk.in 

Jika Moms merasakan beberapa ciri-ciri rahim bermasalah seperti yang disebutkan sebelumnya, maka itu bisa jadi disebabkan oleh beberapa alasan, yaitu: 

1. Endometriosis 

endometriosis-concern.jpg

Foto: gleneagles.com.sg

Rahim dilapisi dengan jaringan yang bernama endometrium. Endometriosis adalah penyakit di mana jaringan yang mirip dengan lapisan rahim tumbuh di tempat lain di tubuh Moms. 

Tambalan jaringan ini disebut 'mplan', 'nodul' atau 'lesi'.  Endometriosis paling sering ditemukan dalam atau di bawah ovarium, dituba falopi yang membawa sel telur dari ovarium ke rahim, di belakang rahim, di jaringan yang menahan rahim di tempatnya, dan di usus atau kandung kemih. Dalam kasus yang jarang terjadi, jaringan dapat tumbuh di paru-paru atau di bagian lain tubuh Moms. 

Dikutip dari US National Library of Medicine, penyebab edometriosis tidak diketahui. Endometriosis paling sering didiagnosis pada wanita berusia 30-an dan 40-an. Akan tetapi,  edometriosis bisa mempengaruhi wanita manapun yang mengalami menstruasi dan faktor-faktor tertentu dapat meningkatkan atau menurunkan risiko Moms mendapatkannya. 

Ciri-ciri rahim bermasalah karena endometriosis, yaitu: 

  • Nyeri panggul, yang mempengaruhi sekitar 75 persen wanita dengan endometriosis. Ini sering terjadi selama Moms mendapatkan menstruasi
  • Infertilitas, yang mempengaruhi hingga setengah dari semua wanita dengan endometriosis
  • Kram menstruasi yang menyakitkan, yang bisa bertambah parah seiring waktu
  • Nyeri selama atau setelah berhubungan seks
  • Nyeri di usus atau perut bagian bawah
  • Nyeri saat buang air besar atau buang air kecil, biasanya selama menstruasi
  • Menstruasi yang berat
  • Gejala pencernaan atau gastrointestinal
  • Kelelahan atau kekurangan energi

Baca Juga: Ternyata 3 Kelainan Rahim Ini Bikin Sulit Hamil

2. Fibroid Uterus

uterine-fibroids.jpg

Foto: sperlingmedicalgroup.com

Fibroid Uterus adalah tumor jinak yang paling umum terjadi pada wanita usia subur. Fibroid terbuat dari sel otot dan jaringan lain yang tumbuh di dalam dan di sekitar dinding rahim atau di rahim itu sendiri.  

Sayangnya, penyebab fibroid tidak diketahui dan banyak wanita penderita fibroid tidak memiliki gejala. Jika Moms memiliki ciri-ciri rahim bermasalah seperti:

  • Periode atau menstruasi yang berat dan menyakitkan
  • Merasa "kenyang" di perut bagian bawah
  • Sering buang air kecil
  • Sakit saat berhubungan seks
  • Nyeri punggung bawah
  • Masalah reproduksi, seperti infertilitas, keguguran multipel atau persalinan dini

Maka mengunjungi penyedia layanan kesehatan harus dilakukan agar mereka menemukan fibroid dengan melakukam pemeriksaan ginekologi atau dengan menggunakan tes pencitraan. Penanganan berupa obat-obatan dipercaya dapat memperlambat atau menghentikan pertumbuhanny. Begitu pula dengan tindakan pembedahan. 

Jika Moms tidak memiliki ciri-ciri rahim bermasalah seperti di atas, Moms mungkin tidak memerlukan perawatan. Banyak wanita penderita fibroid bisa hamil secara alami. Bagi mereka yang tidak bisa, perawatan infertilitas dapat membantu dan menjadi solusi. 

3. Kanker Ginekologi 

5ac5f3d47152da1e0855e8ca.jpg

Foto: huriyetdailynews.com

Kanker ginekologi adalah kanker apa pun yang terjadi dan dimulai pada organ reproduksi wanita.  Kanker ginekologi dimulai di berbagai tempat di dalam panggul wanita, yaitu area di bawah perut dan di antara tulang pinggul. 

Beberapa jenis kanker Ginekologi yaitu: 

  • Kanker serviks dimulai di serviks, yang merupakan ujung bawah dan bagian tersempit dari rahim
  • Kanker ovarium dimulai di ovarium, yang terletak di setiap sisi rahim
  • Kanker rahim dimulai di rahim, organ berbentuk buah pir di panggul wanita tempat bayi tumbuh saat wanita hamil
  • Kanker vagina dimulai di vagina, yang merupakan saluran berongga seperti tabung antara bagian bawah rahim dan bagian luar tubuh.
  • Kanker vulva dimulai di vulva, bagian luar dari alat kelamin wanita
  • HIV/AIDS 

Baca Juga: Didiagnosis Punya Dinding Rahim Tipis? Ini Penjelasannya

4. Interstitial cystitis

interstitial-cystitis-painful-bladder-syndrome-1200x675.jpg

Foto: niddk.nih.gov 

Interstitial cystitis (IC) adalah kondisi kandung kemih kronis yang menyebabkan ketidaknyamanan atau nyeri berulang di kandung kemih atau daerah panggul di sekitarnya. Orang dengan IC biasanya memiliki dinding kandung kemih yang meradang atau teriritasi yang dapat menyebabkan jaringan parut dan kaku pada kandung kemih. 

IC dapat mempengaruhi siapa saja. Namun, problem rahim ini lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Beberapa mungkin merasakan ciri-ciri rahim bermasalah karena interstitial cystitis, yaitu:

  • Ketidaknyamanan ringan di perut atau panggul
  • Sering buang air kecil
  • Perasaan mendesak untuk buang air kecil
  • Merasa tekanan perut atau panggul
  • Lemah
  • Nyeri hebat di kandung kemih atau daerah panggul
  • Nyeri perut bagian bawah yang parah dan meningkat saat kandung kemih terisi atau kosong. 

5. Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) Eksternal

Combination-of-omega-3-and-vitamin-D-may-benefit-PCOS-patients-Iranian-RCT.jpg

Foto: nutraingredients-asia.com 

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) terjadi ketika ovarium wanita atau kelenjar adrenal menghasilkan lebih banyak hormon pria daripada jbiasanya. Salah satu akibatnya adalah kista (kantung berisi cairan) yang berkembang di ovarium. 

Wanita yang mengalami obesitas lebih mungkin mengalami PCOS. Selain itu, wanita dengan PCOS berisiko lebih tinggi terkena diabetes dan penyakit jantung.  

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri rahim bermasalah karena PCOS, yaitu:

  • Infertilitas
  • Nyeri panggul
  • Pertumbuhan rambut berlebih di wajah, dada, perut, ibu jari, atau jari kaki
  • Kebotakan atau rambut menipis
  • Jerawat, kulit berminyak, atau ketombe.
  • Bercak kulit coklat tua atau hitam yang menebal 

Baca Juga: Mengenal Penyebab dan Cara mengatasi PCOS, Masalah Hormon yang Membuat Sulit Hamil

Itulah beberapa ciri-ciri rahim bermasalah dan juga termasuk penyebabnya. Ketika Moms merasakan beberapa ciri-ciri rahim bermasalah, penting untuk segera menemui dokter agar mendapatkan tindakan medis yang sesuai. 

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait