Kesehatan

KESEHATAN
5 Maret 2020

Ketahui Ciri Sifilis pada Pria, Jangan Sampai Tertular!

Sifilis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Jedi Satu
Disunting oleh Intan Aprilia

Sifilis adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS). Umumnya, infeksi ini menyebar melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi.

Selain melalui hubungan intim, bakteri penyebab sifilis juga bisa menyebar melalui cairan tubuh penderitanya, misalnya melalui darah.

Gejala sifilis berbeda-beda, tergantung pada tahapannya. Tahapan penyakit ini terbagi menjadi primer, sekunder, laten dan akhir.

“Anda dapat terkena sifilis ketika melakukan kontak langsung dengan luka sifilis selama melakukan seks vaginal, anal, atau oral. Luka sifilis dapat ditemukan pada penis, vagina, anus, dalam rektum, atau pada bibir dan mulut,” ucap William Schaffner II, Kepala Departemen Kedokteran Pencegahan di Vanderbilt University

Jika terdeteksi lebih awal, sifilis akan lebih mudah disembuhkan dan tidak akan menyebabkan kerusakan permanen.

Namun, penyakit sifilis yang tidak diobati dapat mengakibatkan kerusakan serius pada otak atau sistem saraf serta organ lainnya, termasuk jantung.

Baca Juga: 5 Cara Mengobati Sifilis Secara Alami

Ciri-ciri Penyakit Sifilis pada Pria

images-2.jpeg

Pria yang terkena penyakit sifilis akan mengalami beberapa hal berikut ini:

  • Sering nyeri selama hubungan seksual
  • Nyeri ketika buang air kecil
  • Keluarnya cairan atau kotoran dari penis
  • Luka memerah tanpa rasa sakit pada daerah kelamin, anus, kerongkongan, lidah, mata dan kulit cendrung berwarna kuning.

Baca Juga: Ketahui 8 Jenis Penyakit Menular Seksual, Tak Hanya HIV/AIDS!

Pengobatan Sifilis

images-3.jpeg

Sifilis berbeda dari penyakit lainnya. Semua obatnya harus dengan resep dokter. Jadi, konsultasikan barisan obat ini kepada dokter, sebelum mengonsumsinya.

1. Antibiotik

Antibiotik adalah jenis obat untuk penderita penyakit sifilis yang diberikan pada stadium primer atau stadium awal.

Antibiotik berfungsi untuk memperlemah bakteri. Selain itu antibiotik juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar penyakit sifilis tidak bertambah parah.

“Selain mengkonsumsi antibiotik, pasien juga akan diberi obat lain oleh dokter sesuai dengan kebutuhannya,” kata Dr Schaffner.

2. Penisilin

Penisilin bisa digunakan untuk mengobati sifilis primer dan sekunder. Tersedia jenis antibiotik lain yang juga bisa membunuh bakteri penyebab sifilis jika penderita alergi terhadap penisilin.

3. Azithromycin

Azithromycin adalah obat sifilis yang berbentuk kapsul. Fungsinya hampir sama dengan penisilin procain hanya saja bentuknya kapsul.

Kapsul ini baiknya dikonsumsi secara rutin karena fungsinya untuk melemahkan bakteri sifilis.

Baca Juga: Apa Itu Penyakit Menular Seksual? Kenali Penyebab Umum Penyakit Ini!

Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, sifilis memang bisa disembuhkan, tapi tidak akan menjamin kita tidak akan terjangkit lagi.

Sifilis tidak bisa diketahui dengan mudah, sebab sifilis tersembunyi di vagina, anus, atau di mulut. Risiko terkena sifilis tetap ada bila pasangan ternyata terinfeksi sifilis.

Hanya tes laboratorium yang bisa memastikan apakah kita terkena sifilis, oleh sebab itu, penting bagi pria dan wanita memeriksa kesehatan seksual untuk memastikan terbebas dari penyakit.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait