Kesehatan Umum

7 Oktober 2021

Ini Ciri Softlens Kadaluarsa dan Efek Samping Jika Memakainya

Perhatikan ciri-cirinya supaya terhindar dari efek samping yang membahayakan!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Debora

Apakah Moms rutin menggunakan softlens sebagai alat bantu penglihatan? Maka, Moms pasti sudah mulai paham ciri softlens kadaluarsa.

Penting memang untuk mengetahui ciri softlens kadaluarsa supaya tidak menimbulkan masalah pada mata saat menggunakannya.

Menggunakan softlens juga kadang tidak hanya ditujukan untuk membantu penglihatan saja.

Softlens juga bisa menjadi alat untuk memperindah penampilan karena ada banyak sekali pilihan warna sehingga mungkin Moms bisa mencocokannya dengan aksesori yang sedang digunakan.

Namun yang paling penting saat menggunakan softlens adalah tau kapan ia akan segera kadaluarsa.

Sebab dengan begini, Moms bisa terhindar dari risiko seperti softlens robek saat digunakan.

Yuk, simak beberapa ciri softlens kadaluarsa berikut ini.

Baca Juga: Softlens Mengering, Bolehkah Dipakai Kembali?

Ciri-Ciri Softlens Kadaluarsa

ciri softlens kadaluarsa

Foto: Orami Photo Stock

Berikut ini ciri-ciri softlens kadaluarsa, yaitu:

1. Mulai Timbul Goresan

Salah satu ciri softlens kadaluarsa adalah memiliki banyak goresan.

Lalu, saat softlens tersebut dikenakan, Moms akan merasakan kondisi tidak nyaman saat dikenakan.

Jika Moms mengalami hal ini, lebih baik segera ganti softlens untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Terlebih bila Moms lupa, atau tidak mengetahui tanggal kadaluarsa dari softlens yang sedang digunakan.

2. Tampak Keruh saat Dikenakan

Selain itu, jika Moms tengah menggunakan softlens tetapi pandangan terasa buram, terhalangi atau tak jelas, bisa jadi softlens telah masuk waktu kadaluarsanya.

Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh kotoran yang tidak Moms bersihkan dengan benar.

Atau, bahkan bisa saja ada yang terjadi pada kesehatan mata.

Moms bisa mencoba lakukan pengujian dengan memasukkan softlens ke dalam larutan air garam.

Jika keruhnya tidak hilang, artinya memang softlens-nya sudah tidak layak untuk dipakai, atau bahkan seperti yang sudah dijelaskan, bisa jadi ada yang salah dengan kesehatan mata.

Baca Juga: 4 Mitos Kesehatan Mata yang Ternyata Tidak Terbukti Kebenarannya

3. Berubah Warna

Jika softlens berubah warna, atau warnanya mulai memudar, maka ini merupakan ciri softlens kadaluarsa atau sudah tidak layak pakai.

Namun, hal ini juga bisa menjadi tanda bahwa Moms terlalu sering memakainya.

4. Berubah Bentuk

Terakhir, ciri softlens kadaluarsa adalah bentuknya berubah, misalnya terlipat atau tertekuk.

Jika begini, maka Moms lebih baik segera mengganti softlens tersebut dengan yang baru.

Softlens dalam keadaan rusak seperti ini bisa sangat membahayakan mata.

Baca Juga: 5 Bahaya Memakai Softlens Setiap Hari

Efek Samping Softlens Kedaluarsa

ciri softlens kadaluarsa

Foto: Orami Photo Stock

Lensa kontak yang sudah kadaluarsa sangat mungkin menyebabkan kontaminasi bakteri dan jamur di dalam larutan garam yang seharusnya steril.

Hal ini kemudian membuat lensa kontak yang akan dipakai di mata malah terdapat debu atau partikel kecil lainnya.

Akibatnya, lensa kontak menjadi kurang nyaman dipakai dan berisiko memicu masalah pada mata.

Mengutip Vision Center, berikut ini adalah beberapa akibat buruk yang timbul jika Moms memilih memakai softlens kadaluarsa:

  • Muncul peradangan dan kemerahan di mata.
  • Sakit mata ringan dan berat.
  • Penglihatan kabur sebagian atau total.
  • Mata lebih sensitif terhadap cahaya.
  • Infeksi mata akibat lensa kontak.
  • Luka pada mata.

Beberapa kondisi ini terjadi lantaran softlens yang kadaluarsa mengalami kontaminasi.

Selain itu, softlens kadaluarsa dapat menjadi lebih asam atau lebih basa karena adanya perubahan pH pada larutan softlens seiring berjalannya waktu.

Alhasil, lensa kontak jadi tidak nyaman saat dipakai, dapat menyebabkan iritasi mata, bahkan menyebabkan kerusakan mata.

Baca Juga: Pusing Saat Memakai Kacamata Baru, Wajar Atau Tidak?

Mengenal Jenis Lensa Kontak dan Tanggal Kadaluarsanya

ciri softlens kadaluarsa

Foto: Orami Photo Stock

Ada berbagai jenis lensa kontak yang memperbaiki masalah penglihatan yang berbeda:

1. Softlens

Softlens adalah lensa kontak yang diproduksi dari plastik yang lembut dan fleksibel.

Bahan-bahan ini memungkinkan oksigen mencapai kornea.

Lensa kontak lunak mudah disesuaikan dan lebih nyaman dipakai daripada lensa permeabel gas yang kaku.

Jenis lensa ini bisa sekali pakai atau untuk digunakan beberapa bulan.

2. Extended Wear Lenses

Lensa jenis ini digunakan untuk semalam atau terus-menerus.

Ini dapat berkisar dari satu hingga enam malam atau hingga 30 hari. Lensa ini biasanya lunak.

Namun, ada beberapa lensa keras yang diproduksi untuk dipakai semalaman.

Lama pemakaian tergantung pada jenis lensa dan evaluasi mata dari dokter mata.

3. Lensa Sekali Pakai

Kebanyakan lensa kontak lunak adalah lensa sekali pakai.

Sekali pakai berarti mereka dapat digunakan setiap hari dan dilepas pada malam hari untuk pembersihan dan desinfeksi semalaman.

Tergantung pada jadwal pemakaian, sepasang lensa sekali pakai biasanya disimpan selama 1 minggu, atau hingga 1 bulan.

4. Lensa Dekoratif

Lensa dekoratif mengubah tampilan mata.

Mereka biasanya tidak dipakai untuk mengoreksi penglihatan.

Mereka untuk sementara dapat mengubah tampilan mata menjadi warna, bentuk, atau gaya yang berbeda.

Aturan dan peraturan yang sama tentang perawatan dan kadaluarsa lensa kontak biasa berlaku untuk lensa dekoratif, baik dipakai untuk tujuan medis atau rekreasi.

Lensa dekoratif juga biasanya sekali pakai.

Baca Juga: 6 Manfaat Kacamata Photochromic yang Bisa Berubah Warna

Tips Aman Menggunakan Softlens

ciri softlens kadaluarsa

Foto: Orami Photo Stock

Supaya Moms terhindar dari akibat buruk yang menimpa mata, pastikan Moms tidak memakai softlens yang sudah kadaluarsa dan mengenal betul ciri soflens kadaluarsa seperti yang sudah disebutkan di atas.

Moms juga perlu untuk selalu memerhatikan baik-baik tanggal masa berlaku di kemasan softlens yang digunakan.

Moms juga harus mengikuti petunjuk perawatan softlens dan pemakaiannya seperti yang tertera di kemasan.

Nah, berikut adalah beberapa tips yang bisa Moms coba:

  • Baca aturan pakai dan informasi penting pada kemasan softlens.
  • Jangan berbagi softlens dengan orang lain.
  • Gunakan obat tetes mata yang direkomendasikan oleh dokter mata.
  • Jika mata berubah merah, sebaiknya tidak menggunakan softlens pada waktu tersebut. Sebagai gantinya, Moms bisa menggunakan kacamata.
  • Jangan pernah menggosok mata saat sedang menggunakan softlens.
  • Lepaskan softlens dari mata sebelum berenang atau sebelum mandi.
  • Jangan menggunakan softlens di mata yang salah karena kekuatan lensa mungkin berbeda pada setiap bagian mata.
  • Pakai softlens sebelum menggunakan riasan wajah. Lepaskan lensa dengan perlahan sebelum Moms menghapus riasan wajah.
  • Cuci tangan dengan sabun dan keringkan sebelum Moms menggunakan atau melepaskan softlens dari mata.
  • Jangan pernah mengeringkan lensa. Jika lensa mengering, sebaiknya buang dan jangan menggunakannya.

Itulah penjelasan tentang ciri softlens kadaluarsa dan beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Ingat, Moms, apabila softlens rusak atau robek, sebaiknya buang dan tidak memakainya kembali, ya!

  1. https://www.visioncenter.org/contacts/expiration/
  2. https://www.piedmont.org/living-better/how-long-can-you-safely-wear-contacts
  3. https://softlensqueen.com/blogs/blog/the-risk-of-expired-contact-lens
  4. https://www.nvisioncenters.com/contacts/do-they-expire/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait