2-3 tahun

5 November 2021

Si Kecil Hobi Coret Dinding Rumah? Berikut Cara Mengatasinya, Moms

Ternyata, mencoret-coret dinding punya manfaat!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Debora

Memiliki balita dan anak-anak usia pra sekolah terkadang banyak tantangannya ya, Moms? Apalagi ketika Si Kecil hobi coret dinding untuk mengekspresikan kreativitasnya.

Jika sudah begini, Moms dan Dads mungkin akan merasa jengkel karena dinding rumah menjadi kotor.

Namun sebenarnya, hal ini tidak selalu berdampak buruk, lho.

Ada beberapa manfaat yang bisa Si Kecil dapatkan saat coret dinding.

Yuk, simak penjelasannya dan bagaimana cara mengatasi anak yang hobi mencoret-coret dinding.

Baca Juga: 6 Manfaat Menggambar Bagi Perkembangan Otak Anak Untuk Persiapan Sekolah

Manfaat Anak Suka Coret Dinding

Anak yang gemar coret dinding sebenarnya sedang menunjukkan perkembangan mereka lho, Moms.

Kemampuan mencoret-coret dan menggambar merupakan hasil dari pencapaian berbagai milestone motorik halus, motorik kasar, dan kognitif anak.

Oleh sebab itu, Moms dan Dads sebaiknya jangan langsung memarahi anak ketika mereka sedang coret dinding.

Lalu, apa saja manfaat mencoret-coret dinding? Simak selengkapnya.

1. Pengembangan Keterampilan

anak coret dinding.jpg

Foto: moms

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, coret dinding bisa menjadi tanda perkembangan dari seorang anak.

Ketika Moms menemukan Si Kecil sudah mulai aktif mencoret-coret dinding atau furnitur rumah, itu tandanya mereka siap untuk belajar menulis!

Saat anak telah bisa menggenggam krayon atau pensil dan menggoreskan titik dan garis di dinding, maka sebenarnya mereka telah berkembang dalam hal perkembangan kognitif, keterampilan motorik kasar, dan pemikiran kreatifnya.

Jadi, cobalah untuk fokus pada apa yang mereka ciptakan.

Bukan langsung membentak atau memarahi anak yang justru bisa meninggalkan luka batin dan memengaruhi psikisnya, Moms.

Baca Juga: Ajak Anak Belajar Menulis dengan 9 Cara menyenangkan Ini Yuk!

2. Mengekspresikan Kreativitas

manfaat anak coret dinding.jpg

Foto: iStockphoto

Manfaat coret dinding berikutnya bagi anak-anak, yakni mereka dapat mengekspresikan kreativitasnya.

Perlu Moms sadari bahwa setiap manusia, termasuk balita memiliki keinginan untuk mengekspresikan diri mereka.

Oleh sebab itu, wajar jika Si Kecil menyalurkannya melalui coretan di dinding rumah Moms.

Ketahuilah bahwa coretan pada dinding yang dibuat anak mungkin merupakan karya yang sangat indah bagi mereka.

Anak pun ingin mencari perhatian dan mengetahui reaksi orang tua mereka dengan coretan dinding tersebut.

Selain kreativitas, imajinasi anak juga biasanya berkembang saat mereka mencoret dinding.

Misalnya dalam jurnal Frontiers in Psychology yang menyebutkan bahwa anak yang menggambar pesawat atau kapal sebenarnya sedang menggambar petualangan yang berkembang saat proses menggambar berlangsung.

Maka sebaiknya, Moms dan Dads menghargai tindakan anak tersebut.

Lagi-lagi, fokuslah pada dampak positifnya, ketimbang memarahi anak yang dapat berujung penyesalan nantinya.

3. Tahap Eksplorasi

coret dinding untuk eksplorasi

Foto: indy100

Mencoret-coret dinding juga termasuk dalam tahap eksplorasi anak.

Sangat wajar bagi balita untuk lebih tertarik pada permukaan dinding yang luas, meski mereka sudah diberikan selembar kertas untuk menggambar.

Moms pasti tahu bukan, bahwa usia balita merupakan masa anak-anak untuk mempelajari segala sesuatu yang mereka bisa tentang lingkungan di sekitarnya.

Jadi, Si Kecil mungkin penasaran dengan setiap dinding yang mereka temui dalam rumah sehingga tertarik untuk mencoretnya.

Apalagi, anak-anak belum sepenuhnya memahami apa itu konsekuensi.

Anak Moms belum berpikir bahwa coretannya akan mengakibatkan tembok menjadi rusak, orang tuanya harus menggosok tembok atau harus mengeluarkan uang untuk memperbaikinya.

Maka dari itu, mereka pun melakukan segala hal yang diinginkan sesuka hati tanpa berpikir panjang akan dampak yang ditimbulkan.

Baca Juga: 5 Cara Optimalkan Tumbuh Kembang Anak Usia Pra-Sekolah, Yuk Lakukan!

Cara Mengatasi Anak yang Hobi Coret Dinding

Meski memiliki sisi positif, memiliki anak yang hobi coret dinding juga bisa menyebabkan orang tua frustasi.

Coretan Si Kecil dapat membuat dinding kehilangan keindahannya sehingga Moms dan Dads perlu mengeluarkan biaya untuk mengatasinya.

Tak perlu khawatir, berikut beberapa tips yang bisa orang tua terapkan agar anak tak lagi mencoret-coret dinding rumah.

1. Sediakan Dinding Khusus untuk Menggambar

cara mengatasi anak yang suka coret dinding - 1

Foto: Orami Photo Stock

Akan sangat sulit bagi orang tua untuk mengubah kebiasaan anak.

Maka, salah satu solusi yang bisa digunakan, yakni menyediakan dinding khusus untuk menggambar sebagai alternatifnya.

Misalnya, dengan memperbolehkan salah satu dinding di kamar anak sehingga mereka bisa berkreasi secara bebas.

Dengan demikian, keinginan Si Kecil tetap bisa tersalurkan. Moms pun dapat menyelamatkan dinding-dinding lainnya di rumah.

Lebih bagus lagi, jika Moms dan Dads menyediakan dinding dengan cat yang dapat dihapus.

Jadi, anak memiliki papan tulis besar di rumah mereka untuk menggambar, mencoret-coret, dan membuat apa pun.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Mainan untuk Anak 4 Tahun, Bikin Anak Makin Kreatif!

2. Gunakan Alat Tulis yang Mudah Dihapus

cara mengatasi anak yang suka coret dinding - 2

Foto: Orami Photo Stock

Menyediakan alat tulis, seperti crayon yang bisa dilap atau dicuci juga menjadi pilihan bagus untuk mengatasi anak yang suka mencoret-coret dinding.

Jadi, setiap kali Si Kecil menggambar mahakarya mereka di dinding, Moms yakin bahwa coretan itu tidak permanen dan dapat dihapus.

Selain itu, sebaiknya Moms dan Dads selalu memberikan edukasi pada anak bahwa kertas adalah media gambar yang sesungguhnya.

Lalu, arahkan Si Kecil untuk mulai menggambar di kertas.

Dengan cara ini, anak pun akan mengerti dan mengingat hal tersebut hingga mereka tumbuh besar.

Baca Juga: 9 Cara Mengajarkan Anak Menulis Namanya Sendiri

3. Sediakan Media Lain untuk Berkreasi

cara mengatasi anak yang suka coret dinding - 3

Foto: Orami Photo Stock

Moms dan Dads bisa mengarahkan keinginan anak untuk mencoret dinding dengan menyediakan media lain sebagai alternatif.

Misalnya, kanvas yang besar, halaman depan rumah, atau lantai kamar mandi.

Ajak mereka untuk menyalurkan kreativitas dan berkreasi tanpa batas menggunakan berbagai media tersebut.

Saat mengajak anak menggambar di halaman depan atau lantai kamar mandi, pastikan untuk menggunakan alat tulis yang mudah dihapus ya, Moms.

Selain bisa mengurangi keinginan anak dalam mencoret-coret dinding, cara ini juga bisa membantu Si Kecil dalam bereksplorasi.

Apabila semua cara di atas tidak membantu, sebaiknya Moms dan Dads tetap sabar.

Janganlah menggunakan hukuman dan mengekspresikan kemarahan karena itu tidak akan membantu sama sekali.

Ingatlah bahwa anak-anak juga meniru perilaku, dan ketika orang tua mereka marah, biasanya anak cenderung melakukan hal yang sama sehingga mengeluarkan reaksi memberontak.

Sebaliknya, beri tahu pada anak tentang alasan mengapa mereka tak diperbolehkan untuk mencoret dinding.

Edukasi perlahan dan lakukan secara terus-menerus hingga anak mengerti.

Cara ini memang tidak instan, tetapi lebih efektif daripada memarahi mereka.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4543818/
  • https://sweetnsourtoddlers.com/6-fascinating-reasons-why-toddlers-draw-on-walls-and-how-you-can-stop-them/
  • https://parenting.firstcry.com/articles/your-baby-wont-be-spoiling-your-walls-with-her-scribbling-with-these-4-easy-tricks-in-place/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait