Kesehatan

19 Agustus 2021

Apa Itu Crohn's Disease? Kenali Gejala Penyakit Radang Usus Kronis Ini

Penyakit Crohn umumnya muncul pada bagian usus kecil tepatnya pada bagian ileum dan usus besar (kolon)
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Crohn's disease atau penyakit Crohn adalah salah satu penyakit radang usus kronis yang menyebabkan terjadinya peradangan pada seluruh lapisan dinding sistem pencernaan, mulai dari mulut hingga ke anus.

Akan tetapi crohn's disease umumnya muncul pada bagian usus kecil tepatnya pada bagian ileum dan usus besar (kolon).

Penderita crohn's disease memiliki masa remisi yaitu masa tidak timbul gejala apa pun atau hanya mengalami gejala-gejala ringan. Masa remisi ini akan diikuti masa kekambuhan dan terkadang menyulitkan penderitanya.

Gejala yang muncul pada penderita crohn's disease berbeda-beda, mulai dari ringan hingga yang sangat parah, dan dapat mengenai bagian mana saja pada sistem pencernaan tubuh penderitanya.

Jika Moms masih asing dengan crohn's disease, yuk simak artikel di bawah ini!

Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Moms Harus Menjaga Kesehatan Usus Anak!

Apa itu Crohn’s Disease?

Crohn’s disease.jpeg

Foto: genengnews.com

Melansir Mayo Clinic, crohn’s disease adalah jenis penyakit radang usus atau inflammatory bowel disease (IBD). Ini menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan, yang dapat menyebabkan sakit perut, diare parah, kelelahan, penurunan berat badan dan kekurangan gizi.

Peradangan yang disebabkan oleh crohn’s disease dapat melibatkan berbagai area saluran pencernaan pada orang yang berbeda. Peradangan ini sering menyebar ke lapisan usus yang lebih dalam.

Crohn’s disease bisa menyakitkan dan melemahkan, dan terkadang dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.

Kisaran tingkat keparahan crohn’s disease ringan hingga melemahkan. Gejalanya bervariasi dan dapat berubah seiring waktu.

Meskipun tidak ada obat yang diketahui untuk crohn’s disease, terapi dapat sangat mengurangi tanda dan gejalanya dan bahkan membawa remisi jangka panjang dan penyembuhan peradangan. Dengan pengobatan, banyak orang dengan crohn’s disease dapat kembali sehat.

Baca Juga: Mengenal FODMAP Diet untuk Penderita Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS)

Penyebab Crohn's Disease

Crohn's Disease

Foto: Orami Photo Stock

Tidak jelas apa yang menyebabkan crohn’s disease. Namun, faktor-faktor berikut dapat memengaruhi resiko, seperti lingkungan, gen, dan sistem kekebalan tubuh.

Melansir Healthline, hingga 20% orang dengan crohn’s disease juga memiliki orangtua, anak, atau saudara kandung dengan penyakit tersebut.

Orang dengan crohn's disease juga lebih mungkin mengembangkan infeksi usus dari bakteri, virus, parasit, dan jamur. Hal ini dapat mempengaruhi keparahan gejala dan menciptakan komplikasi.

Crohn's disease dan perawatannya juga dapat memengaruhi sistem kekebalan, membuat jenis infeksi ini semakin parah.

Infeksi ragi sering terjadi pada crohn's disease dan dapat mempengaruhi paru-paru dan saluran usus. Penting agar infeksi ini didiagnosis dan diobati dengan benar dengan obat antijamur untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Baca Juga: Stop Bingung dan Tertukar, Ini Beda Infeksi Virus dan Bakteri pada Anak

Gejala Crohn's Disease

Gejala Crohn's Disease

Foto: Orami Photo Stock

Gejala yang muncul pada penderita crohn’s disease berbeda-beda, tergantung dari bagian sistem pencernaan yang terpengaruh, luas lokasi peradangan, dan tingkat keparahannya penyakitnya. Gejala penyakit biasanya berkembang seiring waktu. Umumnya gejala awal muncul saat masa kanak-kanak atau saat usia dewasa awal.

Berikut ini adalah gejala-gejala umum yang muncul akibat crohn’s disease:

  • Sakit perut.
  • Diare.
  • Mual dan muntah.
  • Tidak nafsu makan.
  • Penurunan berat badan.
  • Tinja bercampur lendir dan darah.
  • Sariawan.
  • Demam.
  • Gejala Anemia.
  • Munculnya saluran lain yang abnormal di sekitar dubur (fistula ani).

Selain gejala-gejalatersebut, crohn’s disease juga dapat menimbulkan peradangan di bagian tubuh lain, seperti mata, kulit, sendi, hati, dan saluran empedu.

Pada anak-anak, peradangan di sistem pencernaannya, terlebih yang terjadi secara berulang, bisa menghambat penyerapan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Akibatnya, tumbuh kembang anak dapat terganggu.

Kadang-kadang mungkin untuk salah mengira gejala ini dengan kondisi lain, seperti keracunan makanan, sakit perut, atau alergi. Moms harus menemui dokter jika salah satu dari gejala ini terus terjadi walau sudah ditangani.

Gejalanya bisa menjadi lebih parah seiring perkembangan crohn’s disease, seperti:

  • Fistula perianal, yang menyebabkan rasa sakit dan drainase di dekat anus
  • Bisul yang dapat terjadi di mana saja dari mulut ke anus
  • Radang sendi dan kulit
  • Sesak napas atau penurunan kemampuan berolahraga karena anemia

Deteksi dan diagnosis dini dapat membantu Moms menghindari komplikasi parah dan memungkinkan untuk memulai perawatan lebih awal.

Baca Juga: Bagaimana Mengatasi Asam Lambung Naik Saat Hamil?

Perawatan untuk Crohn's Disease

Crohn's Disease

Foto: Orami Photo Stock

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika terjadi perubahan pada sistem yang dapat menjadi tanda crohn's disease, seperti:

Hingga saat ini masih belum ada obat untuk penyakit crohn's disease, tetapi perawatan medis dapat membantu mengurangi atau mengendalikan gejalanya.

Perawatan utama adalah:

  • obat-obatan untuk mengurangi peradangan pada sistem pencernaan – biasanya tablet steroid
  • obat-obatan untuk menghentikan peradangan kembali – baik tablet atau suntikan
  • operasi untuk mengangkat sebagian kecil dari sistem pencernaan – terkadang ini bisa menjadi pilihan pengobatan yang lebih baik daripada obat-obatan

Moms biasanya akan memiliki tim profesional kesehatan yang membantu selama perawatan, biasanya termasuk dokter umum, perawat spesialis, dan dokter spesialis.

Sebagai penyakit kronik yang terjadi dalam jangka waktu panjang dan dapat kambuh kembali, penderita crohn's disease perlu rutin kontrol kesehatan ke dokter guna memantau perkembangan penyakit dan mencegah terjadinya komplikasi.

Baca Juga: Kenali 5 Tanda Peradangan Usus Besar, dari Diare Sampai Kelelahan

Itu dia Moms informasi seputar crohn's disease yang mungkin masih asing terdengar. Semoga dapat menambah wawasan ya!

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/crohns-disease/symptoms-causes/syc-20353304
  • https://www.nhs.uk/conditions/crohns-disease/
  • https://www.crohnscolitisfoundation.org/what-is-crohns-disease
  • https://www.healthline.com/health/crohns-disease#causes
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait