Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Health | Mar 7, 2019

Cukup Tidur Tapi Terus Mengantuk, Ternyata Ini 5 Penyebabnya!

Bagikan



Mengantuk biasanya terjadi akibat respon tubuh yang mulai lelah dan butuh istirahat. Ternyata mengantuk bisa terjadi terus menerus pada orang yang justru sudah memiliki jam istirahat yang baik.

Kalau Moms termasuk wanita yang aktif, hal ini pasti akan menghambat aktivitas Anda. Bisa-bisa akan banyak pekerjaan yang terbengkalai karena sering tertidur.

Untuk itu, ada yang perlu Moms ketahui untuk hal ini. Berikut mengapa seseorang bisa mudah sekali mengantuk walau cukup tidur.

Baca Juga : Posisi Tidur Mencerminkan Kepribadian Anda!

1. Hypersomnia

Seseorang yang mengalami keinginan tidur secara terus menerus adalah penderita hypersomnia. Mereka selalu merasa mengantuk juga sulit berpikir cepat.

Kondisinya berbanding terbalik dengan penderita Insomnia. Tapi, penyebabnya sama-sama berpusat di sistem kerja otak. Karena semua aktivitas manusia berpusat di otak.

Untuk mengobatinya, perlu ada terapi stimulus sistem otak pusat oleh tenaga medis spesialis agar otak dapat bekerja secara optimal kembali.

2. Gangguan Mental

Kuantitas tidur harusnya berbanding lurus dengan kualitas tidur. Tapi ini tidak berlaku jika Moms sedang berada dalam kondisi emosi yang tidak stabil.

Panjangnya durasi tidur orang yang menderita gangguan mental, tidak akan berpengaruh di keesokan paginya.

Jika Anda masih merasa cemas, sedih, bahkan merasa depresi, di siang harinya Moms akan merasa kantuk berkepanjangan. 

3. Central Sleep Apnea

Central sleep apnea adalah gangguan tidur dimana pernapasan terhenti sejenak saat tidur.

Gangguan tidur ini disebabkan ketika otak gagal menerima signal ke otot yang dapat mengontrol sistem pernapasan.

Saat terbangun, penderita mengalami kekurangan oksigen pada otak yang menyebabkan rasa kantuk sehari penuh.

Kondisi ini semakin diperparah dengan rasa sakit kepala dan sulit berkonsenterasi.

Jika Moms mengalami gangguan seperti ini, risiko penyakit serius bisa menghampiri Anda seperti serangan jantung, stroke, atau peradangan pada otak.

Baca Juga : Susah Tidur? Hadirkan 5 Tanaman Ini Di Kamar Tidur Agar Bisa Tidur Nyenyak

4. Nokturia

Pada orang dengan kondisi kesehatan yang baik, tidur 6-8 jam di malam hari biasanya bisa dilakukan dengan normal tanpa gangguan apapun.

Tapi berbeda dengan penderita Nokturia, gangguan tidur terjadi ketika seseorang selalu merasa ingin buang air kecil di malam hari.

Frekuensi buang air kecil yang sering dapat mengganggu kualitas tidur Anda tentunya. Nokturia ini juga mengindikasikan beberapa penyakit.

Jika Moms mengalami gejala seperti ini, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter.

5. Penyakit Kronis

Jika Moms mengalami rasa kantuk berkepanjangan, sampai banyak hal-hal yang merugikan terjadi pada diri Anda, jangan dibiarkan begitu saja Moms!

Bisa jadi Moms mengalami penyakit serius. Penyakit ini bisa jadi dari gangguan jantung, gangguan sistem peredaran darah, atau gangguan hati.

Upayakan untuk memulai gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat, rutin berolahraga ( ini sangat dianjurkan ) , dan juga meminimalisir stress.

(LMF)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.