Kesehatan Umum

3 November 2021

Dada Terasa Panas? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Beda penyebab, beda juga gejala yang dirasakan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Dada terasa panas bisa jadi indikator penyakit yang menakutkan, lho Moms. Terutama jika Moms termasuk orang yang peduli dengan kesehatan jantung.

Meski begitu, ada banyak kemungkinan yang membuat dada terasa panas. Yuk simak ulasannya untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Rasa sakit, terbakar, dan sensasi tidak nyaman lainnya di dada menyebabkan 8 juta kunjungan ruang gawat darurat setiap tahun. Akan tetapi, hanya sebagian kecil dari kasus ini yang benar-benar mengancam jiwa.

Meski dada terasa panas kerap dikaitkan dengan penyakit jantung, tetapi ada beberapa masalah kesehatan lain yang juga melatarbelakangi kondisi itu. Ada berbagai alasan yang menyebabkan dada terasa panas.

Biasanya karena mulas atau masalah pencernaan lainnya, tetapi cedera dan serangan panik juga dapat menyebabkan dada terbakar. Kondisi yang lebih serius, seperti serangan jantung atau diseksi aorta, juga dapat menyebabkan dada terasa panas.

Siapa pun yang mengalami gejala masalah ini harus mencari perhatian medis. Seorang dokter dapat membantu mendiagnosis dan mengobati masalah ini.

Untuk memastikan penyebab dada terasa panas, Moms perlu memastikan beberapa gejala lain yang menyertai kondisi tersebut.

Baca Juga: Kenali Gejala STEMI, Jenis Serangan Jantung yang Menyebabkan Kematian Mendadak

Penyebab Dada Terasa Panas

dada terasa panas

Foto: belmarrahealth.com

Cukup banyak kondisi yang membuat dada terasa panas. Sebagian besar kasus dada terasa panas bukan masalah kesehatan serius.

Meski beberapa mengaitkannya dengan salah satu penyakit paling mematikan di dunia, yakni jantung.

Penting bagi Moms mengetahui beberapa penyebab dan gejala yang menyertai dada terasa panas.

Berikut adalah beberapa ulasan kondisi medis yang jadi penyebab dada terasa panas, seperti dilansir Medical News Today dan Healthline.

1. Masalah dengan Paru-paru

Masalah dengan partu-paru juga bisa membuat dada terasa panas. Misalnya, infeksi paru-paru dan radang paru-paru dapat menyebabkan rasa sakit yang membakar di dada atau paru-paru, terutama saat bernapas atau saat bergerak atau berolahraga.

2. Maag

Mulas, atau refluks asam, adalah salah satu penyebab paling umum dari terasa panas. Sensasinya berkisar dari ketidaknyamanan ringan hingga rasa sakit yang hebat.

Mulas terjadi ketika asam dari lambung naik kembali ke kerongkongan. Ini lebih sering terjadi pada wanita hamil, orang dengan penyakit refluks gastroesofageal, dan mereka yang menderita hernia hiatus.

Mengkonsumsi makanan dan minuman asam, seperti tomat dan alkohol, dapat meningkatkan risiko sakit maag. Merokok tembakau juga dapat meningkatkan risiko.

Baca Juga:Maag Akut, Peradangan atau Pembengkakan Tiba-tiba pada Lapisan Lambung

3. Cedera Otot atau Tulang

Cedera otot dapat menyebabkan dada terasa terbakar, terutama saat menggunakan otot yang cedera untuk mengangkat benda berat. Cedera pada tulang rawan atau tulang juga dapat menyebabkan nyeri dan rasa terbakar di dada.

4. Masalah Pencernaan Lainnya

Masalah gastrointestinal lainnya juga dapat menyebabkan dada terasa panas. Beberapa mungkin menyebabkan gejala yang mirip dengan mulas.

Misalnya, orang dengan batu empedu atau masalah kesehatan hati mungkin mengalami mulas yang hebat. Jika rasa sakit tidak membaik setelah minum antasida atau obat mulas lainnya, masalahnya mungkin karena hal lain, seperti batu empedu, penyakit hati, atau pankreatitis.

5. Serangan Panik

Serangan panik dapat terjadi ketika seseorang merasa diliputi kecemasan atau panik. Jantung bisa berpacu dan menyebabkan rasa sakit atau tidak nyaman di dada. Saat kepanikan memburuk, dada pun tarasa nyeri dan panas.

Serangan panik tidak akan menyebabkan serangan jantung, tetapi keduanya bisa terasa serupa. Ketika gejala terjadi setelah trauma, atau pada seseorang dengan riwayat kecemasan atau panik, serangan panik lebih mungkin terjadi daripada serangan jantung. Jika ragu, seseorang harus pergi ke ruang gawat darurat.

Baca Juga: 5 Masalah Pencernaan Bayi yang Paling Umum Beserta Solusinya

6. Menyusui

Menyusui dapat menyebabkan berbagai sensasi baru dan asing di dada saat payudara mengembang, berkontraksi, dan menyesuaikan diri dengan menyusui bayi.

Beberapa wanita mengalami dada terasa panas, rasa sakit yang tajam, dalam, menusuk sebagai bagian dari pengeluaran ASI mereka. Yang lain mengembangkan infeksi yang disebut mastitis, yang dapat menyebabkan rasa terbakar di kulit dan jaringan payudara.

Beberapa orang mengalami kejang singkat di pembuluh darah puting susu mereka setelah menyusui. Rasa sakitnya bisa tajam, membakar, dan sangat menyakitkan, tetapi biasanya hanya berlangsung beberapa menit.

7. Masalah Kesehatan Pembuluh Darah Lainnya

Masalah dengan pembuluh darah yang membawa darah ke dan dari jantung dan paru-paru dapat menyebabkan dada terasa terbakar. Misalnya, diseksi aorta terjadi ketika aorta, yang merupakan pembuluh darah besar, robek.

Tanpa pengobatan segera, bisa berakibat fatal. Emboli paru adalah masalah pembuluh darah lainnya. Ini terjadi ketika gumpalan darah terlepas dan mengalir ke paru-paru. Ini dapat merusak paru-paru dan jantung, dan juga bisa berakibat fatal.

Baca Juga: Mengenal Vaskulitis, Penyakit Peradangan pada Pembuluh Darah

8. Penyakit Jantung

Meskipun banyak jenis nyeri dada, termasuk dada terasa panas, dapat mengindikasikan adanya masalah pada jantung, hal itu tidak selalu berarti bahwa seseorang mengalami serangan jantung.

Angina adalah istilah yang digunakan dokter untuk menyebut nyeri dada saat jantung tidak mendapatkan cukup oksigen. Penyebab paling umum dari angina adalah penyakit jantung koroner, yaitu suatu kondisi yang menghalangi aliran darah ketika plak menumpuk di pembuluh darah.

Seorang dokter mungkin memperlakukan angina sebagai tanda peringatan bahwa seseorang berisiko mengalami serangan jantung.

Sulit untuk membedakan rasa sakit angina dari serangan jantung. Bahkan dokter biasanya tidak bisa membedakan hanya berdasarkan gejalanya saja.

Untuk alasan ini, seseorang harus pergi ke ruang gawat darurat untuk setiap angina yang tidak hilang atau memburuk dari waktu ke waktu. Seseorang yang sebelumnya menderita angina tetapi pola anginanya berubah (angina tidak stabil) juga harus mencari perawatan darurat.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Hidup, Yuk Hafalkan Gerakan Senam Jantung Sehat!

Gejala Dada Terasa Panas

dada terasa panas

Foto: healthline.com

Sensasi dada terasa panas memang tidak bisa langsung diidentifikasi sebagai penyakit kronis yang membutuhkan bantuan medis. Ada beberapa gejala yang menyertai gangguan dada terasa panas untuk menentukan penyebabnya.

Setelah melihat gejala-gejala yang menyertai dada terasa panas, Moms baru bisa menentukan langkah selanjutnya. Apakah harus segera datang ke gawat darurat, membuat janji dengan dokter, atau melakukan pengobatan sederhana di rumah.

Untuk mengetahui penyebab dada terasa panas, berikut adalah gejala-gejala yang menyertai dada terasa panas.

1. Dada Terasa Panas Akibat Maag

  • Bersendawa
  • Terbakar di tenggorokan
  • Rasa sakit yang dimulai segera setelah makan
  • Rasa sakit yang semakin parah saat berbaring.

2. Dada Terasa Panas Akibat Masalah Pencernaan Serius

  • Urin yang sangat gelap
  • Buang air besar yang sangat ringan atau jarang
  • Rasa sakit yang hebat di mana saja di perut, tetapi terutama di sisi kanan atas, di bawah atau di dekat tulang rusuk.

3. Dada Terasa Panas Akibat Cidera Otot atau Tulang

  • Rasa sakit hanya muncul pada posisi tertentu atau saat mengangkat benda berat
  • Rasa sakit berubah dengan pijatan atau tekanan pada area tersebut
  • Ada pembengkakan di area dada yang nyeri.

Baca Juga: Tak Selalu Serangan Jantung, Ini 4 Penyakit Lain yang Diawali dengan Nyeri Dada

4. Dada Terasa Panas Akibat Menyusui

  • Seorang wanita yang sedang menyusui, baru saja melahirkan, atau baru saja berhenti menyusui
  • Rasa sakitnya terutama di satu atau kedua sisi dada, bukan di tengah dada
  • Perubahan lain pada payudara - seperti nyeri pada puting susu, peningkatan ukuran payudara, atau perubahan kulit - terjadi bersamaan dengan rasa sakit.

5. Dada Terasa Panas Akibat Angina atau Masalah Jantung

  • Rasa sakit, tekanan, atau rasa terbakar di dada
  • Mual
  • Rasa sakit yang datang dan pergi
  • Merasa terengah-engah atau terengah-engah
  • Rasa sakit yang menjalar ke rahang atau bahu.

6. Dada Terasa Panas Akibat Masalah Pembuluh Darah

  • Nyeri terbakar di dada, yang mungkin mengindikasikan diseksi aorta
  • Tekanan dada atau rasa terbakar yang memburuk dengan olahraga
  • Rasa sakit yang tiba-tiba disertai dengan kesulitan bernapas atau pusing.

7. Dada Terasa Panas Akibat Masalah Kesehatan Paru-paru

  • Rasa sakit yang menyebar ke punggung, bahu, lengan kiri, atau rahang
  • Kebingungan, kesulitan bernapas, atau kehilangan kesadaran
  • Rasa sakit yang hebat yang muncul tiba-tiba
  • Terbakar yang semakin parah atau tidak merespons perawatan di rumah
  • Pernapasan cepat atau detak jantung yang cepat
  • Sensasi menghancurkan atau mengencangkan di dada.

Orang yang mengalami rasa sakit terbakar yang membuat sulit bernapas harus segera menemui dokter, karena mungkin sulit untuk membedakan gejala ini dari gejala serangan jantung.

Dokter juga dapat membantu mendiagnosis dan mengobati masalah kesehatan paru-paru lainnya, seperti pneumonia.

Baca Juga: Cari Tahu Apa Saja Minuman Pembersih Paru-Paru, Cegah Gangguan Pernapasan

Cara Mengatasi Dada Terasa Panas

dada terasa panas

Foto: verywellmind.com

Cara terbaik mengatasi dada terasa panas adalah dengan segera menghubungi dokter, di mana dokter dapat mendiagnosis penyebab rasa dada terasa panas.

Biasanya dokter akan melakukan beberapa langkah untuk mendiagnosis penyebab dada terasa terbakar yang Moms alami. Dengan begitu, dokter pun akan memberikan rekomendasi pengobatan sesuai dengan hasil diagnosis.

Berikut adalah beberapa langkah yang biasa dokter lakukan untuk mendiagnosis penyebab dada terasa terbakar.

  • Riwayat medis lengkap
  • Pemeriksaan fisik untuk memeriksa detak jantung dan nadi, mencari pembengkakan, dan menilai kesehatan otot dan organ
  • Pemeriksaan darah untuk memeriksa infeksi atau perubahan yang mungkin mengindikasikan serangan jantung atau masalah jantung lainnya
  • Elektrokardiogram, yang mengukur aktivitas listrik di jantung
  • Rontgen dada
  • CT scan.

Baca Juga: 6 Penyebab Nyeri Dada Sebelah Kiri dan Cara Mengatasinya, Yuk Simak!

Mengatasi Dada Terasa Panas di Rumah

Beberapa strategi manajemen rumah dapat membantu meredakan dada terasa panas dan menentukan apakah seseorang memerlukan perawatan darurat. Namun, jika rasa sakit tidak membaik, parah, atau menunjukkan serangan jantung, mereka harus segera mencari pertolongan medis.

Ada beberapa cara sederhana untuk mengatasi dada terasa panas yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama, di rumah. Berikut adalah beberapa langkah untuk meredakan dada terasa panas.

  • Berbaring dan mengambil napas dalam-dalam yang lambat
  • Minum antasida
  • Memijat lembut area yang sakit
  • Minum segelas air
  • Mengubah posisi
  • Mengoleskan kompres panas atau hangat ke payudara yang sakit atau nyeri.

Pengobatan dada terasa panas cukup bervariasi, tergantung pada penyebabnya. Jika penyebab dada terasa terbakar adalah masalah pencernaan, Moms bisa mengubah pola makan.

Sedangkan kondisi jantung atau paru-paru yang lebih serius sering menuntut perubahan gaya hidup yang komprehensif. Seseorang yang mengalami serangan jantung mungkin memerlukan pengencer darah atau operasi, seperti operasi bypass.

Orang tidak boleh mencoba mengobati nyeri dada kronis di rumah, terutama jika mereka tidak mengetahui penyebab yang mendasarinya. Bahkan sakit maag kronis dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang. Hanya dokter yang dapat mendiagnosis penyebabnya dan merekomendasikan perawatan yang tepat.

  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/326273#when-to-see-a-doctor
  • https://www.healthline.com/health/chest-burning-covid#covid-19-vaccines
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait