Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Sex & Relationship | Apr 15, 2019

Dampak Buruk yang Terjadi Jika Jarang Berkomunikasi dengan Pasangan

Bagikan


jarang komunikasi dengan pasangan

Dalam menjalani hubungan dalam ikatan pernikahan, Moms dan pasangan harus memenuhi beberapa faktor penting. Mulai dari mau berkorban, terbuka, dan menjalin komunikasi yang baik.

Dari banyak faktor di atas, faktor komunikasi menjadi salah satu yang terpenting untuk jadi perhatian. Menyatukan dua kepala berbeda dengan latar belakang berbeda dan kebiasaan berbeda pastinya menjadi hal yang sulit.

Dari perbedaan tersebut pastinya mempengaruhi kebiasaan komunikasi yang berbeda pula. Komunikasi adalah salah satu hal terpenting dalam hidup dan menyangkut setiap aspek kehidupan.

Tak jarang Moms dan pasangan punya masalah dalam hal komunikasi. Dalam kehidupan keluarga, Moms dan pasangan harus bisa berkomunikasi dengan satu sama lain.

Tingkat keharmonisan keluarga bisa dilihat dari bagaimana pasangan tersebut berkomunikasi satu sama lain.

Komunikasi bisa menyelesaikan banyak hal, mulai dari menghindarkan dari masalah hingga mengurangi kebencian akan suatu hal yang pasangan Moms miliki.

Gaya komunikasi antara satu pasangan dengan pasangan lain tentunya berbeda. Dari situ Moms dan pasangan harus membuat metode komunikasi sendiri untuk menyelesaikan masalah dalam keluarga.

Berbahaya jika Moms dan pasangan punya kebiasaan jarang berkomunikasi. Dengan itu akan ada banyak hal yang tidak dimengerti oleh Moms dan pasangan.

Moms harus mulai mengkomunikasikan segala hal kepada pasangan. Tujuannya adalah Moms bisa semakin terbuka, jujur, dan membuat pasangan juga mau melakukan hal yang sama.

DIkutip dari Match.com, ada beberapa hal yang bisa terjadi jika Moms dan pasangan punya kebiasaan jarang berkomunikasi. Apa saja? Berikut daftarnya!

Baca Juga: 3 Cara Komunikasi Ini Bisa Menimbulkan Konflik Dengan Pasangan

1. Saling Menghindar

dampak jarang komunikasi dengan pasangan

foto: Greatist

Jika Moms dan pasangan mengalami masalah komunikasi, bisa jadi yang terjadi Moms dan pasangan akan saling menghindar. Kondisi ini tidak mendapatkan jalan keluar akan cenderung membuat masing-masing pergi dan mencari jalan sendiri.

Dengan berkomunikasi baik Moms dan pasangan akan merasakan dicintai dan dihargai. Perasaan baik akan menjaga Moms dan pasangan akan jadi pasangan yang diinginkan banyak orang.

Terhambatnya komunikasi di beberapa waktu menjadi hal yang wajar dan biasa terjadi. Dari situ kita harusnya jangan jadi orang yang mudah menyerah dan menghindar dari pasangan.

2. Diam

dampak jarang komunikasi dengan pasangan

foto: Healthy Woman

Ada beberapa pasangan yang punya kebiasaan buruk dengan diam saat ada sesuatu dan membiarkan pasangannya berpikir apa yang sedang dialami.

Dengan diam dan memasang wajah kurang enak Moms mau pasangan tahu apa yang sedang terjadi dan apa yang harus dilakukan.

Jeffrey S Kaye yang merupakan seorang psikoterapis mengatakan bahwa salah besar ketika merasa diam. "Salah besar jika berpikir tidak membicarakan hal bersama pasangan akan menjadi baik untuk keluarga,” jelasnya.

Dengan pemikiran bahwa pasangan Moms sudah mengerti dengan diam maka yang akan terjadi adalah kesalahpahaman dan pertengkaran.

Percayalah ketika Moms dan pasangan melakukan itu kalian berada dalam momen yang salah dan harus diperbaiki.

Baca Juga: Jangan Lakukan Ini Setelah Bertengkar dengan Suami

3. Egois

dampak jarang komunikasi dengan pasangan

foto: Bustle

Tidak mau berkomunikasi dengan pasangan bukannya membuat Moms semakin terlihat hebat, melainkan egois. Kadang ada sebagian besar orang yang menilai diam dan jarang berkomunikasi adalah orang hebat yang keren.

Berbeda jika Moms melihat itu dari segi hubungan keluarga. Saat sudah dalam hubungan pernikahan, fokus dan prioritas Moms dan pasangan harus sudah berubah.

Moms harus tetap menomor satukan bagaimana bersama menjaga hubungan ini dengan baik. Menurut Erika Krull seorang profesor kesehatan, egois dan fokus pada diri sendiri bisa terlihat dari kelemahan komunikasi di keluarga.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa terjadi jika Moms dan pasangan jarang berkomunikasi. Ingat ya Moms, selalu komunikasikan segala sesuatu dengan pasangan.

(GSA/AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.