Pernikahan & Seks

PERNIKAHAN & SEKS
3 Februari 2020

Dampak Kekerasan Rumah Tangga Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Kekerasan rumah tangga bisa punya dampak seumur hidup bagi korbannya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, tentu tidak ada seorang wanita pun yang ingin bertahan dalam rumah tangga yang penuh kekerasan. Namun, selalu saja ada alasan untuk tinggal. Entah karena sangat mencintai sang suami atau karena demi anak-anak.

Dilansir dari Joyful Heart Foundation, para penyintas kekerasan rumah tangga bisa menghadapi dampak yang berkelanjutan dan menantang setelah mengalami pelecehan fisik, mental, dan emosional.

Butuh waktu bagi seorang yang selamat untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan di lingkungan yang aman, terutama jika sang pelaku sangat kejam atau melakukan tindakan selama periode waktu yang lama.

Efek dari trauma ini pun bisa sangat bervariasi bagi tiap orang, Moms. Sebab, respon individu terhadap stres, usia, dan frekuensi dan tingkat keparahan pelecehan berbeda-beda.

Lantas, apa saja dampak kekerasan rumah tangga bagi Moms? Simak selengkapnya di bawah ini.

Baca Juga: Jadi Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga? Ini 6 Cara Menghadapinya

Dampak Kekerasan Rumah Tangga bagi Fisik

Alami Kekerasan Rumah Tangga? Ini Dampaknya bagi Moms! 3.jpg

Foto: unsplash.com

Berikut ini beberapa dampak kekerasan rumah tangga dalam segi fisik yang bisa Moms alami:

  • Memar di sekujur tubuh atau sekitar mata
  • Tanda merah atau ungu di leher
  • Pergelangan tangan terkilir atau patah
  • Merasa sangat kelelahan
  • Sesak napas
  • Tegang otot
  • Gemetar tanpa sadar
  • Perubahan pola makan dan tidur
  • Disfungsi seksual
  • Masalah siklus haid atau kesuburan pada wanita

Dampak Kekerasan Rumah Tangga bagi Mental

Alami Kekerasan Rumah Tangga? Ini Dampaknya bagi Moms! 2.jpg

Foto: unsplash.com

Selanjutnya, Moms juga akan merasakan dampaknya bagi kesehatan mental. Apa saja?

  • Gangguan stres pasca-trauma (PTSD), termasuk flashback, mimpi buruk, kecemasan berat, dan pikiran yang tak terkendali
  • Depresi, termasuk kesedihan berkepanjangan
  • Gelisah setiap waktu
  • Rendah harga diri dan rasa ingin tahu
  • Berpikir atau ada upaya bunuh diri. Apabila Moms atau orang lain yang Moms kenal merasa ingin bunuh diri, jangan ragu segera hubungi Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes (021-500-454) atau kirim e-mail ke komunitas Into The Light di intothelight.email@gmail.com
  • Penyalahgunaan alkohol dan narkoba

Baca Juga: Waspadai 4 Tindakan yang Termasuk Kekerasan dalam Rumah Tangga Ini

Dampak Kekerasan Rumah Tangga bagi Emosional

Alami Kekerasan Rumah Tangga? Ini Dampaknya bagi Moms! 3.jpg

Foto: pexels.com

Selain berdampak pada fisik dan mental, tentu kekerasan rumah tangga pun memiliki efek jangka panjang bagi kesehatan emosional seseorang. Berikut ini dampaknya:

  • Putus asa
  • Merasa tidak layak
  • Khawatir dan berkecil hati tentang amsa depan
  • Tidak mampu untuk percaya lagi
  • Mempertanyakan dan meragukan keyakinan spiritual
  • Tidak termotivasi

Apa yang Harus Dilakukan Korban Kekerasan Rumah Tangga?

Alami Kekerasan Rumah Tangga? Ini Dampaknya bagi Moms! 4.jpg

Foto: pixabay.com

Penelitian dari American Journal of Preventive Medicine yang berjudul Preventing Intimate Partner Violence, mengatakan bahwa meskipun korban tidak bisa mengendalikan pilihan pasangannya untuk menggunakan kekerasan, tetapi korban bisa mengubah respons mereka dan bertindak untuk meningkatkan keselamatan mereka sendiri.

Penelitian ini juga menyebutkan bahwa waktu yang paling berbahaya bagi seorang wanita korban kekerasan rumah tangga adalah ketika ia mencoba untuk pergi.

Maka, seorang perempuan harus memiliki dukungan sosial, keuangan, dan perlindungan hukum untuk pergi dengan aman.

Baca Juga: Waspadai 4 Tindakan yang Termasuk Kekerasan dalam Rumah Tangga Ini

Apabila Moms mengalami kekerasan rumah tangga, ada baiknya Moms berkonsultasi dengan ahlinya atau dengan keluarga dan sahabat untuk bisa segera mencari jalan keluar.

Sebab, mengalami kekerasan rumah tangga dalam waktu lama bisa memberi efek buruk bagi jiwa dan raga bahkan bisa berakhir kematian.

Artikel Terkait