Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kesehatan Anak | Feb 19, 2019

Demam Scarlet Pada Balita: Gejala, Penyebab, Dan Pengobatannya

Bagikan


demam scarlet

Moms, sudah pernahkah mendengar tentang demam scarlet pada balita?
Walau namanya jarang kita dengar, penyakit yang juga dikenal dengan nama scarlatina ini ternyata cukup umum terjadi pada anak berusia 2 hingga 10 tahun.
Untuk Moms yang memiliki anak dalam rentang usia tersebut, lebih baik baca dulu beberapa fakta berikut agar bisa lebih sigap menghadapi demam scarlet pada balita.


Penyebab Demam Scarlet Pada Balita

demam scarlet

Foto: whatparentsask.com

Dikutip dari Michael R. Wessels, MD, dari artikel Pharyngitis and Scarlet Fever di jurnal Basic Biology to Clinical Manifestations, demam scarlet pada balita sebenarnya termasuk dalam infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), yang disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus pyogenes.

Ini adalah jenis bakteri yang menimbulkan radang tenggorokan. 
Saat balita mengalami radang tenggorokan, bakteri Streptococcus melepaskan racun ke  dalam darah. Nah, balita yang tubuhnya sensitif terhadap racun akan mengalami demam scarlet, tapi tidak akan berpengaruh pada balita yang tubuhnya kebal.
Bakteri Streptococcus penyebab radang tenggorokan dan demam scarlet mudah menyebar melalui udara, air, maupun sentuhan dengan penderita.

Baca Juga: Anak Rewel dan Panas, Apakah Ini Tanda-tanda Tifus atau Demam?


Gejala Demam Scarlet Pada Balita

demam scarlet

Foto: medicalnewstoday.com

Pada umumnya, gejala paling awal demam scarlet adalah radang tenggorokan dan kenaikan suhu tubuh diatas 38°C.

William Blahd, MD, dokter spesialis UGD dari New York, mengatakan bahwa hal yang paling mudah dikenali dari demam scarlet adalah ruam yang muncul di kulit balita. Secara spesifik, berikut ini adalah gejala-gejala yang muncul di demam scarlet:

  • Satu atau dua hari setelah gejala awal, akan muncul banyak bentol kecil dan ruam merah. Biasanya dimulai dari area tenggorokan lalu menyebar ke bagian bawah.
  • Lidah berwarna putih dan perlahan berubah menjadi warna merah cerah.
  • Ruam terasa gatal dan berubah menjadi putih bila ditekan oleh jari. Area ruam merah juga terasa kasar bila disentuh.
  • Muncul lipatan merah di ketiak, siku, dan lutut.
  • Wajah terlihat merah tapi area di sekitar mulut terlihat pucat.
  • Mual , muntah, menggigil, sakit kepala, dan terkadang disertai sakit perut.

Pengobatan Demam Scarlet Pada Balita

demam scarlet

Foto: verywellfamily.com

Walau demam scarlet sempat dianggap sebagai penyakit serius yang berbahaya bagi anak dan balita, sekarang ini mudah disembuhkan dengan penggunaan antibiotik modern.
Saat Moms melihat gejala demam scarlet pada balita, sebaiknya segera bawa si kecil ke dokter untuk dilakukan tes laboratorium.

Jangan diabaikan ya Moms, karena bisa terjadi komplikasi yang lebih parah.

Bila hasil tes menunjukan adanya bakteri Streptococcus pada tenggorokan balita, dokter biasanya akan memberikan antibiotik untuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan bakteri.


Demam biasanya akan hilang dalam jangka waktu 12 hingga 24 jam setelah meminum antibiotik pertama, dan kondisi tubuh balita akan kembali pulih dalam 4 atau 5 hari setelah memulai pengobatan.


Jangan lupa ya Moms, antibiotik yang diresepkan oleh dokter harus selalu dihabiskan meski gejalanya sudah hilang.

Agar si kecil cepat pulih dari demam scarlet, selama masa pengobatan Moms perlu memastikan dia minum cukup banyak cairan serta menjaga ruangan tetap bersih dan sejuk.

Baca Juga: 4 Perawatan di Rumah yang Bisa Dilakukan Saat Anak Demam

Mencegah Tertular Demam Scarlet

demam scarlet

Foto: Livestrong.com


Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa Moms ajarkan pada balita untuk mengurangi resiko tertular demam scarlet. Contohnya adalah:

  • Sering mencuci tangan dengan sabun dan air hangat.
  • Menutup mulut dan hidung dengan tisu atau siku saat batuk atau bersin.
  • Tidak berbagi gelas, peralatan makan, handuk, atau alat kebersihan dengan orang lain.
  • Mencuci bersih peralatan makan dan minum sebelum digunakan.

Bagaimana menurut Moms, apalagi yang bisa dilakukan atau diajarkan agar buah hati tidak gampang tertular penyakit seperti demam scarlet?

(WA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.