Kesehatan

19 Januari 2018

Diare Pada Ibu Hamil, Bagaimana Mengatasinya?

Diare dapat menimbulkan dehidrasi yang berbahaya bagi kesehatan janin.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Tanya:

Saya lagi hamil 25 minggu dan saya mengalami diare berlendir sudah dua hari sampai perut atas melilit.

Selain diare saya juga mengalami sakit kepala yang sangat berat sampai jalan sempoyongan. Adakah obat diare yang aman untuk ibu hamil?

Jawab:

Diare penyebabnya bermacam-macam dapat disebabkan oleh virus, bakteri ataupun parasit.

Penggunaan obat diare yang dijual di pasaran tidak semuanya aman untuk ibu hamil. Untuk itu penanganan diare harus sesuai dengan penyebabnya.

Kebanyakan diare bisa reda dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari (biasanya diare yang disebabkan oleh virus).

Namun, selama mengalami diare, pastikan tubuh tidak kekurangan cairan agar Anda terhindar dari dehidrasi. Konsumsi banyak air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Atau Anda juga bisa mengonsumsi jus untuk mengganti vitamin, nutrisi, dan elektrolit yang hilang.

Jika Anda ingin mengonsumsi larutan oralit, pastikan Anda mengikuti aturan pakainya. Menjaga tubuh tetap terhidrasi bisa mengurangi risiko kelahiran prematur.

Perhatikan tanda-tanda kekurangan cairan atau dehidrasi seperti lemas, mukosa bibir kering, perasaan melayang, lemas, dan lain-lain.

Anda dapat mencoba obat attalpugit tapi jika tidak membaik dalam 24 jam sebaiknya periksakan diri anda ke dokter. Bila Anda khawatir atau diare bertambah parah dengan disertai dehidrasi segera memeriksakan diri ke dokter.

Dijawab oleh dr. Siska Rahmita Sari

Sumber: meetdoctor.com

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait