Selebriti

23 Maret 2021

Dinda Hauw Positif COVID-19 Saat Hamil, Bagaimana Dampaknya pada Kehamilan dan Janin?

Seberapa besar risiko pada ibu hamil dan janin?
placeholder

Foto: instagram.com/rey_mbayang

placeholder
Artikel ditulis oleh Teti
Disunting oleh Amelia Puteri

Dinda Hauw, istri dari Rey Mbayang yang tengah mengandung positif COVID-19 saat hamil. Kabar tersebut diungkapkan baik oleh Rey maupun Dinda di Instagram Stories masing-masing.

Sama-sama positif didiagnosa COVID-19, pasangan ini tidak lupa memohon doa untuk kesembuhan keduanya dan juga meminta pengikut mereka untuk selalu menjaga kesehatan dan melakukan protokol kesehatan.

Saat ini, baik Dinda maupun Rey tengah melakukan isolasi mandiri seperti anjuran dokter yang menangani mereka.

Meski keduanya mengungkapkan baik-baik saja, dan mengalami gejala ringan batuk dan demam, namun bagaimanakah dampak virus tersebut terutama bagi ibu hamil dan janin? Yuk simak bersama!

Baca Juga: 5 Pasangan Artis yang Menikah dengan Taaruf Selain Dinda Hauw dan Rey Mbayang

Risiko Positif COVID-19 Saat Hamil

obat-batuk-untuk-ibu-hamil.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Risiko keseluruhan COVID-19 pada wanita hamil menurut Mayo Clinic, bisa terbilang rendah atau sama dengan wanita yang tidak mengandung.

Namun, kehamilan meningkatkan risiko penyakit parah dan kematian akibat COVID-19.

Wanita hamil yang menderita COVID-19 tampaknya lebih mungkin mengalami komplikasi pernapasan yang membutuhkan perawatan intensif daripada wanita yang tidak hamil.

Bukan cuma itu, wanita hamil juga lebih mungkin menggunakan ventilator, apalagi jika ada gejala tambahan yang mungkin memperparah keadaan.

Dalam Centers for Disease Control and Prevention dijelaskan bahwa positif COVID-19 saat hamil dapat membuat Moms lebih rentan terhadap masalah pernapasan yang parah, seperti pneumonia, dibandingkan dengan wanita yang terinfeksi lainnya.

Baca Juga: Positif COVID-19 saat Hamil, Lakukan 4 Hal Ini!

Pengobatan COVID-19 Saat Hamil

Anemia pada Ibu Hamil: Gejala, Penyebab, Pengobatan, dan Cara Mencegah

Foto: Orami Photo Stock

Melansir Royal College of Obstetrics and Gynaecology di Inggris, hingga saat ini belum ada bukti bahwa wanita hamil yang terinfeksi COVID-19 berisiko tinggi mengalami keguguran, atau virus tersebut dapat menular ke janin.

Jika Moms memiliki kondisi positif COVID-19 saat hamil, pengobatan akan ditujukan untuk meredakan gejala dan mungkin termasuk mengonsumsi banyak cairan dan istirahat, serta menggunakan obat untuk menurunkan demam, meredakan nyeri atau mengurangi batuk.

Di sisi lain, pada tingkat keparahan tertentu tentu, ibu hamil yang positif COVID-19 akan mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Namun secara keseluruhan, perawatan pada ibu hamil dan tidak hamil hampir tidak jauh berbeda kecuali ibu hamil juga perlu berkonsultasi dengan dokter kandungan atau bidan yang menanganinya.

Baca Juga: Menjaga Kesehatan Mental Ibu Hamil Selama Pendemi COVID-19

Rekomendari Persalinan dengan COVID-19

Arti 10 Tahapan Pembukaan Persalinan yang Wajib Moms Tahu, Simak di Sini!.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Untuk ibu hamil dengan COVID-19 yang berencana akan melakukan operasi caesar, biasanya rencana operasi akan dijadwal ulang.

Selain itu, dianjurkan untuk terus menggunakan masker dan menjaga kebersihan hingga waktu persalinan termasuk juga saat awal kelahiran Si Kecil.

Moms akan diminta menjaga jarak dan berbagai langkah, agar Si Kecil memiliki risiko yang lebih rendah untuk tertular. Termasuk kemungkinan dipisahkan dari Si Kecil.

Ibu baru melahirkan dengan kondisi positif COVID-19 juga disarankan untuk membicarakan perubahan suasana hatinya agar tidak stres, kelelahan, dan kurang merasakan kegembiraan usai melahirkan.

Sangat disarankan untuk mencari bantuan tenaga kesehatan yang ahli, baik secara online maupun offline.

Tetap penting bagi Moms untuk menanyakan lebih detail tentang kebijakan yang berlaku di rumah sakit atau klinik saat melahirkan nanti. Tetapi, ada beberapa aturan umum saat melahirkan ketika pandemi COVID-19.

American College of Obstetricians and Gynecologists menyarankan agar Moms berkonsultasi ke dokter kandungan atau profesional perawatan kesehatan lainnya tentang rencana melahirkan.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait