Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




DNA Siapa yang Lebih Dominan pada Anak?

Bagikan


Setiap menantikan kehadiran buah hati pasti banyak yang akan menebak-nebak seperti apa rupanya. Lebih mirip Moms atau pasangan? Apakah bermata besar atau biasa saja? Apakah warna rambutnya akan hitam atau cokelat seperti pasangan Moms? Begitu banyak rasa penasaran yang terlintas ketika menunggu si kecil lahir. Berikut adalah warisan genetik orangtua yang menurun pada anak:

Warna rambut

Anak akan mewarisi warna rambut yang cenderung gelap dari orangtuanya. Jadi, misalkan Moms memiliki rambut berwarna hitam sedangkan pasangan Moms memiliki rambut berwarna pirang, maka anak Moms cenderung akan memiliki rambut berwarna hitam juga. Hal ini juga berlaku pada warna mata. Meskipun pasangan Moms memiliki mata berwarna biru, anak Moms tidak akan memiliki mata yang sama dengan ayahnya jika warna mata Moms cenderung lebih gelap.

Warna kulit

Jika Moms dan pasangan berkulit hitam, tidak mungkin Moms melahirkan seorang anak berkulit putih. Namun, jika salah satunya berkulit putih ada kecenderungan untuk memiliki anak dengan kulit putih atau biasa-biasa saja.

Bentuk mata

Kecenderungan anak memiliki mata yang besar sangat mungkin apabila ada genetik dari orangtuanya. Jadi, misalkan pasangan Moms memiliki mata yang biasa saja dan Moms sendiri bermata besar, anak Moms akan memiliki bentuk mata yang besar pula.

Tampilan fisik

Biasanya akan lebih dominan dari ayahnya. Simetri wajah dan jari tangan biasanya menurun dari sang ayah. Namun, untuk postur tinggi badan, baik Moms dan pasangan sama-sama menyumbang 35%.

Misalkan Moms dan pasangan tidak memiliki postur badan yang tinggi, namun anak Moms memiliki postur yang tinggi, maka 30% tersebut adalah berkat dari usahanya sendiri.

Sifat

Penelitian menyimpulkan bahwa hampir semua karakter psikologis anak sedikit banyak mendapat pengaruh dari genetika, terutama gen ibu. Maka, sering kali kita mendengar “Anak saya memiliki tingkat emosi yang sama seperti saya,” hal ini ada benarnya. Bahkan orangtua Moms pasti akan melihat cerminan diri Moms sewaktu masih kecil dalam diri anak Moms saat ini. Apakah anak Moms suka mendominasi, pemilih, atau mandiri?

Kecerdasan

Benarkah kecerdasan sang anak menurun dari gen ibu? Penelitian menunjukan gen ibu memang berpengaruh dalam kecerdasan anak. Namun, hal ini lebih memungkinkan terjadi pada anak laki-laki.

Hal ini dikarenakan wanita memiliki 2 kromosom X, sedangkan pria hanya memiliki 1 kromosom X yang memengaruhi tingkat kecerdasan anak. Namun begitu, faktor genetik memiliki peranan sebesar 48% dalam membentuk IQ anak. Sisanya adalah faktor lingkungan dan ketika anak masih dalam kandungan.

Bagaimanapun juga, anak memiliki warisan genetika dari keduaorangtuanya. Jika demikian, Moms juga harus membekali diri guna menjadi orangtua berkualitas agar anak Moms juga dapat mewarisi kualitas diri yang ada pada orangtuanya.

(DA)

Foto: huffingtonpost

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.