Parenting Islami

19 November 2021

Kumpulan Doa Agar Hujan Reda, Yuk Panjatkan Moms!

Ternyata, ada juga cerita di balik doa agar hujan reda lho Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Beberapa waktu terakhir ini sepertinya hujan mulai sering turun hampir di semua daerah ya Moms. Jika cuaca terasa mulai mengkhawatirkan, Moms juga bisa membaca doa ketika hujan dan doa agar hujan reda agar bisa menenangkan.

Mulai dari rintik hujan hingga hujan yang besar beserta angina dan juga petir, ternyata memiliki penjelasan dalam Alquran selain dari yang sering didapatkan dari ilmu pengetahuan.

Merujuk studi UIN Raden Intan Lampung, fenomena tentang hujan telah disebutkan dalam Alquran dan dapat diuraikan dalam kajian sains.

Seperti tentang proses turunnya hujan yang disebutkan dalam surat An-Nur ayat 43, dimana ayat tersebut menjelaskan tentang proses hujan turun.

Baca Juga: Bebaskan Anak Mandi Hujan! Ini, Lho Moms 7 Manfaatnya!

Doa Agar Hujan Reda

7 Doa ketika Hujan dan Amalannya, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!

Foto: Orami Photo Stock

Jika sebelumnya cuaca sangat panas, hujan akan hadir untuk menyejukkan. Namun hal itu tidak terjadi saat cuaca ekstrem seperti curah hujan tinggi yang disertai dengan angin kencang, misalnya.

Hujan juga kadang mengganggu aktivitas. Misalnya saat mengantarkan anak ke sekolah, hingga kadang merasa risau dengan kondisi anak di sekolah saat hujan turun seharian.

Doa agar hujan reda biasanya dipanjatkan saat mulai mengkhawatirkan kondisi di sekitar, seperti melihat air sungai yang mulai meninggi, tumpukkan sampah yang menutupi saluran air, bahkan menghkawatirkan orang yang tidak punya tempat berteduh.

1. Doa Agar Hujan Reda

Dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW berdoa:

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَ

(Allahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari)

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan yang untuk merusak kami. Ya Allah, turunkan lah hujan ke dataran tinggi, sebagian anak bukit, perut lembah, dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan,” (HR Bukhari Muslim).

Doa ini dapat menjadi doa agar hujan reda agar hujan tidak menjadi bencana, akan tetap tetap sebagaimana fungsinya yakni sebagai rahmat bagi seluruh makhluk hidup.

2. Doa Ketika Terjadi Hujan Petir

Selain doa agar hujan reda, doa ini juga dibaca oleh Nabi Muhammad SAW ketika hujan disertai dengan petir yang menggelegar.

Bagi beberapa orang, suara petir terasa sangat mengerikan. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika membaca doa ini saat merasakannya.

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

(Subhaanalladzii yusabbihur ro’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih)

Artinya: “Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya.”

Doa satu ini lebih menyanjung kehadirat Allah SWT karena telah menurunkan anugerah berupa hujan. Petir yang diturunkan pun dianggap sebagai tanda bahwa segala makhluk di bumi takut kepada Allah SWT.

Baca Juga: 10+ Tips Jemur Pakaian Saat Musim Hujan, Efektif Keringkan Baju!

3. Doa Ketika Hujan dan Angin Kencang

Bukan hanya terjadi petir saja, salah satu kejadian lainnya yang membuat orang takut ketika turun hujan yakni saat hujan yang dibarengi dengan angin kencang.

Sebab, jika angin yang bertiup sangat kencang bisa menyebabkan suatu musibah seperti pohon tumbang, kabel listrik putus, dan sebagainya.

Doa dalam sebuah hadist ini diungkapkan oleh Nabi Muhammad SAW saat hujan yang disertai dengan angin yang kencang.

اَللهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَمَا اُرْسِلَتْ بِهِ وَاَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّمَا فِيْهَا وَشَرِّمَا اُرْسِلَتْ بِهِ

(Allaahumma inni as-aluka koirohaa wa khoiro maa fiiha wa khoiro maa ursilat bih. Wa a’uudzubika min syarrihaa wa syarri maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bih)

Artinya: Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya,” (HR Muslim).

4. Doa Agar Terhindar dari Bahaya Hujan Deras

Bukan hanya memanjatkan doa agar hujan berhenti dan cuaca cerah, doa ini juga bisa dipanjatkan agar terhindar dari segala bahaya yang mungkin terjadi saat hujan.

Dalam hadist yang diriwayatkan dari Utsman bin Affan RA, Rasulullah SAW bersabda:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

(Bismillahilladzi la yadhurru ma'asmihi syaiun fillardhi wala fissamai wahuwassami'ul 'alim)

Artiny: “Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudharat), dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,” (HR Abu Daud dan Tirmidzi).

Baca Juga: Berbagai Manfaat Hujan, dari Menyirami Tanaman hingga Media Pembelajaran Anak

Cerita di Balik Doa Agar Hujan Reda

Manfaat Hujan Bagi Tumbuhan

Foto: Orami Photo Stock

Doa agar hujan reda ini tidak bermaksud untuk menolak rezeki dari Allah SWT yang berbentuk hujan tersebut.

Namun, doa ini adalah permintaan agar tempat turunnya hujan berpindah kepada yang lebih membutuhkan.

Misalnya saat seseorang sedang dalam perjalanan yang sangat penting, dan berharap tidak terlalu terganggu dengan hadirnya hujan yang memang tidak bisa dihindari.

Sesuai artinya, doa agar hujan reda ini meminta agar memindahkan tempat turunnya hujan tersebut di tempat sekitar dan tidak tepat di atas orang tersebut.

Dalam istilah bahasa Arab, doa ini dinamakan istish-haa’ (الاستصحاء). Ternyata, ada cerita di balik doa ini. Diceritakan oleh Anas bin Malik RA dan diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, berikut haditsnya:

Pada hari Jum’at, ada seorang laki-laki memasuki masjid (nabawi), ia masuk dari pintu yang dekat dengan ‘Dar Al-Qadha’ (ketika itu berada disebelah kanan masjid)

Ia masuk masjid ketika Rasulullah SAW sedang berkhutbah. Ia pun langsung berdiri menghadap Rasulullah SAW. Lalu ia berkata:

“Wahai Rasulullah, harta benda telah musnah (karena kekeringan), jalan-jalan terputus (karena hewan tunggangan tidak memiliki air minum). Berdoalah kepada Allah, agar menurunkan hujan kepada kami,”

Baca Juga: Tata Cara dan Doa Meminta Hujan, Catat!

Rasulullah SAW pun langsung mengankat kedua tangannya, lalu berdoa:

اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا

(Allahumma Aghitsnaa, Allahumma Aghitsnaa, Allahumma Aghitsnaa)

Artinya: “Ya Allah turunkan hujan untuk kami, Ya Allah turunkan hujan untuk kami, Ya Allah turunkan hujan untuk kami,” (Beliau berdoa 3x)

Anas RA-pun, berkata: “Demi Allah, ketika itu tidak ada sedikitpun awan dilangit. (Keadaan itu sangat jelas) karena dahulu belum ada rumah di antara masjid dan gunung sal” jelas pembantu Rasulullah SAW ini.

“Tiba-tiba saja, mucul awan kecil, bulat dari belakang gunung tersebut. Ketika sampai ditengah langit, awan tersebut menyebar dan melebar kemudian turunlah hujan,” kata di.

Anas RA meneruskan ceritanya: “Demi Allah, selama satu minggu kami tidak melihat matahari sama sekali,”

Lalu pada hari Jum’at berikutnya, masuk seorang lelaki (salah seorang sahabat) dari pintu yang dahulu dimasuki oleh orang yang meminta hujan.

Ketika itu Rasulullah SAW sedang berdiri berkhutbah. Ia langsung menghadap Rasulullah SAW, lalu berkata:

“Wahai Rasulullah, harta benda musnah (karena hujan), jalan-jalanpun terpotong tidak bisa dilalui. Mohon, berdoalah kepada Allah, agar hujan ini reda,”.

Baca Juga: 7 Doa ketika Hujan dan Amalannya, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!

Rasulullah SAW pun mengangkat kedua tangannya, lalu berdoa:

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

Artinya: “Ya Allah jadikan hujan ini di sekitar kami, bukan tepat di atas kami. Ya Allah jadikan hujan ini diatas perbukitan, anak-anak gunung, lembah-lembah, dan perhutanan,”

“Hingga hujanpun reda dan kami bisa berjalan dibawah sinar matahari,” jelas Anas bin Malik RA.

Salah seorang rawi hadits yang juga murid Anas bin Malik RA yang bernama Syarik bertanya: “Apakah orang yang meminta agar hujan tersebut reda, adalah orang pertama yang meminta hujan dahulu?”

Anas menjawab: ”Saya tidak tahu.”

Semoga dengan dipelajarinya doa agar hujan reda beserta cerita di baliknya ini, tidak membuat kita semua menolak rezeki dari Allah SWT karena keberkahannya luar bisa.

  • http://repository.radenintan.ac.id/10095/1/BURNING.pdf
  • https://artikel.rumah123.com/memasuki-musim-penghujan-ini-doa-agar-hujan-reda-beserta-artinya-lengkap-108897
  • https://bimbinganislam.com/doa-rasulullah-agar-hujan-reda-hadits-dan-fiqih-haditsnya/
  • https://qazwa.id/blog/doa-agar-hujan-reda/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait