Parenting Islami

24 Maret 2021

3+ Doa Nabi Ibrahim, Salah Satunya Meminta Keturunan yang Salih!

Selain meminta keturunan, apa lagi isi doa Nabi Ibrahim?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Menjadi bapak para nabi, sosok Nabi Ibrahim juga lekat dengan ketauhidan. Hingga akhir hayatnya, nabi Ibrahim memiliki perilaku yang terpuji, sikap sabar dan tahan ujian menjadikan Nabi Ibrahim merupakan manusia pilihan yang memiliki kualitas dan kualitas ibadah yang sangat tinggi, termasuk dalam hal doa Nabi Ibrahim yang khusus.

Menurut Journal of Education and Practice, Nabi Ibrahim pun memiliki gaya berpikir yang kritis. Salah satunya berupa konsep istifhām inkāriy, yang merupakan pertanyaan negatif namun bertujuan untuk membangkitkan rasa ingin tahu seperti saat pencarian tuhan yang dilakukannya saat kecil.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya bagi umat muslim untuk mengikuti sosoknya dan juga mengamalkan doa Nabi Ibrahim yang telah dipanjatkan selama hidupnya. Doa-doa ini dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mendapatkan manfaatnya.

Baca Juga: 5 Aplikasi Belajar Mengaji dan Kisah Nabi untuk Anak

Berbagai Doa Nabi Ibrahim

Doa Nabi Ibrahim -1

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa doa yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim yang bisa dipanjatkan dalam beberapa situasi, seperti:

1. Doa Meminta Keturunan Sholeh

Doa Nabi Ibrahim ini tertulis dalam Alquran yang berisi permohonannya kepada Allah SWT untuk dikaruniai seorang anak. Kala itu, Nabi Ibrahim berdoa:

“Rabbi hab li minas-saalihiin.” artinya: “Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang shaleh.” (QS As-Shaffat: 100).

Dalam doa ini, Nabi Ibrahim meminta untuk diberikan keturunan yang shaleh. Hal ini sekaligus mendoakan anaknya menjadi manusia yang terpuji. Kepribadian yang baik, beriman kepada Allah, dan memiliki kehidupan yang seimbang antara dunia dan akhirat.

2. Doa Agar Anak Keturunannya Selalu Mengerjakan Shalat

Meskipun Nabi Ibrahim berada dalam kedudukan yang mulia, namun tidak menjadi jaminan anak cucunya akan mendapatkan hal yang sama. Nabi Ibrahim selalu berdoa agar keturunanya menjadi orang yang sholeh.

“Rabbij’alni muqimas-salati wa min żurriyyati rabbana wa taqabbal du’a. Rabbanagfir li wa liwālidayya wa lil-mu`minina yauma yaqumul-hisāb.” artinya: “Ya tuhanku, jadikanlah aku sebagai orang yang mendirikan shalat dan juga keturunanku. Ya Tuhanku, terimalah doaku. Ya Tuhan kami, ampunilah aku, kedua orang tuaku dan orang-orang mukmin di hari perhitungan.” (QS Ibrahim: 40-41).

Baca Juga: 5+ Doa untuk Suami yang Bekerja Agar Selamat dan Terhindar dari Kesulitan, Yuk Amalkan!

3. Doa Agar Negeri Aman

Selain berdoa untuk diri dan keturunan, ada juga doa Nabi Ibrahim yang mendoakan supaya negeri yang ditempatinya menjadi negeri yang aman dan makmur. Doa ini harus sering dibaca supaya negara selalu aman agar tenang dalam beribadah.

“Wa iz qāla ibrāhimu rabbij’al hāzā baladan āminaw warzuq ahlahu minas-samarāti man āmana min-hum billāhi wal-yaumil-ākhir.” artinya: “Dan ingatlah ketika Nabi Ibrahim berdoa ‘Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman dan limpahkanlah penduduknya rezeki dari buah-buahan, yakni orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir di antara mereka’.” (QS.Al-Baqarah: 126).

4. Doa Agar Amal Kebaikan Diterima Allah SWT

Doa ini dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim ketika beliau dan Nabi Ismail sedang membangun Baitullah. Doa ini dimaksudkan agara segala amal baik, perbuatan terpuji, dan semua aktivitas amal ibadah lain diterima dan diberi ganjaran berupa pahala.

“Rabbana taqabbal minna innaka ‘antas sami’ul ‘alim.” artinya: “Ya Tuhan kami terimalah amal dari kami, sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS Al-Baqarah: 127).

Baca Juga: Kumpulan Doa untuk Pengantin dan Maknanya, Hadiah Terindah untuk Mempelai

Hikmah dari Doa Nabi Ibrahim

Doa Nabi Ibrahim -2

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir NU Online, ada beberapa hikmah dari doa-doa yang telah dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim. Seperti doa Nabi Ibrahim yang meminta keturunan yang saleh, meminta keamanan negeri, dan minta keturunan yang selalu mendirikan shalat.

Semuanya memiliki pendidikan luhur dan teladan yang perlu ditiru oleh setiap Muslim dalam menjalani kehidupan dan juga saat berdoa. Hal tersebut dicontohkan oleh Nabi Ibrahim dengan begitu sempurna, agar bisa dicontoh oleh keturunannya dengan baik. Misalnya:

  • Ketika Nabi Ibrahim ingin memiliki keturunan beliau meminta kepada Allah SWT untuk diberikan keturunan yang shaleh. Dalam bahasa Arab, kata ‘shaleh’ berarti patut, pantas atau layak. Keturunan yang saleh adalah keturunan yang pantas dalam segala hal. Berkepribadian yang pantas dengan akhlak yang terpuji, berperilaku dan berucap yang patut yang tidak merugikan orang lain, juga layak secara keilmuan, ekonomi dan sebagainya.
  • Dalam doa-doanya, Nabi Ibrahim selalu mengikutsertakan anak-anak keturunannya. Ini menunjukkan bahwa sebagai orang tua Nabi Ibrahim selalu berkeinginan agar setiap nikmat yang didapati juga dinikmati oleh anak-anak dan keturunannya.
  • Selain tidak melupakan keturunannya saat berdoa, Nabi Ibrahim juga tidak lupa mendoakan negeri di mana ia tinggal dengan segala kebaikan. Hal ini agar ketika mendoakan kebaikan negerinya berupa keamanan, ketenteraman, kemakmuran dan sebagainya, maka kebaikan negeri itu juga akan dinikmati olehnya dan oleh setiap orang yang hidup di negeri tersebut.
  • Doa Nabi Ibrahim lainnya yang meminta ampunan di hari kiamat bagi dirinya, kedua orang tuanya dan juga bagi kaum mukminin merupakan sebuah kegembiraan bagi orang mukmin. Sebab, Allah SWT tidak akan menolak doa kekasih-Nya, Nabi Ibrahim.

Dalam kehidupan sehari-hari, akan lebih baik meniru apa yang dilakukan Nabi Ibrahim saat berdoa. Selain lebih berkah, hal ini juga akan memberikan rahmat bagi orang-orang yang didoakan.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait