Parenting Islami

3 November 2021

Doa sebelum Tidur dan Maknanya, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!

Salah satu arti doa sebelum tidur adalah agar proses tidur lebih berpahala
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Ketika hendak pergi tidur, dianjurkan untuk membaca doa sebelum tidur, agar selama tidur tetap berada dalam perlindungan Allah SWT.

Tidur adalah aktivitas sehari-hari bagi semua manusia. Manusia memerlukan istirahat pada malam hari setelah pada waktu siang hari sibuk bekerja atau melakukan berbagai aktivitas.

Seperti yang dianjurkan Rasulullah SAW, ketika hendak tidur kita dianjurkan memanjatkkan doa sebelum tidur.

Namun selain membaca doa, Rasulullah juga menganjurkan untuk bersuci atau berwudhu dengan harapan seseorang tetap berada dalam keadaan suci ketika tidur.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan karena tidur dalam keadaan suci.” (HR Ibn Hibban).

Berikut ini Orami sudah merangkum informasi seputar doa sebelum tidur dan manfaatnya bagi Si Kecil. Disimak yuk, Moms!

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Agar Balita Mau Tidur Siang

Doa Sebelum Tidur dan Bangun Tidur dalam Agama Islam

Doa Sebelum Tidur -1

Foto: Orami Photo Stock

Umat Islam selalu dianjurkan untuk berdoa sebelum melakukan sesuatu.

Begitupun doa sebelum tidur, agar pada saat tidur dapat terhindar dari gangguan dan godaan setan yang terkutuk.

Doa sebelum tidur memiliki lafadz yang pendek sehingga mudah untuk dihafalkan.

Biasakan membaca doa sebelum tidur, yakni: “Bismikallaahuma ahyaa wa bismika amuut”.

Artinya:

"Dengan menyebut nama-Mu, Ya Allah, aku hidup dan dengan menyebut nama-Mu aku mati."

Dengan membaca doa sebelum tidur, seseorang berdoa kepada Allah SWT untuk selalu melindungi dan menjaga hingga sampai fajar tiba atau sampai terbangun dari tidur.

Setelah itu, baca juga doa setelah bangun tidur ini: “Alhamdu lillahil ladzii ahyaanaa ba'da maa amaa tanaa wa ilahin nusyuur."

Artinya:

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami sesudah kami mati (membangunkan dari tidur) dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan."

Baca Juga: 13 Rekomendasi Game Islami Anak, Belajar Agama lewat Permainan!

Tidur dalam Islam

doa sebelum tidur

Foto: Orami Photo Stock

Ada 2 kemungkinan bagi orang yang tidur; dia bisa bangun dan hidup kembali seperti sebelumnya, dan dia terus tidur dan tidak bangun lagi atau mati.

Jika Allah berkehendak, maka seseorang akan tidur selamanya.

Doa Kebaikan

Terhadap kemungkinan ini, Rasulullah mengajarkan agar memohon kebaikan dengan berdoa:

Dengan nama Engkau, wahai Tuhanku, aku meletakkan lambungku. Dan, dengan nama-Mu pula aku bangun daripadanya.

Apabila Engkau menahan ruhku (mati), maka berilah rahmat padanya. Tapi, apabila Engkau melepaskannya, maka peliharalah, sebagaimana Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang shalih." (HR Bukhari dan Muslim).

Saat tidur, kesadaran manusia menjadi hilang. Dengan hilangnya kesadaran, maka ia terlepas dan bebas dari setiap hukum agama.

Oleh sebab itu, seorang yang tidur tidak dikenai sangsi dosa atau hukuman karena ia disamakan dengan orang yang tidak sadar.

Amalan Sebelum Tidur

Rasulullah SAW sangat mengerti masalah ini, maka beliau mengajarkan agar mengakhiri amalan sebelum tidur dengan sesuatu yang baik.

Agar seandainya meninggal dalam tidur, dikaruniai husnul khatimah.

Atau jika tidur dan bisa bangun kembali, maka tidur akan dicatat sebagai amal ibadah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepada-Mu, aku menyerahkan urusanku kepada-Mu, aku menyandarkan punggungku kepada-Mu, karena senang (mendapatkan rahmat-Mu) dan takut pada (siksaan-Mu, bila melakukan kesalahan).

Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari (ancaman)-Mu, kecuali kepada-Mu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) nabi-Mu yang telah Engkau utus.” (HR Bukhari dan Muslim).

Selain doa di atas, seseorang juga dapat menambahnya dengan membaca surah Al-Kaafirun, yakni: “Qul yaa ayyuhaa alkaafiruuna. Laa a’budu maa ta’buduuna. Walaa an.

Tum ‘aabiduuna maa a’budu. Walaa anaa ‘aabidun maa ‘abadtum. Walaa antum ‘aabiduuna maa a’budu. Lakum diinukum waliya diin.”

Artinya: “Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.

Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku,”.

Baca Juga: 8 Kebiasaan Sehat Sebelum Tidur

Makna Doa sebelum Tidur

Doa Sebelum Tidur -2

Foto: Orami Photo Stock

Setidaknya, ada 3 makna terkait dengan doa sebelum tidur ini:

1. Tidur Sama dengan Mati

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW: “Tidur itu temannya mati.” (HR Baihaqi, Thabrani dan Bazzar).

Mengapa tidur dikatakan sebagai saudaranya mati? Karena saat tidur, panca indra serta kesadaran manusia tidak berfungsi atau sama dengan mati.

Hanya denyut jantung, tarikan napas, dan aspek fisik lainnya saja yang menandakan seseorang masih hidup.

Al Quran menggambarkan peristiwa tidur sebagai berikut:

“Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan…” (QS Az-Zumar: 42).

Ayat di atas memberikan penjelasan bahwa mati itu ada 2 jenisnya.

Pertama, berbentuk tertahannya ruh atau jiwa seseorang sehingga tidak dapat lagi kembali kepada wadahnya (tubuh), dan yang demikian ini dinamakan mati.

Kedua, Allah melepaskan ruh seseorang dari genggaman-Nya sehingga memungkinkan ruh itu kembali lagi ke wadahnya (tubuh) semula. Dan yang demikian ini dinamakan tidur.

2. Tadabbur sebelum Tidur

Mengingat kehidupan dan kematian sebelum tidur dapat menjadi tadabbur dan mengingat kekuasaan Allah SWT.

Sebab, saat tidur seseorang ‘sedang dimatikan’ oleh Allah untuk sementara waktu. Untuk itu dianjurkan untuk membaca doa hendak tidur.

Dalam Islam tidur adalah contoh kematian yang Allah ajarkan kepada manusia di dunia supaya menjadi pelajaran berharga di akhirat kelak.

3. Pasrah pada Pemilik Kehidupan dan Kematian

Doa sebelum tidur juga mengandung pesan kepasrahan kepada sang pemilik kehidupan dan kematian, yaitu Allah SWT.

Saat tidur, seseorang tidak mampu menguasai diri sendiri. Bahkan, seseorang tidak akan mengetahui apakah masih ada hari esok untuknya setelah tidur.

Selain itu, ada juga doa sebelum tidur untuk memohon perlindungan. Rasulullah SAW adalah orang yang sangat penyayang pada umatnya, beliau tidak melupakan hal ini.

Beliau mengajarkan bagaimana menjaga diri agar selamat dari bahaya saat tidur.

Diriwayatkan dari Aisyah RA:

“Jika beliau hendak tidur, maka beliau meniupkan napas ke 2 tangannya dan membaca al-mua’awwidzat lalu mengusapkannya ke tubuhnya.” (HR Bukhari dan Muslim).

Hal tersebut termasuk dalam cara mohon perlindungan dari apa yaang mungkin terjadi nanti.

Surah Mu’awwidzaat adalah 2 surah terakhir dalam Alquran, yaitu surat Al Falaq dan surat An Naas.

Bacaan surat Al Falaq: “Qul auudzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqod. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.”

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan perempuan-perempuan tukang sihir yang mengembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”

Bacaan surat An Naas: “Qul auudzu birobbinnaas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khonnaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas.”

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia,”.

Di samping al-Mu’awwidzat, seseorang juga dianjurkan membaca ayat kursi, yakni:

“Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim."

Artinya:

“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak atau boleh disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya).

Yang tidak mengantuk dan tidak juga tertidur. Kepunyaan-Nya adalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya,”.

Baca Juga: 4 Rahasia Tidur Nyenyak Saat Perjalanan Jauh

Sunnah Sebelum Tidur

doa sebelum tidur

Foto: Orami Photo Stock

Tidak hanya doa sebelum tidur, Islam juga mengajarkan untuk meniru perilaku Rasulullah SAW atau yang disebut dengan sunnah sebelum tidur.

Adapun sunnah sebelum tidur adalah:

1. Berwudhu

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوْءَكَ لِلصَّلاَةِ

"Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat." (HR Al Bukhari dan Muslim no 2710).

2. Mengibaskan Tempat Tidur

إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَأْخُذْ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ وَلْيُسَمِّ اللهَ فَإِنَّهُ لاَ يَعْلَمُ مَا خَلَفَهُ بَعْدَهُ

"Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan, 'bismillaah,' karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi." (HR Al Bukhari, Muslim, At Tirmidzi, dan Abu Dawud).

3. Tidur ke Kanan

اِضْطَجِعْ عَلَى شَقِّكَ اْلأَيْمَنِ

"Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

4. Meletakan Tangan di Bawah Pipi Kanan

كـان إذا رقـد وضع يده اليمنى تحت خـده

"Rasulullah SAW apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya." (HR Abu Dawud).

5. Membaca surat Al Kafirun

قُلْ يا أيُّها الكافِرُونَ ثُمَّ نَمْ على خاتِمَتِها فإنَّها بَرَاءَةٌ مِنَ الشِّرْكِ

"Bacalah surat Al Kafirun kemudian tidurlah engkau di penghujung ayatnya karena dia melapaskanmu dari kesyirikan." (HR Abu Dawud).  

Baca Juga: Doa Naik Kendaraan, Cari Tahu Manfaatnya Agar Selamat di Perjalanan

Pentingnya Kualitas Tidur

Doa Sebelum Tidur -3

Foto: Orami Photo Stock

Selain selalu membaca doa sebelum tidur, seseorang juga harus memerhatikan kualitas tidurnya.

Sebab, ada beberapa masalah kesehatan yang akan dialami oleh seseorang jika tidak memiliki waktu tidur yang cukup atau tidak berkualitas, yaitu:

1. Terkait dengan Penambahan Berat Badan

Tidur yang buruk sangat terkait dengan penambahan berat badan seseorang.

Sebab, orang yang memiliki durasi tidur pendek cenderung memiliki berat badan lebih berat daripada mereka yang cukup tidur, dikutip penelitian oleh PLoS Medicine.

Padahal, durasi tidur yang singkat merupakan salah satu faktor risiko terkuat terjadinya obesitas.

Anak-anak dan orang dewasa dengan durasi tidur yang pendek masing-masing memiliki 89% dan 55% lebih mungkin memiliki obesitas.

Efek tidur pada penambahan berat badan diyakini dimediasi oleh banyak faktor, termasuk hormon dan motivasi untuk berolahraga.

2. Mengurangi Konsentrasi dan Produktivitas

Menurut penelitian Neurology, tidur penting untuk berbagai aspek fungsi otak, termasuk:

  • Kognisi
  • Konsentrasi
  • Produktivitas
  • Kinerja

Semua ini akan berdampak negatif jika seseorang memiliki waktu tidur yang kurang.

Studi lain menemukan bahwa tidur singkat dapat berdampak negatif pada beberapa aspek fungsi otak hingga tingkat yang sama dengan keracunan alkohol.

Padahal, tidur yang nyenyak telah terbukti meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan meningkatkan kinerja memori otak anak-anak dan orang dewasa.

Selain kedua alasan di atas, menurut Sleep Foundation, tidur adalah hal yang sangat penting untuk kesehatan mental dan fisik anak.

Meski begitu, The American Academy of Pediatrics memperkirakan bahwa masalah tidur memengaruhi 25-50% anak-anak dan 40% remaja.

3. Kebutuhan Tidur Anak

Memahami kebutuhan tidur anak adalah langkah pertama untuk menyediakan tidur yang lebih baik bagi anak-anak.

Melanssir Journal of Paediatric and Children Health, kombinasi kebersihan tidur, rutinitas tidur yang sesuai usia, dan perhatian lebih jika terjadi gangguan tidur, dapat membantu anak mendapatkan waktu istirahat yang dibutuhkan untuk tumbuh kuat dan sehat

Tidur memainkan peran penting dalam perkembangan pikiran anak.

Selain memiliki efek langsung pada kebahagiaan, penelitian Child: Care, Health and Develeopment juga menunjukkan bahwa tidur berdampak pada:

  • Kewaspadaan dan perhatian
  • Kinerja kognitif
  • Suasana hati
  • Ketahanan
  • Penguasaan kosakata
  • Pembelajaran dan memori

4. Pertumbuhan Bayi

Melansir Sleep Medicine, tidur juga memiliki efek penting pada pertumbuhan, terutama pada awal masa bayi.

Pada balita, tidur siang juga tampaknya diperlukan untuk meningkatkan konsolidasi memori, perhatian eksekutif, dan pengembangan keterampilan motorik.

Baca Juga: Doa Sebelum Makan dan Sesudahnya, Yuk Ajarkan pada Si Kecil!

Itu dia Moms informasi seputar doa sebelum tidur.

Doa sebelum tidur yang diajarkan sejak dini akan menjadi kebiasaan baik dan melekat seumur hidup dengan manfaat besar yang dikaitkan dengannya.

  • https://backtojannah.com/before-sleep/
  • https://www.ddhk.org/en/5-sunnah-practices-before-bed/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3183634/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26429758/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28425627/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait