Kesehatan

8 Juli 2021

Berapa Dosis Vitamin C yang Dibutuhkan Tubuh dalam Sehari? Waspada Berlebihan!

Ternyata terlalu banyak vitamin C juga tidak baik lho!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Dosis vitamin C perlu diketahui agar tubuh selalu sehat dan imunitas pun menjadi tinggi untuk mengangkal berbagai jenis penyakit dan juga virus yang menyerang tubuh.

Tahukah Moms bahwa vitamin C adalah salah satu nutrisi penting yang harus kita penuhi setiap hari. Vitamin C memiliki banyak manfaat yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama dalam pembentukan kolagen dan membantu fungsi antioksidan dalam menetralisir radikal bebas.

Khasiat lainnya dari vitamin C adalah membantu meningkatkan kekebalan tubuh, melawan terjadinya infeksi, menjaga kesehatan jantung, hingga mencegah kerusakan otak. Makanya, sekarang ini banyak suplemen dan minuman-minuman yang mengandung vitamin C 1000 mg.

Meski memiliki segudang manfaat, kelebihan dosis vitamin C malah bisa menjadi boomerang pada tubuh kita. Berbagai kondisi seperti sakit kepala hingga kerusakan ginjal bisa terjadi ketika kita mengonsumsi vitamin ini dalam dosis yang tinggi atau berlebihan.

Lalu berapa rata-rata dosis vitamin C dalam sehari?

Baca Juga: Makanan yang Mengandung Lebih Banyak Vitamin C dibanding Jeruk

Dosis Vitamin C Dalam Sehari

kebutuhan vitamin c, vitamin c

Foto: Orami Photo Stock

Meski vitamin C mengandung banyak khasiat yang dibutuhkan oleh tubuh, kita tetap tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan. Ada dosis vitamin c yang harus kita perhatikan. Dosis vitamin C ini ada aturannya yang dibutuhkan per hari oleh tubuh.

“Penting sekali mengetahui dosis vitamin C untuk tubuh,” ujar Mark Moyad, peneliti dari University of Michigan.

Menurut Mark, vitamin C memang bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung, kanker, stroke, memberikan kesehatan pada mata, dan kekebalan tubuh.

Ketentuan dosis vitamin C oleh tubuh untuk sehari-hari telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia dalam Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2013. Dalam AKG telah diatur standar dosis vitamin C.

Tertulis bahwa Si Kecil yang memiliki usia di atas satu tahun membutuhkan dosis vitamin C sebanyak 40-45 mg per hari. Sedangkan untuk anak remaja usia di atas 12 tahun, harus mengonsumsi minimal 65-90 mg per hari.

Lebih lanjut, orang dewasa juga perlu dosis vitamin C, orang dewasa di atas 18 tahun membutuhkan dosis vitamin C sebanyak 75-90 mg per hari.

Baca Juga: Pentingnya Tingkatkan Imunitas Tubuh dari Infeksi Virus Corona Novel (COVID-19), Berikut Tipsnya

Harvard Health Publishing merekomendasikan, dosis vitamin C perhari untuk wanita sehat adalah 75 mg perhari (120 mg perhari untuk ibu yang sedang hamil atau menyusui). Untuk orang dewasa, dosis vitamin C harian tertinggi yang cenderung tidak menimbulkan risiko, yakni 2.000 mg per hari.

Berbeda dengan orang pada umumnya, mereka yang menderita skorbut membutuhkan vitamin C dengan dosis yang berbeda. Skorbut adalah sebuah penyakit langka yang terjadi karena tubuh kekurangan vitamin C.

Orang yang menderita penyakit ini tubuhnya tak bisa memproduksi vitamin C yang cukup sehingga membutuhkan asupan dosis vitamin C dari makanan.

Ini adalah adalah takaran penggunaan vitamin C untuk para penderita penyakit skorbut:

  • Vitamin C dalam Bentuk Tablet
  1. Dewasa: 250 mg per hari, dalam 4 dosis yang sudah dibagi.
  2. Anak-anak: 100 mg per hari, dalam 3 dosis yang sudah dibagi. Dilanjutkan 100 mg per hari hingga gejala reda (1-3 bulan).
  • Vitamin C dalam Bentuk Suntikan
  1. Dewasa: 200 mg per hari.
  2. Anak usia 5 bulan – 1 tahun: 50 mg per hari.
  3. Anak usia 1 tahun – 11 tahun: 100 mg per hari.
  4. Anak usia lebih dari 11 tahun: 200 mg per hari.

Namun perlu diingat ya, Moms! Meski sudah direkomendasikan, namun teruntuk ibu hamil perihal dosis vitamin C, Moms harus berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan.

Hal tersebut dimaksudkan agar Moms mendapatkan dosis vitamin C yang lebih akurat untuk menjaga imunitas selama masa kehamilan berlangsung.

Baca Juga: 11 Sumber Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh saat Pandemi Corona

Hal Penting Sebelum Konsumsi Suplemen Vitamin C

Vitamin dan Serum Vitamin C.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk mengonsumsi suplemen vitamin C.

Hal yang patut Moms lakukan dan perhatikan sebelum mengosumsi vitamin C dan juga tengah mengonsumsinya adalah;

  • Diskusikan pada dokter sebelum mengonsumsi suplemen vitamin C.
  • Hati-hati dalam penggunaan suplemen vitamin Cketika memiliki alergi pada makanan ataupun jenis obat tertentu
  • Perlu berhati-hati dalam menggunakan suplemen vitamin C jika Moms dan Dads mengalami riwayat gagal ginjal, batu ginjal, diabetes, hemokromatosis, dan juga defisiensi enzim G6PD
  • Ketika mengonsumsi vitamin C melebihi dosis, hal ini bisa memberikan efek buruk pada ginjal dan organ tubuh lainnya
  • Ketika memiliki rencana untuk menjalani tes gula darah atau tes sampel tinja, beri informasi pada dokter jika sedang mengonsumsi vitamin C. Kadar atau dosis vitamin C yang terlalu tinggi dalam tubuh akibat mengonsumsi suplemen bisa memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil pemeriksaan.

Baca Juga: Vitamin B6 untuk Ibu Hamil, Ketahui Manfaat, Dosis, dan Sumber Alaminya

Apa Perlu Konsumsi Vitamin C Melebihi 1000 MG?

kebutuhan vitamin c, vitamin c

Foto: Orami Photo Stock

Kebutuhan tubuh akan vitamin C, sebetulnya bisa terpenuhi melalui makanan-makanan yang dikonsumsi sehari-hari, misalnya melalui sayuran dan buah-buahan.

Sayangnya akibat sibuknya aktivitas sehari-hari, tidak semua orang dapat dengan rutin mengonsumsi buah dan sayuran untuk memenuhi kebutuhan vitamin C di tubuhnya.

Oleh karena itu, dimasyarakat mulai beredar banyak suplemen yang mengandung vitamin C. Bahkan ada suplemen yang menawarkan dosis vitamin C dari 1.000 hingga 2.000 mg untuk suplemen yang dikonsumsi. Jelas ini jauh berbeda dari aturan yang ditetapkan. Apakah boleh melebihi batas wajar?

Menurut sebuah penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition, tubuh kita hanya mampu mengolah 120-200 mg vitamin C setiap harinya. Karenanya, melihat dari standar minimal yang ditetapkan dalam AKG sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kita setiap harinya.

Baca Juga: Begini Dosis Vitamin C untuk Ibu Hamil yang Aman dan Cocok

Efek Samping Vitamin C

Vitamin C

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun vitamin C adalah nutrisi penting, namun mengonsumsi terlalu banyak dapat memberikan efek samping bagi tubuh.

Vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan normal serta membantu tubuh menyerap zat besi.

Menurut Mayo Clinic, untuk orang dewasa, dosis vitamin C harian yang direkomendasikan adalah 65-90 miligram (mg) sehari, dan batas maksimal adalah 2.000 mg sehari.

Meskipun sumber vitamin C dari makanan mungkin tidak berbahaya, suplemen dosis vitamin C terlalu tinggi dapat menyebabkan:

Ingat, bagi kebanyakan orang, pola makan yang sehat dan mengonsumsi dosis vitamin C dengan jumlah cukup, itu sudah cukup baik.

National Institutes of Health mengungkapkan, selain mengonsumsi vitamin suplemen, vitamin C bisa diraih dari sayur dan buah-buahan.

Buah jeruk, tomat, kentang, paprika merah dan hijau, kiwi, brokoli, strawberry, melon meurupakan sumber utama vitamin C yang bisa Moms konsumsi di rumah.

Mengonsumsi dosis vitamin C melebihi standar yang ditetapkan justru tidak akan memberikan manfaat apa-apa. Kita harus memilih suplemen dengan dosis, agar vitamin C yang masuk dalam tubuh tidak terbuang sia-sia dan memberikan fungsi maksimal sesuai dengan yang diharapkan.

Baca Juga: 10 Vitamin Agar Cepat Hamil Setelah Haid, Bisa Dicoba!

Bolehkah Dicampur dengan Obat Lain?

dosis vitamin c

Foto: Orami Photo Stock

Usai memahami mengenai dosis vitamin C yang tepat, yuk ketahui apakah pemakaian vitamin C bisa dilakukan bersama obat lain! Ternyata mengonsumsi vitamin C berbarengan dengan obat lain terkadang bisa menurunkan khasiat obat, Moms!

  • Mengonsumsi vitamin C bisa menurunkan efektivitas pil KB serta fluphenazine.
  • Mengonsumsi vitamin C bisa menurunkan efektivitas vitamin C ketika dikonsumsi berbarengan dengan aspirin.
  • Menurunkan efek obat kemoterapi, niacin (vitamin B3), warfarin, dan obat golongan statin.
  • Meningkatkan risiko keracunan zat besi terjadap jantung kita dikonsumsi bersamaan dengan obat deferoxamine.

Wah, jadi kita tidak boleh sembarangan mengonsumsi vitamin C ketika sedang minum obat yang lain, ya Moms! Jangan lupa untuk berkonsultasi dulu dengan dokter, ya!

Baca Juga: 3 Resep MPASI Bayi 8 Bulan dengan Brokoli

Namun ingat, jangan terlalu bergantung pada suplemen ya, konsumsi buah dan sayuran yang mengandung vitamin C lebih baik dan juga dibutuhkan untuk memperoleh kadar vitamin dan mineral lain untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.

  • https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/by-the-way-doctor-whats-the-right-amount-of-vitamin-c-for-me
  • https://academic.oup.com/ajcn/article/95/5/1079/4576767
  • https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/vitamin-c/faq-20058030
  • https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-HealthProfessional/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait