Obat-obatan

27 Desember 2021

Obat Dumolid: Fungsi, Dosis, Aturan Pakai dan Efek Sampingnya

Dumolid dapat menimbulkan rasa kantuk berlebihan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Debora

Pernahkah Moms mendengar tentang obat dumolid?

Adapun ini cukup sering digunakan untuk mengatasi gangguan tidur pada malam hari.

Sayangnya, kehadiran obat ini sering disalahgunakan bagi beberapa orang.

Untuk mencegah hal yang tak diinginkan, ketahui fungsi, dosis, dan efek samping penggunaan obat jenis ini.

Yuk, simak bersama Moms ulasan berikut ini.

Fungsi Obat Dumolid

obat dumulod untuk atasi tidur.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Obat dumolid termasuk dalam obat-obatan untuk mengatasi kondisi gangguan tidur.

Seringnya, hadir dalam bentuk tablet yang sering digunakan untuk penderita insomnia berat.

Kandungan di dalam tablet dumolid, mengandung komposisi aktif nitrazepam.

Dumolid bekerja dengan memengaruhi fungsi otak, yakni mengirimkan pesan untuk menghasilkan rasa kantuk dan relaks.

Pemakaian obat ini digunakan dalam perawatan dan pencegahan penyakit yang meliputi:

  • Insomnia.
  • Spasme infantil (kejang pada bayi tidak terkontrol).
  • Obat pra-anestesi.

Obat ini hanya digunakan untuk terapi jangka pendek dan harus dengan resep dokter.

Penting untuk tidak menyalahgunakan obat ini, karena dapat menyebabkan ketergantungan.

Baca Juga: 6 Pilihan Obat Alergi, Pertimbangkan Sesuai Kebutuhan, ya!

Dosis Umum Obat Dumolid

Dumolid untuk Insomnia 3.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Untuk dosis dan aturan pakai dumolid, perlu anjuran dari dokter berdasarkan gejala yang dialami.

Adapun dosis secara umum untuk menggunakan nitrazepam, yakni:

Kondisi Insomnia

Obat-obatan dengan cara diminum membantu pengobatan jangka pendek untuk insomnia.

Rekomendasi dosis untuk kondisi insomnia yakni:

Dosis untuk orang dewasa: 5 mg pada malam hari dan dapat ditingkatkan menjadi 10 mg jika perlu

Dosis untuk orang tua dan pasien yang lebih rentan: di bawah kadar dewasa normal

Kejang Infantil

Dumolid berguna untuk mengobati kejang pada anak-anak.

Kejang infantil adalah kejang yang terjadi pada bayi.

Kondisi ini menyebabkan kekakuan pada lengan, kaki hingga kepala yang menekuk.

Aturan dosis untuk kondisi ini adalah sebagai berikut:

Dosis untuk anak-anak dan bayi: 125 mcg/kg bid, bertahap ditingkatkan menjadi 250-500 mcg/kg

Meskipun begitu, pastikan konsultasi dengan dokter anak sebelum memberikannya, ya.

Baca Juga: Waspada Asam Urat, Ketahui Gejala hingga Cara Mengobatinya!

Aturan Pakai Dumolid

minum obat dumolid dan aturan pakai.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Untuk menghindari penyalahgunaan obat, ketahui cara pakai dumolid dengan tepat dan benar.

Mengutip Badan POM RI, dumolid termasuk golongan obat psikotropika golongan IV.

Adapun kandungan nitrazepam di dalamnya dapat menyebabkan ketergantungan.

Karenanya, konsumsi dumolid perlu dari arahan dokter agar tidak terjadi overdosis.

Umumnya, aturan pakai minum dumolid bersama segelas air sebelum tidur di malam hari.

Selain itu, obat ini bisa dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

Jika lupa mengonsumsinya, segera lakukan minum obat tanpa menggandakan dosis.

Efek Samping Dumolid

obat-dumolid-dewasa.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Termasuk obat keras, adapun efek samping yang mungkin dirasakan bagi yang minum dumolid.

Kemungkinan efek samping nitrazepam meliputi:

  • Depresi
  • Perubahan suasana hati
  • Kantuk berlebihan
  • Disorientasi atau kebingungan
  • Kurangnya fokus (ataksia)

Efek samping lain yang mungkin terjadi termasuk:

Selain itu, efek samping ini juga dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk mengemudi atau bekerja.

Melansir studi dalam Science Direct, penggunaan obat ini saat menyetir berisiko meningkatkan angka kecelakaan di jalan raya.

Maka, hindari minum obat saat sedang produktif di siang hari.

Nitrazepam juga dapat menyebabkan amnesia anterograde.

Ini adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak dapat mengingat peristiwa tertentu.

Baca Juga: Gegar Otak: Gejala, Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Cara Mengatasinya

Pencegahan dan Peringatan Penting

Cara Menghilangkan Efek Obat Kuat (www.sensatorispace.com).jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sebelum menggunakan dumolid, pastikan dokter tahu riwayat penyakit dan obat jenis lain yang sedang dikonsumsi.

Beberapa kondisi kesehatan mungkin membuat tubuh lebih rentan terhadap efek samping obat.

Tak lupa, hindari berikan dumolid pada seseorang dengan penyakit bawaan, seperti:

Jangan gunakan obat ini apabila alergi terhadap kandungan aktif nitrazepam.

Hal ini berlaku apabila menderita gangguan mental apa pun.

Itulah sejumlah informasi penting terkait obat untuk atasi insomnia, yakni dumolid.

Ingat, jangan pakai tanpa rekomendasi dokter ya, Moms.

  • https://www.tabletwise.net/indonesia/dumolid-tablet
  • https://patients.smarterhealth.sg/drugs-medicines/nitrazepam-dumolid/
  • https://www.pom.go.id/new/view/more/klarifikasi/59/PENJELASAN-BADAN-POM-TENTANG-OBAT-DUMOLID.html
  • https://www.sciencedirect.com/topics/medicine-and-dentistry/nitrazepam
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait