Kesehatan

20 Juli 2021

Adakah Efek Samping Minum Susu Ibu Hamil bagi Remaja?

Apakah kandungan susu hamil bisa memberikan efek pada kesehatan remaja?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Apakah benar efek samping minum susu ibu hamil bagi remaja bisa membuat gemuk? Bagi remaja yang terlalu kurus, biasanya orang tua pun mengusahakan beragai cara untuk membuat Si Kecil menjadi lebih berisi.

Lalu apakah efek sampung minum susu ibu hamil bagi remaja? Selain itu, apakah mengonsumsi susu hamil bisa berpengaruh pada para perempuan yang sedang melakukan persiapan kehamilan?

Saat ini, di pasaran banyak sekali beredar susu khusus ibu hamil. Memang, kebutuhan gizi di masa kehamilan akan meningkat karena harus memberikan asupan untuk janin. Salah satu asupan gizi yang perlu dipertimbangkan adalah susu ibu hamil. Produk ini sudah difortifikasi sehingga baik untuk melengkapi kebutuhan gizi tersebut.

Yuk simak selengkapnya mengenai efek samping minum susu ibu hamil bagi remaja dan juga perempuan yang sedang melakukan persiapan kehamilan!

Efek Samping Minum Susu Ibu Hamil bagi Remaja

efek samping minum susu ibu hamil bagi remaja

Foto: Orami Photo Stock

Dalam sebuah jurnal yang berjudul Dietary Guildine for Americans, dikatakan bahwa sudah puluhan tahun para ahli gizi merekomendasikan produk olahan susu rendah lemak untuk dikonsumsi.

Meski demikian, beberapa waktu terakhir para ilmuan mempertanyakan kebenaran dari rekomendasi tersebut.

Lalu pertanyaannya, adakah efek samping minum susu ibu hamil bagi remaja?

Sebenarnya tidak ada efek samping minum susu ibu hamil bagi remaja. Meski demikian, tidak pula disarankan untuk mengonsumsi susu ibu hamil dengan tujuan menaikkan berat badan.

Susu untuk ibu hamil sendiri dibuat dan diformulasikan untuk kesehatan perempuan hamil dan memaksimalkan perkembangan janin yang ada di kandungannya.

Jadi, meski tidak ada efek samping minum susu ibu hamil bagi remaja, sebaiknya Moms tidak menyarankan atau meminta Si Kecil untuk mengonsumsi produk tersebut.

Berbagai pakar kesehatan pun menyatakan bahwa efek samping minum susu ibu hamil bagi remaja adalah bikin gemuk merupakan sebuah mitos belaka. Pasalnya, susu hamil sendiri sebenarnya memiliki nutrisi yang hampir sama dengan susu lainnya.

Namun, dalam susu untuk ibu hamil terdapat berbagai macam nutrisi tambahan untuk menunjang kesehatan dan kebutuhan bayi yang ada di kandungan seperti asam folat, zat besi, vitamin dan kalsium yang lebih banyak.

Untuk menyehatkan tubuh, Dietary Guidlines for Americans 2015 - 2020 sendiri merekomendasikan bahwa orang dewasa perlu mengonsumsi 700ml susu rendah lemak untuk menunjang pola makan yang sehat.

Jika Moms ingin berat badan Si Kecil meningkat, ada baiknya Moms menggunakan cara lain. Efek samping minum susu ibu hamil bagi remaja memang tidak ada. Namun, ada baiknya untuk meningkatkan berat badan dengan cara yang tepat.

Beberapa hal yang bisa Moms lakukan agar Si Kecil mengalami peningkatan berat badan adalah:

  • Meningkatkan asupan kalori harian
  • Memperhatikan dan meningkatkan asupan protein
  • Lebih sering mengonsumsi camilan yang bernutrisi
  • Membiasakan untuk olahraga yang rutin
  • Memiliki waktu istirahat yang cukup
  • Makan bergizi lebih sering

Lalu, selain efek samping minum susu ibu hamil bagi remaja, apakah susu ibu hamil juga baik dikonsumsi sebelum hamil? Ini dia!

Baca Juga: 8 Cara Menaikan Berat Badan Bayi yang Aman dan Ampuh!

Bagaimana Bila Susu untuk Ibu Hamil Dikonsumsi sebelum Hamil?

480464076

Foto: Orami Photo Stock

Secara prinsip, konsumsi susu hamil meski belum hamil tidaklah memberi efek buruk. Jadi intinya boleh-boleh saja. Perlu kita tahu, susu merupakan sumber protein dan kalsium yang baik. Kalsium mudah diserap tubuh dan protein berperan agar sel-sel tubuh dapat bekerja dengan baik, membangun diri dan memperbaiki dirinya.

Kendalanya, rasa susu ibu hamil ini cenderung berbeda dengan rasa susu biasanya. Kenapa? Karena susu untuk ibu hamil mengandung zat besi tinggi. Protein dan kalsium pada susu begitu penting untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan janin. Kalsium juga berperan untuk kesehatan tulang dan gigi.

Sebenarnya, zat yang penting disiapkan sebelum hamil adalah asam folat. Zat ini sangat penting untuk pembentukan dan perkembangan saraf janin. Selain itu, asam folat berperan untuk menjaga kadar hemoglobin (kepekatan darah) pada angka yang normal. Umumnya, asam folat dikonsumsi sejak 3 bulan sebelum mulai hamil sampai masa hamil selesai dengan dosis 400 mikrogram (ug) per hari.

Baca juga: Perlukah Minum Susu Khusus Ibu Hamil?

Susu yang Sebaiknya Diminum saat Persiapan Hamil

shutterstock 568076731

Foto: Orami Photo Stock

Adapun susu yang lebih cocok dikonsumsi dalam masa mempersiapkan kehamilan dan meningkatkan kesuburan adalah produk susu yang kaya lemak. Demikian seperti dianjurkan oleh Academy of Nutrition and Dietetics.

Sedangkan, berdasarkan riset dalam jurnal Human Reproduction dijelaskan bahwa konsumsi makanan olahan susu dan susu rendah lemak bisa meningkatkan risiko tidak subur. Sedangkan, makanan olahan susu mengandung lemak tingi dapat menurunkan risiko tidak subur.

Konon, seorang wanita yang minum satu atau lebih porsi susu tinggi lemak dalam sehari, ternyata berpeluang sebesar 27 persen lebih subur daripada wanita yang tak mengonsumsi susu tinggi lemak. Nah, lemak diperlukan untuk merangsang dan menjaga fungsi sistem reproduksi, khususnya ovarium.

Jadi, susu rendah lemak bisa mengganggu keseimbangan hormon pada wanita yang sedang merencanakan kehamilan. Susu rendah lemak ternyata dapat mengurangi kadar estrogen dan progesteron yang terikat pada lemak, sehingga menimbulkan ketidakseimbangan hormon untuk mencapai pembuahan.

Baca juga: Berbagai Minuman Bernutrisi untuk Ibu Hamil

Moms juga harus bersikap bijak. Bila sudah mengonsumsi susu sebanyak 1-2 gelas per hari maka bukan berarti dapat memilih makan tinggi lemak lainnya kapanpun. Jadi, bila memilih susu, Moms sebaiknya menghindari asupan kalori harian karena bisa mengganggu keseimbangan lemak di dalam tubuh.

Perlu Moms tahu juga, lemak berlebih dalam tubuh juga dapat menyebabkan seseorang tidak subur. Apalagi bila seorang wanita sudah mencapai kelebihan berat badan hingga obesitas.

Terlepas dari itu, komposisi dan frekuensi makanan yang Moms konsumsi sehari-hari lebih berperan dalam mempersiapkan tubuh untuk hamil. Dengan kata lain, sebenarnya susu itu sebagai pelengkap atau suplemen dan bukan pengganti makanan sehat.

Baca juga: 10 Jus Berkhasiat untuk Ibu Hamil

Kemudian, untuk bisa hamil tidak semata-mata tergantung dari konsumsi susu kaya lemak dan asupan makanan bergizi. Moms dan suami juga perlu menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup yang sehat.

Pastikan berat badan dalam kondisi normal, tidak merokok, istirahat cukup, tidak stres dan sebagainya. Selain itu, perlu dipertimbangkan juga faktor genetik dan riwayat penyakit yang dimiliki.

Bila Moms sudah rutin minum susu kaya lemak agar cepat hamil namun tak kunjung kelihatan hasilnya, segera konsultasi dengan dokter. Apalagi bila Moms sudah menikah lebih dari satu tahun tapi tak juga membuahkan momongan. Pastikan dokter akan berupaya mendiagnosis kendala yang terjadi dan mencari solusi yang terbaik.

Nah itu dia Moms efek samping minum susu ibu hamil bagi remaja dan perempuan yang sedang dalam persiapan kehamilan!

  • https://jamanetwork.com/journals/jama/fullarticle/2481221
  • https://health.gov/sites/default/files/2019-09/2015-2020_Dietary_Guidelines.pdf
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25721389/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait