Fashion & Beauty

6 September 2021

Extension Bulu Mata, Kenali Prosedur hingga Risikonya

Bakteri dan virus pada extension bulu mata berpotensi menyebabkan peradangan mata
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Untuk menunjang penampilan, banyak wanita yang rela melakukan segala cara, termasuk extension bulu mata.

Extension bulu mata adalah sebuah proses menempel satu persatu bulu mata sintesis di antara bulu mata asli kita.

Bulu mata pun jadi lebih tebal dan lentik. Panjang bulu mata bervariasi, mulai dari 6-17 mm sesuai selera kita.

Lem yang digunakan biasanya bersifat semi permanen, sehingga extension bulu mata dapat bertahan hingga sekitar 1-2 bulan, sebelum akhirnya membutuhkan touch up kembali.

Karena praktis dan tidak perlu menghapusnya setiap selesai make up layaknya mascara, tidak heran jika extension bulu mata memiliki banyak penggemar.

Moms bisa dengan mudah menemui jasa penyedianya hampir di semua kota-kota di Indonesia.

Nah, berikut ini adalah informasi seputar extension bulu mata yang harus Moms ketahui sebelum memutuskan untuk memasangnya atau tidak.

Baca Juga: Memilih Bulu Mata Palsu Sesuai dengan Bentuk Mata

Prosedur Extension Bulu Mata

Extension Bulu Mata

Foto: freepik.com

Saat ini metode extension bulu mata sedang digandrungi oleh para wanita demi menambah kesan elok di area mata mereka.

Meski bisa melakukannya sendiri, Moms lebih baik memasangnya di salon atau klinik kecantikan untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Metode eyelash extention memiliki prosedur yang cukup rumit. Berikut urutan prosedurnya:

1. Membersihkan  Kelopak Mata

Pada prosedur awal dilakukan pembersihan kelopak mata agar nantinya mempermudah proses pasang eyelash extension.

Pembersihan ini biasanya menggunakan make up remover atau air biasa yang diresapkan pada sehelai kapas kecantikan, kemudian diusapkan pada kelopak mata hingga bersih.

2. Memasang Eye Tape

Setelah kelopak mata bersih, karyawan salon akan meletakkan eye tape khusus di bagian bulu mata bawah.

Eye tape ini biasanya dipasang agar karyawan salon mampu membedakan mana bulu mata bagian atas dan mana bulu mata bagian bawah.

Baca Juga: 6 Tips Menjaga Kesehatan Mata Anak agar Tetap Cemerlang

3. Mengaplikasikan Primer

Langkah selanjutnya yaitu mengaplikasikan primer pada bulu mata asli. Hal ini bertujuan agar lem yang dipakai untuk memasang extension bulu mata lebih cepat menempel dan mengering.

Pengaplikasian primer pada bulu mata asli dilakukan menggunakan alat khusus yang fungsinya mirip seperti cotton bud.

4. Meratakan Bulu Mata

Bulu mata yang sudah diberi primer, kemudian akan dirapikan kembali menggunakan sisir khusus bulu mata. Hal ini bertujuan agar bulu mata tidak terpisah-pisah dan menggumpal.

5. Memasang Extension Bulu Mata

Langkah selanjutnya yaitu memasang extension bulu mata.

Pemasangan dilakukan dengan merekatkan satu helai extension bulu mata pada satu helai bulu mata asli menggunakan lem perekat khusus.

Hal yang perlu diperhatikan adalah, perekatan extension bulu mata dilakukan pada bagian rambut di dekat akar, tidak boleh menempel langsung pada kulit kelopak mata karena dapat menyebabkan iritasi kulit.

Lem juga harus diaplikasikan dengan benar dan tidak boleh menggumpal karena dapat masuk ke mata dan menyebabkan iritasi mata.

Disarankan untuk mengecek lem yang digunakan salon dan pastikan bahannya aman digunakan.

Bila perlu sebelum melakukan pemasangan extension bulu mata, Moms bisa melakukan tes alergi terhadap lem tersebut terlebih dahulu.

6. Merapikan Bulu Mata

Setelah bulu mata asli dipasang dengan extension bulu mata secara keseluruhan, dan telah dipastikan merekat sempurna, bulu mata perlu dirapikan.

Karyawan salon akan melakukan hal ini dengan tangan maupun menggunakan sisir bulu mata khusus.

Memasang extension bulu mata membutuhkan ketelitian yang tinggi agar bulu mata yang dipasang tidak salah posisi.

Biasanya, mereka akan dipasang dengan posisi tegak menghadap keatas, dan tidak boleh miring karena akan merusak penampilan.

Baca Juga: 4 Cara Mencegah Penularan Sakit Mata

Risiko Extension Bulu Mata

shutterstock 189142331

Foto: Orami Photo Stock

Meski mungkin terlihat sederhana, namun tahukah Moms, kalau extension bulu mata memiliki sejumlah risiko yang mungkin terjadi, di antaranya:

1. Rontoknya bulu mata asli

Penggunaan extension bulu mata yang terlalu lama, ternyata dapat memberikan ketegangan pada bulu mata alami Moms.

Hal ini dikarenakan berat dari bulu mata palsu tersebut dapat memberikan tekanan pada bulu mata asli dan justru dapat menyebabkan bulu mata asli rontok.

Bahkan tak jarang juga, bila akar bulu mata Moms tak kuat, akan terjadi kerontokan permanen. Pada istilah medis, inilah yang disebut dengan traction alopecia.

2. Terjadi iritasi dan alergi

Bila Moms memiliki kulit yang sensitif, bukan tak mungkin bahwa substansi yang menjadi bahan dasar extension tersebut membuat mata Moms iritasi.

Belum lagi perekat yang menempelkan bulu mata dapat menimbulkan ruam pada mata dan bahkan menyebabkan mata memerah hingga timbul gelembung seperti terisi air pada kulit wajah.

Kandungan senyawa kimia formaldehida yang banyak ditemukan pada beberapa perekat extension bulu mata yang beredar, tentu dapat meningkatkan potensi untuk mengalami alergi.

3. Melukai mata

Iritasi yang terjadi dapat menyebabkan mata Moms mengalami infeksi. Hal ini sama artinya dengan penggunaan perekat langsung ke bulu mata alami yang berpotensi menimbulkan infeksi pada mata.

Tak hanya itu, bulu mata palsu maupun perekatnya, rentan untuk terpapar bakteri dan virus.

Bakteri dan virus pada bulu mata palsu yang direkatkan pada bulu mata alami, berisiko menyebabkan bagian selaput bening mata mengalami peradangan atau dalam dunia medis dikenal dengan konjungtivitis.

Baca juga: 5 Tahap Mudah Membuat Cat Eye

Cara Mendapatkan Bulu Mata Lentik Alami

shutterstock 522032641

Foto: Orami Photo Stock

Melihat sederet risiko yang mungkin terjadi akibat extension bulu mata, ada baiknya bila Moms menghindari hal tersebut dan melakukan hal yang lebih alami seperti menggunakan:

1. Minyak zaitun

Moms tentu tak asing dengan minyak yang satu ini, selain memiliki kandungan vitamin E yang tinggi ternyata minyak zaitun ini dapat dimanfaatkan untuk membuat bulu mata menjadi lentik.

Cukup dengan mengoleskan bulu minyak zaitun pada bulu mata, ratakan dan tunggulah sampai minyak tersebut mengering lalu segera bilas dengan air dingin.

2. Bedak bayi

Wah, ternyata bedak Si Kecil dapat melentikkan bulu mata Moms, lho. Bedak bayi mempunyai tekstur yang lembut sehingga mampu melekat pada bulu mata dan membuat bulu mata lebih bervolume.

Cara melentikkan bulu mata dengan bedak bayi adalah dengan menggunakan maskara terlebih dahulu dan kemudian mengusapkan bedak bayi menggunakan jari pada bulu mata, lalu gunakan maskara sekali lagi.

3. Mencukur ujung bulu mata

Tak hanya rambut di kepala saja yang butuh dicukur ujungnya, bulu mata kita juga lho.

Hal ini karena pemotongan ujung rambut dapat merangsang pertumbuhan rambut yang lebih cepat. Begitu juga dengan bulu mata di mana bagian ujungnya juga rentan akan kerusakan.

Baca juga: 5 Produk Kecantikan Ini Ternyata Tidak Boleh Dipakai Setiap Hari

Karena sudah ada berbagai cara alami untuk melentikkan bulu mata, usahakan untuk menghindari extension bulu mata agar tidak membahayakan mata, ya.

  • http://morelandeyecare.com/hidden-dangers-eyelash-extensions/
  • https://rightasrain.uwmedicine.org/body/eyelash-extension-risks
  • https://www.healthline.com/health/eye-health/eyelash-extensions-pros-and-cons
  • https://cnalifestyle.channelnewsasia.com/wellness/eyelash-extensions-risks-234366
  • https://www.webmd.com/eye-health/eyes-eyelash-extension-safety
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait