Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | Jan 24, 2018

4 Fakta Pembalut yang Jarang Diketahui Perempuan

Bagikan


Setiap wanita yang sedang datang bulan, umumnya menggunakan pembalut untuk menghindari noda menstruasi tembus ke pakaian. Selama hidup, rata -rata pemakaian pembalut pada wanita mencapai angka 17.000 lho.

Meski sering kali menggunakannya saat menstruasi, Moms mungkin belum tahu fakta-fakta apa yang tersembunyi di balik pembalut. Nah, berikut adalah sejumlah fakta mengenai pembalut yang sering Moms gunakan.

1. Mengandung bahan kimia

Pernahkah Moms menggunakan pembalut yang terlalu putih? Bila pernah, Moms perlu untuk mewaspadainya lho. Pembalut yang terlalu putih umumnya menggunakan bahan kimia yang disebut dengan dioxin atau bahan kimia pemutih. Dioxin ini tentu berbahaya tak hanya bagi kulit namun juga karena dapat memicu timbulnya kanker rahim.

2. Terbuat dari gel

Bahan yang aman untuk membuat pembalut memang kapas, namun ternyata ada pula produsen yang membuatnya dari kandungan gel selulosa. Kandungan ini kerap menyebabkan banyak infeksi bahkan bisa sampai menyebabkan kanker serviks.

Baca juga:  Apa Bahayanya Jika Memakai Pantyliner Setiap Hari Pada Organ Intim?

3. Perhatikan kualitas pembalut

Saat Moms memilih pembalut, pastikan pembalut yang dipilih memiliki kualitas yang baik. Jangan anggap remeh kualitas pembalut hanya karena harganya yang murah saja, karena pembalut wanita yang tak berkualitas memiliki peluang 83 persen untuk terjangkit infeksi pada vagina atau yang lebih dikenal dengan istilah Toxin Shock Syndrome.

4. Ganti pembalut tiap 2 jam

Sekilas memang pembalut yang Moms gunakan terlihat putih dan bersih, namun jangan salah ya. Ternyata dalam pembalut yang putih tersebut terkadung bakteri-bakteri berbahaya. Nah, pertumbuhan bakteri dan virus tersebut akan semakin meningkat bila Moms tidak menggantinya setiap 2 jam sekali.

Bila fakta-fakta di atas membuat membuat Moms menjadi bingung dalam memilih pembalut, lebih baik simak cara untuk mengetahui kualitas pembalut berikut.

Tuang sekitar 35 – 50 ml/cc air pada permukaan pembalut lalu diamkan beberapa saat hingga meresap. Selanjutnya, letakannya tissue diatas pembalut tersebut lalu tekan. Bila tissue tersebut basah, makan daya serap dari pembalut tersebut kurang baik.

Baca juga: 5 Hal Berbahaya Yang Dilarang Saat Menstruasi

Selain itu, Moms juga bisa mencoba dengan menyiapkan segelas air lalu sobek pembalut dan ambil bahan inti dari pembalut tersebut. Masukkan ke dalam air lalu aduk. Bila bahan tersebut hancur dan mengubah air menjadi keruh, hal itu menandakan bahwa bahan yang digunakan untuk membuat pembalut tersebut merupakan kertas daur ulang.

Nah, coba bayangkan bila pembalut yang digunakan tak memilki kualitas yang baik, akan banyak sekali dampak buruk bagi kesehatan Moms. Untuk itu, perhatikanlah kualitas pembalut yang Moms beli ya!

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.