COVID-19

12 Juli 2021

5+ Fakta Vaksin Sinopharm yang Akan Digunakan sebagai Vaksin Berbayar

Vaksin Sinopharm dibanderol dengan harga Rp879.140 untuk dua dosisnya
placeholder

Foto: Freepik.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Vaksin Sinopharm kini menjadi pembicaraan lantaran disebut sebagai vaksin yang akan dipakai dalam vaksinasi berbayar.

Program vaksinasi Covid-19 di Indinesia sendiri sudah berjalan kurang lebih selama 5 bulan. Dilansir dari Kompas, dalam kurun waktu tersebut, program vaksinasi ini sudah mencakup 22 persen dari target populasi yang divaksin, yakni 181,5 juta orang.

Setelah Sinovac dan AstraZeneca, kini vaksin Sinopharm sendiri sudah masuk kedalam vaksin yang digunakan di Indonesia.

Rencananya, mulai hari ini, 12 Juli 2021, masyarakat bisa melakukan vaksinasi secara individu menggunakan vaksin Sinopharm. Program vaksiasi ini digelar oleh PT Kimia Farma Tbk (KAEF).

Penasaran seperti apa vaksin Sinopharm ini? Yuk simak ulasannya.

Baca Juga: 55+ Lokasi Vaksin COVID untuk 18+ di Wilayah DKI Jakarta dan Persyaratannya, Catat!

Fakta Sinopharm, Vaksin Berbayar di Indonesia

Vaksin Sinopharm

Foto: africannews.com

Sebelum memutuskan untuk mengikuti program vaksin berbayar dengan Sinopharm, yuk simak dulu fakta-fakta pentingnya.

1. Sudah Digunakan di Berbagai Negara

Vaksin Sinopharm sendiri adalah vaksin virus corona buatan Tiongkok yang sudah diuji di berbagai macam negara.

Vaksin Sinopharm sudah digunakan di Tiongkok, Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir, dan juga Yordania.

Vaksin virus corona ini pun sudah masuk ke dalam daftar vaksin Covid-19 WHO dan mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) atau Izin Penggunaan Darurat.

Vaksin Sinopharm pun menggunakan platform yang sama dengan vaksin Sinovac, yaitu virus yang diinaktivasi atau berjenis inactivated vaccine.

2. Menggunakan Partikel Virus

Vaksin Sinopharm

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari WHO, vaksin ini memiliki jenis inactivated. Artinya Sinopharm adalah vaksin yang menggunakan partikel virus yang dimatikan untuk mengekspos sistem kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19 tanpa mengabil risiko respons penyakit serius.

Baca Juga: 25+ Lokasi Vaksin COVID-19 18+ di Kota Depok, Bandung dan Bogor, Catat Moms!

3. Ada Pemantau Suhu

Vaksin Sinopharm memiliki keunikan sendiri di dalam botol atau kemasanannya. Vaksin ini adalah jenis vaksin pertama yang memiliki pemantau suhu pada botol kemasannya.

Stiker kecil yang ditempelkan pada botol vaksin akan berubah warna ketika terkena panas. Stiker tersebut pun bisa memberitahu petugas kesehatan mengenai kondisi keamanan vaksin.

4. Bisa Digunakan untuk Usia 18+

Vaksin Sinopharm

Foto: Orami Photo Stock

Ketika dilakukan uji klinik di Uni Emirat Arab, vaksin ini bisa digunakan pada masyarakat degan rentang usia 18 tahun ke atas hungga lansua. Efikasi vaksin ini pun mencapai 78 persen.

5. Efek Samping Sinopharm

Sama seperti Sinovac dan juga AstraZeneca, vaksin Sinopharm pun memiliki efek samping.

Efek samping Sinopharm yang banyak dijumpai bisa dibilang sebagai efek samping ringan seperti:

  • Kelelahan
  • Batuk
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Nyeri atau kemerahan di tempat suntikan
  • Diare

Efek samping yang disebutkan di atas pada umumnya tidak memerlukan pengobatan

Baca Juga: Ini Daftar Obat COVID-19 yang Telah Disetujui BPOM, Ivermectin Tidak Termasuk

6. Harga Vaksin Sinopharm

Vaksin Sinopharm

Foto: Orami Photo Stock

Untuk Moms dan Dads yang tertarik untuk memilih vaksin Sinopharm, harga vaksin ini pun sudah diputuskan oleh Menteri Kesehatan,

Dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021 tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharm.

Harga satu dosis harus merogoh Rp321.660. Selain itu juga tarif layanan yang harus dibayar senilai Rp117.910 per dosis. Jadi perkiraan biaya untuk menyelesaikan dua dosis adalah sekitar Rp879.140.

Nah itu dia fakta seputar vaksin Sinopharm, vaksin berbayar yang sudah bisa diakses oleh masyarakat Indonesia. Apakah Moms dan Dads tertarik untuk memakai vaksin ini?

  • https://www.who.int/news-room/feature-stories/detail/manufacturing-safety-and-quality-control?gclid=Cj0KCQjwraqHBhDsARIsAKuGZeG5X1MC4Ed5YlszzvWXDuSIBfUa65Ip6HsYNMfvqkBE5NtNofHXz3gaAtq9EALw_wcB
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait