Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Faktor Penyebab Air Ketuban Menyusut di Dalam Rahim

Bagikan


Faktor Penyebab Air Ketuban Menyusut di Dalam Rahim

Air ketuban merupakan jenis cairan yang amat identik bagi Moms selama kehamilan, karena air ketuban merupakan cairan yang menumpuk dalam kantong rahim. Air ketuban yang akan membuat janin dapat tumbuh dengan normal dan merasa nyaman ini terdiri dari dua lapisan utama yaitu membrane korion dan amnion. Kedua lapisan membran inilah yang juga akan menjaga agar janin terjaga dalam kantong rahim dan pecah saat proses persalinan. Tak jarang pada beberapa kasus yang paling sering terjadi selama kehamilan adalah kebocoran ketuban selama kehamilan dan air ketuban yang masuk ke dalam paru-paru janin selama dalam kandungan.

Fungsi Air Ketuban

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa air ketuban memiliki banyak fungsi untuk janin Moms, diantaranya:

Melindungi Posisi Janin

Fungsi pertama air ketuban, adalah melindungi janin ketika dalam keadaan terjepit maupun keadaan yang berbahaya lainnya seperti saat Moms jatuh atau terpeleset.

Menjaga Asupan Oksigen

Selain melindungi posisi janin, air ketuban juga akan menjaga agar asupan oksigen dari tali pusar selalu nyaman untuk janin dan menjaga paru-paru janin agar tetap berfungsi dengan baik. Tak hanya itu, air ketuban juga akan melindungi janin dari pengaruh infeksi yang didapatkan dari Moms atau makanan yang Moms konsumsi.

Menjaga Kondisi Janin

Fungsi lain air ketuban adalah menjaga agar kondisi suhu dalam rahim tetap nyaman untuk janin, membuatnya tetap nyaman bergerak dan mendukung pertumbuhan tulang dan otot janin. Terakhir, air ketuban juga akan melindungi sistem pencernaan dan pernafasan janin selama dalam kandungan.

Penyebab Air Ketuban Sedikit

Jumlah air ketuban yang sedikit dapat membahayakan janin, berikut beberapa penyebab air ketuban sedikit yang harus diperhatikan Moms:

Obat yang Dikonsumsi

Semua jenis obat yang Moms konsumsi saat hamil benar-benar harus diperhatikan, karena saat hamil Moms rentan karena terkena efek samping obat untuk mengatasi berbagai gejala. Terdapat beberapa jenis obat yang sering menurunkan jumlah cairan ketuban termasuk seperti obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi, obat anti inflamasi non steroid, ibuprofen dan jenis obat lain.

Gangguan Plasenta

Penyebab lainnya adalah gangguan pada plasenta, yang membuat air ketuban selalu sedikit selama kehamilan. Hal ini kerap disebut dengan insufisiensi plasenta dimana plasenta yang seharusnya memasok darah dan nutrisi ke tubuh bayi tiba-tiba berhenti berfungsi. Hal ini dapay terjadi dengan karena beberapa penyebab seperti masalah preeklampsia, penyakit lupus yang diderita ibu hamil, penyakit tekanan darah tinggi dan diabetes gestasional.

Dehidrasi

Saat hamil, Moms kerap tak dapat mengatur jumlah cairan yang masuk ke tubuh dengan baik sehingga pada akhirnya Moms akan mengalami dehidrasi yang dapat membuat tubuh ibu kurang cairan. Kekurangan cairan ini tak hanya membuat tubuh Moms lemah namun air ketuban terus berkurang. Pada kondisi seperti ini maka Moms harus mendapatkan cairan yang cukup seperti dengan minum secara teratur.

Kelelahan

Moms yang mengalami kelelahan saat hamil akan mengalami penurunan cairan ketuban secara perlahan. Masalah ini dapat disebabkan karena ketuban yang merembes atau bocor. Bahkan pada kondisi kelelahan yang sangat parah maka janin dalam kandungan dapat terganggu. Sistem dalam tubuh janin juga tidak akan bekerja dengan baik sehingga air ketuban terus menerus menurun.

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.