Rupa-rupa

22 September 2021

Filosofi Kaktus, dan Berbagai Pelajaran Hidup yang Bisa Dipetik

Ternyata dibalik kaktus yang berduri, ada banyak pelajaran hidup yang bisa Moms petik
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Amelia Puteri

Apakah Moms familiar dengan filosofi kaktus?

Kaktus adalah anggota keluarga tanaman Cactaceae, yang terdiri dari sekitar 1750 hingga 2000 lebih spesies yang telah dikenal.

Kaktus ditemukan dari British Columbia (Kanda Barat) hingga Amerika Selatan dan telah diperkenalkan dan diadaptasi ke Australia, Afrika Timur, dan Mediterania, tepatnya di tempat-tempat beriklim hangat dan kering.

Sebagai tanaman, ia memiliki ciri khas, bahkan karena kekhasannya ini membuat orang menciptakan filosofi kaktus.

Kata kaktus berasal dari bahasa latin "kaktos" yang berarti tumbuhan berduri yang identitasnya tidak pasti.

Kaktus diakui akan daya tahan dan kemampuannya untuk berkembang di lingkungan yang sulit, mereka diklasifikasikan sebagai sukulen batang karena mereka memiliki batang berdaging khusus.

Kaktus juga merupakan salah satu tumbuhan yang sering dijadikan tanaman hias karena bentuknya yang unik. Meskipun tubuhnya dipenuhi dengan duri, tapi tetap saja ia adalah tanaman yang indah dan istimewa.

Terlebih akan kemampuannya bertahan hidup di daerah yang panas dan kering.

Ada banyak pelajaran hidup yang dapat Moms petik dari kaktus. Semisalnya adalah ikap kaktus yang kuat dan bertahan dalam menjalani hidup.

Meskipun kaktus terlihat kuat, tapi ia juga memiliki sisi lembut yang mana saat ada yang menyakitinya, ia akan mengeluarkan getah sebagai tanda ia bersedih.

Baca Juga: Cara Menanam Kaktus, Tanaman Hias yang Mudah Dirawat dan Hemat Air

Filosofi Kaktus

filosofi kaktus

Foto: Orami Photo Stock

Nah, kira-kira filosofi kaktus apalagi yang dapat Moms petik sebagai pelajaran hidup dari tanaman kaktus. Berikut ulasannya!

1. Kaktus Bisa Menjaga Diri

Tak bisa dimungkiri bahwa kaktus adalah tanaman yang bisa menjaga dirinya melalui duri-duri tajam yang menempel pada tubuhnya. Duri-duri ini juga tersusun rapi dan rapat serta siap dijadikan perisai untuk melindungi diri dari ancaman yang datang.

Dengan begitu, orang-orang atau hewan yang hendak memangsanya ini tidak berani untuk menyentuhnya.

Oleh karena itu, Moms sebagai manusia perlu belajar dari kaktus untuk bisa selalu menjaga diri. Pastikan Moms selalu mempersiapkan diri sejak awal untuk belajar membela diri.

Apalagi bagi wanita, setidaknya harus punya ilmu-ilmu dasar bela diri. Jika kaktus saja bisa, Moms juga harus bisa melindungi diri sendiri dengan berbagai cara.

2. Tetap Tangguh di Tengah Gurun

Kaktus juga kerap kali disebut sebagai tanaman khas pada pasir atau wilayah kering lainnya.

Melihat kondisi kaktus yang hidup di daerah panas, menjadikan filosofi kaktus sebagai tanaman yang sangat tangguh nan kuat serta mandiri.

Meski tidak diberi perhatian yang khusus, seperti air, kaktus bisa tetap terus bertahan demi keberlangsungan hidupnya.

Dari filosofi kaktus ini, Moms juga diajarkan untuk harus tangguh, dan jangan patah semangat jika tidak ada seseorang yang mendukung. Moms perlu mandiri dan buktikan bahwa Moms adalah sosok tangguh seperti tanaman kaktus.

3. Percaya Diri Akan Penampilan Fisik

Filosofi kaktus lainnya adalah kepercayaan diri mereka akan bentuk dan penampilan fisik yang ia miliki.

Dengan kekurangan yang dimilikinya, ia malah menarik perhatian dan membuatnya digemari sebagai tanaman hias.

Tanaman ini seolah tampak yakin bahwa di balik kekurangannya, terselip keistimewaan dan keunikan penampilannya yang membuat orang-orang senang melihatnya.

Oleh karena itu, untuk Moms yang kerap tidak percaya diri akan penampilan, maka Moms harus mengambil pelajaran hidup dari kaktus. Moms harus bangga akan keunikan yang Moms punya.

Pinggul yang tidak ramping, kehadiran kumis tipis di wajah, atau rambut keriting bukanlah penghalang Moms untuk bisa tampil sempurna. Moms sempurna dengan kondisi yang Moms miliki sekarang, karena itu yang membuat Moms unik.

Jadi, bagaimanapun keadaannya, Moms harus tetap tampil percaya diri.

Baca Juga: 5 Manfaat Kaktus di Dalam Ruangan, Baik untuk Kesehatan Mental!

4. Tetap Sabar

Kaktus juga sangat pantas disebut penyabar. Mereka membutuhkan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk bisa memunculkan bunga yang indah.

Kesabaran inilah yang harus Moms tiru dalam mencapai suatu keberhasilan.

Intinya sabar dan ikhlas dengan apapun yang akan terjadi, maka niscaya kelak akan ada hasil yang manis yang bisa Moms petik. Asalkan Moms meyakininya.

5. Meski Berduri, Mereka Tetap Istimewa

Filosofi kaktus lainnya adalah keistimewaan mereka meski tampilannya tidak seperti tanaman lain.

Meski kaktus tidak memiliki daun, kaktus bisa memproduksi makanan sendiri karena durinya juga tetap bisa bekerja seperti daun yang berfotosintesis.

Selain itu, meski terlihat berbahaya, tetapi tetap banyak orang-orang senang menjadikannya sebagai tanaman hias. Keistimewaan inilah yang merupakan filosofi kaktus dan bisa Moms jadikan pelajaran hidup.

Percayalah bahwa Tuhan telah menyelipkan keistimewaan pada diri Moms dan hal itu kerap tidak Moms sadari. Buatlah orang-orang disekitar merasa istimewa jika memiliki Moms dan jadikan diri sendiri sebagai pribadi yang istimewa.

Baca Juga: 7 Cara Merawat Kaktus, Pemula Juga Bisa

Alasan Kaktus Kerap Dijadikan Hadiah

filosofi kaktus

Foto: Orami Photo Stock

Selain karena tampilannya yang unik, kaktus juga tergolong tanaman yang sangat mudah tumbuh dan tidak perlu dirawat secara ekstra.

Moms hanya perlu mengetahui kapan harus menyiramnya dan meletakkan pada lokasi yang sesuai. Sehingga ia bisa menjadi hadiah yang bagus.

Kaktus juga bisa melambangkan kekuatan bagi seseorang yang sedang mengalami masa-masa sulit. Bahkan kaktus bisa melambangkan dua arti dan makna yang berlawanan dalam satu tanaman.

Dalam tradisi Jepang Hanakotoba, menghadiahkan kaktus adalah cara untuk menyatakan dan menunjukkan ketertarikan secara seksual terhadap seseorang.

Sebaliknya, orang Barat menganggap kaktus sebagai simbol kesucian terlepas dari fisiknya yang penuh duri. adi, filosofi kaktus itu kembali pada diri Moms masing-masing ingin memaknainya seperti apa.

Baca Juga: 5 Jenis Buah Kaktus yang Bisa Dimakan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Itulah filosofi kaktus dan beberapa pelajaran hidup yang bisa Moms petik.

Pada intinya, Moms harus bisa menjadi pribadi yang tangguh dan selalu sabar seperti kaktus di tengah padang gurun nan tandus.

  • https://ageoflapin.com/plants/cactus-thrive-and-survive/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait