Rupa-rupa

17 September 2021

Filosofi Warna Kuning yang Identik Melambangkan Kebahagiaan

Cek yuk filosofi warna kuning dalam dunia psikologi hingga desain
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Merna
Disunting oleh Debora

Filosofi warna kuning selalu diidentikkan dengan lambang kebahagian dan keceriaan.

Hal ini dikarenakan warna kuning merupakan warna yang cerah dan bisa dikatakan cukup mencolok keberadaannya jika dibandingkan dengan warna lainnya.

Kuning menjadi warna primer selain hijau dan merah yang bisa menjadi dasar dari warna-warna lainnya.

Menjadi salah satu warna primer, warna kuning banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Warna kuning menjadi warna kuning telur, lemon, bunga matahari, matahari, lebah, hingga warna yang sering digunakan pada rambu peringatan di jalanan.

Baca Juga: Cek Apa Arti Mimpi Beli Emas, Benarkah Pertanda Kemakmuran?

Filosofi Warna Kuning yang Perlu Moms Ketahui

Filosofi Warna Kuning

Foto: pexels.com/ROMAN ODINTSOV

Awalnya, warna kuning merupakan salah satu warna yang pertama kali digunakan dalam dunia seni di jaman Mesir Kuno.

Pada masa tersebut, masyarakat setempatnya melukis dewa-dewi dengan warna kuning karena warna ini melambangkan emas.

Di abad ke-14, warna kuning persepsi masyarakat Eropa terhadap warna ini berubah menjadi drastis.

Hal ini karena kemudian warna kuning justru lebih diidentikkan dengan kecemburuan dan pengkhianatan yang terjadi.

Jika membahas mengenai filosofi warna kuning, ada banyak hal tentang warna ini yang bisa Moms ketahui karena warna kuning menyimpan banyak makna di baliknya.

Coba kita lihat bersama apa saja filosofi warna kuning ini!

Baca Juga: 7 Cara Memulai Usaha Pakaian dengan Brand Sendiri

Filosofi Warna Kuning dalam Dunia Psikologi

Filosofi Warna Kuning dalam Dunia Psikologi

Foto: pexels.com/Antonio Dillard

Dalam dunia psikologi, filosofi warna kuning selalu dikaitkan dengan keceriaan, kebahagiaan, dan rasa optimis.

Warna kuning kerap kali digunakan dalam terapi untuk meredakan stres atau sebagai pengendali emosional.

Dilansir dari laman bourncreative.com, filosofi warna kuning dalam dunia psikologi juga bisa mencerminkan simbol imajinasi, kepandaian, harapan, kesenangan, kesetiaan, hingga kesegaran.

Selain segi positif yang bisa didapat dari filosofi warna kuning, warna ini juga menyiratkan sisi negatif, yaitu melambangkan sisi pengecut, kehati-hatian, hingga rasa cemburu.

Sisi negatif dari warna kuning ini masih dipengaruhi dari persepsi masyarakat di abad ke-14.

Entah apa yang menjadi penyebabnya, tapi sisi negatif dari warna kuning memang cenderung identik dengan kecemburuan.

Baca Juga: 10 Inspirasi Model Loteng Minimalis yang Sederhana

Filosofi Warna Kuning yang Identik dengan Kebahagiaan

Filosofi Warna Kuning Sebagai Kebahagiaan

Foto: pexels.com/Pixabay

Ketika Moms mendengar warna kuning, pastinya yang terlintas dalam pikiran adalah warna yang melambangkan kebahagiaan.

Semua emoticon yang berwajah bahagia selalu diwarnai dengan warna kuning.

Menurut situs colorpsychology.org, warna kuning bisa menciptakan energi, rasa optimis, kepercayaan diri, hingga rasa senang.

Hal ini dikarenakan ketika kita dikelilingi oleh warna kuning, ternyata otak bisa melepaskan hormon serotonin.

Hormon serotonin ini berfungsi untuk mempengaruhi suasana hati supaya lebih baik.

Inilah alasannya mengapa filosofi warna kuning selalu menjadi simbol dari kebahagiaan.

Baca Juga: Inspirasi Desain Kamar Monokrom untuk Kosan yang Simpel

Filosofi Warna Kuning pada Kepribadian Seseorang

Filosofi Warna Kuning untuk Karakter Sifat

Foto: pexels.com/EVG Culture

Filosofi warna kuning dalam kepribadian seseorang bisa dilihat dari rasa percaya diri yang sangat tinggi dan selalu bersikap ceria.

Mereka juga memiliki rasa optimisme yang tinggi dalam menghadapi suatu hal atau masalah tertentu.

Warna kuning bisa membuat kepribadian seseorang menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain sehingga ruang lingkup sosialnya jadi lebih luas.

Selain itu, orang yang cenderung lebih menyukai warna kuning juga bisa menjadi sosok yang perfeksionis karena mereka memiliki harapan tinggi dari diri mereka sendiri.

Menjadi orang yang perfeksionis akan membuat mereka selalu merencanakan sesuatu hal dengan sangat detail sehingga sangat cocok menjadi leader.

Meski demikian, karakteristik dari orang yang suka warna kuning ini cenderung impulsif dan suka membelanjakan uang dengan cepat.

Namun, uniknya mereka juga bisa dengan cepat mencari dan menghasilkan uang.

Filosofi Warna Kuning dalam Dunia Desain

Warna Kuning Pada Logo Desain

Foto: logodix.com

Bukan tanpa alasan warna kuning banyak digunakan dalam dunia desain, baik itu desain interior hingga desain produk.

Dalam desain produk, filosofi warna kuning banyak dipakai sebagai warna pada logo merek.

Menurut situs colorsexplained.com, ada sekitar 13% dari 100 brand ternama di dunia yang menggunakan warna kuning di dalam desainnya.

Beberapa logo produk yang menggunakan campuran warna kuning di dalamnya adalah Yellow Pages, Subway, DHL, Pringles, Ikea, Post It, Lay’s, dan masih banyak lagi.

Penggunaan warna kuning dalam desain logo produk bukan tanpa alasan.

Warna kuning menjadi warna yang cukup mencolok sehingga keberadaannya cukup eye catching bagi siapa saja yang melihatnya.

Baca Juga: Indahnya Arsitektur dan Filosofi Rumah Adat Joglo, Tengok Maknanya Yuk!

Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa warna kuning banyak digunakan dalam desain produk, terutama pada produk makanan, minuman, juga produk anak-anak.

Selain untuk desain produk, warna kuning juga banyak digunakan pada desain interior.

Filosofi warna kuning bisa membuat suasana ruangan akan menjadi lebih segar dan ceria.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, warna kuning bisa meningkatkan hormon serotonin sehingga orang yang tinggal di dalam ruangan tersebut bisa menjadi lebih bahagia.

Ruangan yang ada warna kuningnya juga bisa menciptakan rasa kehangatan dan memberikan energi positif.

Filosofi Warna Kuning di Berbagai Negara

Warna Kuning pada Kebudayaan

Foto: istockphoto.com

Filosofi warna kuning di berbagai negara juga berbeda-beda, Moms.

Di negara-negara barat, pita berwarna kuning bisa menjadi simbol dari harapan seorang wanita yang menunggu pria mereka yang sedang pergi berperang.

Di Jepang, filosofi warna kuning menyimbolkan keberanian. Sedangkan di Tiongkok, warna kuning menyimbolkan sesuatu yang sifatnya seksual.

Oleh karena itu film dewasa di Tiongkok lebih dikenal dengan sebutan yellow film, bukan blue film seperti yang dikenal di Eropa dan Amerika.

Di Indonesia sendiri, filosofi warna kuning memang sarat akan kematian.

Hal ini dikarenakan ketika ada orang meninggal, masyarakat akan memasang bendera kuning di depan rumah mereka. Tak jauh berbeda dengan Indonesia, di Meksiko warna kuning juga terkait dengan kematian.

Lain halnya dengan negara Jerman. Filosofi warna kuning menjadi lambang pengkhianatan pada era Hitler.

Ternyata filosofi warna kuning melambangkan banyak hal ya Moms. Menurut Moms sendiri, masih ada filosofi warna kuning yang lainnya tidak?

  • https://en.wikipedia.org/wiki/Yellow#History,_art,_and_fashion
  • https://www.bourncreative.com/meaning-of-the-color-yellow/
  • https://www.colorsexplained.com/color-yellow-meaning-of-the-color-yellow/
  • https://www.color-meanings.com/yellow-color-meaning-the-color-yellow/
  • https://www.colormatters.com/the-meanings-of-colors/yellow
  • https://www.sensationalcolor.com/meaning-of-yellow/
  • https://www.colorpsychology.org/yellow/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait