Parenting Islami

PARENTING ISLAMI
15 Februari 2021

Saat Muncul Flek Coklat sebelum Haid Bolehkah Shalat?

Ketahui penyebab flek coklat sebelum haid agar mendapatkan jawaban bolehkah salat atau tidak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Menjelang haid, Moms mungkin bertanya-tanya mengenai flek coklat yang kerap muncul. Saat muncul flek coklat sebelum haid bolehkah shalat? Islam begitu memperhatikan hingga aspek terkecil kehidupan umatnya. Salah satunya adalah masalah kebersihan. Sebab, kebersihan juga bisa menjadi tolak ukur sah atau tidaknya seseorang saat melakukan ibadah seperti salat misalnya.

Pada perempuan, hal ini juga mendapatkan perhatian lebih. Salah satunya karena perempuan mengalami beberapa hal terkait dengan kebersihan diri, misalnya karena haid, nifas, atau hanya flek sebelum atau setelah haid.

Flek adalah bercak-bercak kecoklatan yang biasa muncul sebelum atau sesudah haid. Secara medis, munculnya flek umumnya pada awal atau akhir haid. Flek juga bisa muncul karena faktor stres dan kelelahan atau penyebab lain yang menyebabkan gangguan hormon.

Lantas, saat muncul flek coklat sebelum haid bolehkah shalat? Simak uraiannya di bawah ini.

Baca Juga: Flek saat Hamil, berbahayakah?

Flek Coklat sebelum Haid Bolehkah Shalat?

Flek Coklat Sebelum Haid Bolehkah Salat -1

Foto: Orami Photo Stock

Menurut Syaikh Al-Ustaimin Rahimahullah, flek adalah: “Flek adalah semacam (tetes) cairan yang keluar dari (kemaluan) perempuan, terkadang sebelum haid dan terkadang sesudah haid.” Lalu bagaimana hukum flek ini? Ada flek coklat sebelum haid bolehkah shalat?

Ulama membahas flek berdasarkan tiga waktu keluarnya:

1. Flek yang Keluar sebelum Haid

Flek sebelum waktu haid bisa jadi darah awal haid atau bisa juga bukan darah haid, tetapi ada gangguan kesehatan yang lain misalnya sisa perdarahan pada mulut rahim atau gangguan hormon. Oleh karena itu, sebagian ulama menjelaskan flek bukan darah haid, termasuk Al-Mawardi menukil perkataan syaikh Taqiyuddin.

Jika flek keluar dalam waktu haid dalam siklus menstruasi apalagi disertai rasa nyeri maka terhitung darah haid. Maka, pertanyaan flek coklat sebelum haid bolehkah shalat dilarang, karena flek tersebut menandakan darah haid.

Umumnya, perempuan bisa memperkirakan masa haid yang menjadi rutinintas bulanannya, apalagi ada rasa nyeri haid maka ini terhitung darah haid, yaitu awal peluruhan dinding rahim sehingga darah yang keluar baru beberapa tetes dan sudah termasuk haid.

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa flek yang keluar di waktu-waktu kebiasan haid, maka terhitung darah haid. Beliau berkata: “Dalam mazhab kami mengenai flek, telah kami sebutkan bahwa yang shahih jika keluar pada waktu memungkinkan (waktu kebiasaan haid perempuan) maka termasuk darah haid.”

Jika flek muncul di luar siklus haid, maka bukan darah haid. Ini karena bisa saja flek yang keluar adalah darah karena penyakit, terlebih-lebih tidak disertai rasa khas nyeri haid. Syaikh Al-‘Utsaimin menjelaskan:

“Flek yang sebelum haid seperti ini (tidak di masa kebiasaan perempuan), bukanlah termasuk haid lebih-lebih datang sebelum masa kebiasaan perempuan, tidak ada tanda-tanda haid seperti nyeri haid atau sakit punggung/panggul atau sejenisnya.”

2. Flek Yang Keluar setelah Darah Haid

Hal ini masih terhitung haid, apalagi masih bersambung dengan masa-masa waktu haid rutin. Berdasarkan hadits dari Ummu ‘Alqamah, bahwa ‘Aisyah RA pernah ditanya tentang flek setelah haid, ‘Aisyah menjelaskan agar jangan tergesa-gesa sampai muncul cairan kuning putih kejernihan

“Dahulu para perempuan mengirimkan wadah yang berisi kapas yang terdapat flek kekuningan karena darah haid kepada ‘Aisyah RA. Mereka bertanya hukum shalat ketika keluar flek tersebut. ’Aisyah RA menjawab: ‘Janganlah terburu-buru (menganggap suci) sampai engkau melihat al-qashshah al-baydha’ (cairan putih).” (HR Bukhari secara mu’allaq, tanpa sanad).

Baca Juga: Kenapa Menstruasi Hanya Berupa Flek?

3. Flek yang Keluar setelah Suci

Setelah haid berhenti total kemudian setelah berapa jeda keluar flek, ini bukan terhitung darah haid. Ini berdasarkan hadits Ummu ‘Athiyyah yang menyatakan bahwa flek keruh maupun kekuningan tidak dianggap haid setelah suci.

Ummu’Athiyab RA berkat: “Dahulu kami sama sekali tidak menganggap sebagai haid flek keruh dan kekuningan yang keluar setelah suci." (HR Bukhari no 326; Abu Daud no 308; An-Nasai no 1:186).

Syaikh Abdul Aziz bin Baz menjelaskan: “Jika keluar flek darah setelah suci (terputus dari masa haid) maka tidak teranggap haid.”

Tanda suci dari haid pada perempuan yakni:

  • Terlihat al-qashshah al-baydha’, yaitu cairan putih keluar dari rahim ketika berhentinya darah haid.
  • Terlihat jufuf (kering), yaitu dinilai suci ketika sudah terasa kering. Tandanya adalah dicoba dengan kapas, lalu tidak tampak lagi cairan kuning dan cairan keruh.
  • Tanda selesainya perempuan dari haid tergantung kebiasaan. Ada perempuan yang memiliki tanda dengan keluarnya al-qashshah al-baydha’, ada yang al-jufuf saja, ada juga yang kedua-duanya.

Ada beberapa hukum mengenai flek dan salat ini, yakni:

  • Jika flek keluar pada masa haid, dihukumi sebagai haid. Karena termasuk darah haid, maka pertanyaan flek coklat sebelum haid bolehkah shalat memiliki jawaban haram.
  • Jika flek keluar di selain masa haid, maka dihukumi bukan haid. Karena bukan darah haid, jadi tetap shalat dan cukup berwudhu tiap kali masuk waktu shalat
  • Flek kecoklatan sebelum keluarnya darah, jika keluarnya terpisah dengan darah haid dan tidak disertai ciri-cirinya seperti rasa sakit yang dirasakan oleh seorang perempuan, maka tidak dianggap sebagai haid. Jadi, tetap wajib shalat, cukup berwudhu tiap kali masuk waktu shalat
  • Flek kecoklatan yang bersambung dengan darah haid disertai beberapa ciri-ciri darah haid, maka hal itu dianggap sebagai bagian dari haid. Karena termasuk darah haid jadi tidak boleh shalat.
  • Darah yang keluar dengan terputus-putus, keluar satu gumpalan, dua gumpalan, atau semisalnya, dan tidak berlanjut seperti halnya darah haid yang biasanya mengalir, maka darah tersebut bukanlah darah haid jadi tetap salat.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Pendarahan Saat Trimester Pertama Kehamilan

Penyebab Flek sebelum Haid secara Ilmiah

Flek Coklat Sebelum Haid Bolehkah Salat -2

Foto: Orami Photo Stock

Karena pertanyaan flek coklat sebelum haid bolehkah shalat telah mendapat jawaban dari segi syar’i, ada pula penjelasan ilmiah mengenai flek tersebut. Dilansir Healthline, flek didefinisikan sebagai perdarahan ringan pada vagina yang terjadi di luar periode siklus menstruasi.

Adanya flek coklat selain saat menstruasi dianggap sebagai pendarahan vagina yang tidak normal, atau pendarahan intermenstruasi. Ada banyak penyebab bercak ini, bisa menjadi pertanda masalah serius, tetapi seringkali tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Apa saja?

1. Akibat KB

Berbagai alat kontrasepsi seperti pil KB, KB suntik, dan implan hormonal semuanya dapat menyebabkan flek antara periode. Flek juga bisa terjadi secara spontan saat:

  • Pertama kali menggunakan metode KB berbasis hormon,
  • Melewati dosis atau waktu minum pil KB,
  • Mengubah jenis atau dosis kontrasepsi,
  • Menggunakan alat kontrasepsi untuk jangka waktu yang lama.

2. Ovulasi

Sekitar 3 persen perempuan mengalami flek yang berhubungan dengan ovulasi, menurut American Journal of Epidemiology. Flek akibat ovulasi perdarahan ringan yang terjadi sekitar waktu dalam siklus menstruasi saat ovarium melepaskan sel telur.

Bagi banyak perempuan, ini bisa terjadi antara 11 hari dan 21 hari setelah hari pertama haid terakhir. Flek akibat ovulasi bisa berwarna merah muda, terang atau merah pekat dan akan berlangsung sekitar 1 hingga 2 hari di tengah siklus. Tanda dan gejala ovulasi lainnya mungkin termasuk:

  • Peningkatan lendir serviks,
  • Lendir serviks yang memiliki kekentalan dan tampilan seperti putih telur,
  • Perubahan posisi atau kekencangan serviks,
  • Penurunan suhu tubuh basal sebelum ovulasi diikuti dengan peningkatan tajam setelah ovulasi,
  • Meningkatnya gairah seks,
  • Nyeri di satu sisi perut,
  • Nyeri payudara,
  • Kembung,
  • Indra penciuman, rasa, atau penglihatan yang sensitif.

3. Akibat Implantasi

Flek akibat implantasi dapat terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel pada lapisan dalam rahim. Tetapi semua orang tidak mengalami pendarahan implantasi saat hamil. Namun jika terjadi, flek implantasi terjadi beberapa hari sebelum menstruasi berikutnya terjadi.

Flek implantasi biasanya berwarna merah muda terang hingga coklat tua, alirannya jauh lebih terang daripada periode biasanya, dan tidak berlangsung selama periode biasanya. Saat memerasakannya, ada beberapa gejala lain yang menyertai, seperti:

  • Sakit kepala,
  • Mual,
  • Perubahan suasana hati,
  • Kram ringan,
  • Nyeri payudara
  • Sakit di punggung bawah,
  • Kelelahan.

4. Kehamilan

Flek selama kehamilan tidak jarang terjadi. American College of Obstetrician and Gynecologist mencatat, Sekitar 15 hingga 25 persen perempuan akan mengalami bercak selama trimester pertama. Flek sering terasa ringan, dan warnanya mungkin merah muda, merah, atau coklat.

Biasanya, flek tidak perlu dikhawatirkan, tetapi jika mengalami pendarahan hebat atau nyeri panggul, segera hubungi dokter karena bisa menjadi tanda keguguran atau kehamilan ektopik.

Pertanyaan mengenai flek coklat sebelum haid bolehkah shalat telah memiliki penjelasan dari segi agama maupun medis. Mudah-mudah tidak menghadirkan lagi keraguan saat menjalankannya.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait