Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Health | Mar 3, 2019

Fobia Ketinggian, Bisakah Diatasi?

Bagikan


Wajar untuk merasa sedikit takut ketika Moms sedang berdiri di atas ketinggian kemudian mengintip ke bawah.

Tetapi bagi sebagian orang, ketakutan akan tempat-tempat tinggi begitu ekstrem sehingga kepanikan dan vertigo membuat pikiran berada di tempat lain selain dari permukaan tanah.

Fobia ketinggian termasuk sesuatu yang umum dan banyak dimiliki orang, bisakah hal ini diatasi? Mari simak ulasan berikut:

Mengenal Fobia Ketinggian

foto: altalex.com

Ada dua faktor utama yang dapat  menyebabkan fobia ketinggian yang tidak rasional, diantaranya traumatis.

Traumatis di sini bisa jadi karena dia mengalami insiden tragis jatuh dari ketinggian atau menyaksikan orang lain terluka karena jatuh dari tempat yang tinggi.

Selain traumatis, penyebab lainnya adalah genetik. Faktor yang satu ini adalah bawaan yang memang sudah ada sejak kita kecil dan semakin tumbuh seiring waktu.

Baca Juga: 5 Artis Lokal yang Punya Fobia Unik, Siapa Saja Ya?

Gejalanya fobia berbeda-beda pada setiap orang, namun umumnya bila fobia seseorang kambuh, dia bisa mendadak menangis, gemetar, berteriak, sesak napas, mual, muntah, pusing, mati rasa, hingga lemas dan harus berpegangan pada orang lain.

Ketika seseorang dalam keadaan panik akut, tidak ada gunanya meyakinkan orang itu bahwa ketakutan mereka tidaklah nyata.

Orang yang tengah merasakan fobia tidak akan dapat memproses informasi secara rasional.

Pendekatan terbaik adalah berempati dengan mereka, dan memberikan kepastian bahwa mereka tidak dalam bahaya dan bahwa Moms akan membantu mereka kembali ke permukaan.

Bisakah Fobia Disembuhkan?

foto: shutterstock.com

Dilansir dari Anxiety UK, terapi bisa sangat efektif untuk fobia, termasuk akrofobia. Ada berbagai jenis terapi, dan jenis yang paling umum adalah:

  • Terapi Berbicara atau konseling
  • Hipnoterapi
  • Pemrograman Neuro-Linguistic (NLP)
  • Terapi Perilaku Kognitif (CBT)
  • Teknik Kebebasan Emosional (EFT)

Selain itu, beberapa cara terapi yang bisa dilakukan adalah:

1. Obat

Beberapa orang merasa perlu untuk memaksakan diri ke tempat-tempat tinggi karena pekerjaannya, seperti bekerja di gedung bertingkat tinggi, harus naik pesawat dan lain sebagainya.

Jika sudah mencapai tahap seperti ini, biasanya orang dengan fobia akan memilih untuk menggunakan terapi obat.

Terapi ibat ini bukan untuk menghilangkan fobia, melainkan untuk mengatasi serangan panik. Tentunya tak sembarangan, obat harus selalu didiskusikan dengan dokter.

Baca Juga: Stres dan Trauma Berkelanjutan? Atasi dengan Metode TRE!

2. Terapi Alami

Beberapa orang menemukan terapi alami menjadi sangat efektif dalam membantu mengatasi fobia.

Kursus mindfulness, akupunktur, homeopati, obat-obatan herbal dan bahkan terapi nutrisi adalah semua cara alternatif untuk kesehatan yang dapat berguna untuk mengatasi fobia.

Jika Moms memiliki fobia ketinggian atau fobia apapun itu, sebaiknya ketahuilah cara yang paling tepat untuk mengatasinya.

Bila tak memungkinkan untuk diatasi, maka ketahuilah cara yang paling mudah untuk mengantisipasi serangan kepanikan saat fobia menyerang.

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.