Kehamilan

KEHAMILAN
30 Agustus 2020

Folikel Antral Dan Kaitannya Dengan Kesuburan Wanita

Apa itu folikel antral?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Dina Vionetta

Terdapat banyak faktor yang sering kali perlu diperiksa oleh dokter untuk mengetahui tingkat kesuburan seorang wanita. Diantara berbagai faktor tersebut, salah satunya adalah jumlah folikel antral.

Apa itu folikel antral dan seperti apa kaitannya dengan kesuburan wanita?

Baca Juga: Gangguan Autoimun Pengaruhi Kesuburan Wanita?

Folikel Antral, Bagian Sistem Reproduksi Wanita

Folikel Antral Dan Kaitannya Dengan Kesuburan Wanita 1

Foto: pexels.com

Mengutip situs VeryWell Family, di dalam ovarium terdapat folikel atau kantung berisi cairan yang mengandung oosit (telur yang belum matang).

Folikel ini pada awalnya berukuran sangat kecil, yang disebut sebagai folikel primordial. Ukurannya hanya sekitar 25 mikrometer atau 0,025 milimeter. Setiap hari folikel primordial ‘dibangunkan’ oleh sinyal hormon dan memulai proses pematangan.

Selama proses inilah ukuran folikel akan semakin membesar dan melalui sebuah tahapan yang disebut tahap tersier.

Di mana selama waktu ini, folikel berkembang menjadi kavitas (ruang) berisi cairan yang dikenal sebagai antrum.

Folikel dengan antrum inilah yang disebut sebagai folikel antral, yang berukuran antara 2 hingga 10 milimeter.

Baca Juga: Makanan Berlemak Turunkan Kesuburan Wanita?

Folikel Antral Sebagai Faktor Penentu Kesuburan Wanita

Folikel Antral Dan Kaitannya Dengan Kesuburan Wanita 2

Foto: pexels.com

“Selama ovulasi, ovarium melepaskan sel telur untuk kemungkinan pembuahan. Sebelum itu terjadi, folikel di sekitar telur mulai membengkak dan dapat diidentifikasi melalui sonogram. Jumlah folikel yang lebih tinggi menunjukkan tingkat kesuburan yang tinggi dan jumlah persediaan telur yang lebih banyak,” kata Mark J. Rispler, M.D., F.A.C.O.G, seperti dikutip dari Innovative Fertility Center.

Selain itu, menurut Fertility Center of Las Vegas, jumlah folikel antral juga dapat menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan program IVF. Di mana jika jumlahnya tinggi, maka pasien diperkirakan dapat menerima stimulasi ovarium dengan baik dan memiliki peluang untuk hamil yang lebih tinggi.

Jika jumlahnya dalam kisaran sedang hingga rendah, yang menjadi tanda penurunan cadangan ovarium, maka stimulasi ovarium bisa saja tidak berjalan dengan baik. Cadangan ovarium yang rendah juga mengharuskan dosis obat stimulasi ovarium yang diberikan harus lebih tinggi.

Sementara jika folikel antral yang terdeteksi jumlahnya sangat rendah, IVF tidak dapat dilakukan menggunakan telur pasien yang bersangkutan. Hal ini dikarenakan ovarium si pasien mungkin tidak menghasilkan telur yang cukup untuk proses IVF.

Baca Juga: Ini Penyakit-Penyakit yang Mengganggu Kesuburan Wanita, Moms Harus Tahu!

Jumlah Folikel Antral Berubah Berdasarkan Usia

Folikel Antral Dan Kaitannya Dengan Kesuburan Wanita 3

Foto: pexels.com

Sebuah studi di PLOS ONE menemukan bahwa pada wanita usia 20 hingga 30 tahun, jumlah folikel antral berada pada persentil ke-50. Namun, jumlah tersebut akan terus menurun hingga di bawah 10 pada usia 44 tahun.

Meskipun demikian, Norbert Gleicher, Direktur Medis untuk Center for Human Reproduction (CHR), yang tidak terlibat dalam penelitian di atas mengatakan, “Sementara penurunan jumlah folikel terkait usia secara umum tidak dapat dibantah lagi, bukan berarti itu bisa mendefinisikan jumlah folikel antral yang normal berdasarkan usia, karena variabilitas yang disebutkan di atas hanya bagaimana dokter mengukur dan menghitung folikel antral.”

Jadi, itulah pengertian mengenai folikel antral dan seperti apa kaitannya dengan kesuburan wanita. Apakah Moms pernah mengikuti pemeriksaan yang berkaitan dengan pembahasan di atas?

Baca Juga: Kapan Perlu Tes Kesuburan untuk Wanita?

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait