Parenting

28 Januari 2021

9 Cara Meredakan Emosi Paling Efektif Agar Tidak Gampang Marah, Catat!

Meredakan emosi memang tidak mudah, tapi Moms harus sabar
placeholder

Foto: shutterstock

placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Sebagai orang tua, Moms sangat rentan terkena stres dan depresi. Tuntutan menjadi ibu yang sempurna di tengah keterbatasan dapat membuat ketidakstabilan emosi. Terlebih lagi banyak hal yang mesti diurus oleh Moms.

Terkadang Moms bisa tersulut emosi ketika menghadapi Si Kecil ditengah segala pekerjaan dan pikiran yang tidak ada henti-hentinya.

Telah ada teori yang mengatakan jika Si Kecil berada di dekat ibunya maka ia akan menjadi lebih bertingkah berkali-kali lipat. Moms pernah merasakannya juga?

Tenang, Moms tidak sendiri, kok. Di luar sana banyak ibu lain yang juga merasakan hal yang sama. 

Namun jangan sampai perasaan emosi dan marah yang Moms keluarkan dapat berdampak buruk pada Si Kecil. 

Baca Juga: Saat yang Tepat Membiasakan Anak untuk Sholat Lima Waktu

Dalam firman-Nya, Allah SWT pun menyebutkan tentang begitu istimewanya meredam amarah sehingga dapat menjadikan seseorang menjadi orang yang bertakwa, sepeti yang tertuang pada QS. Ali Imran: 134.

"Orang-orang yang bertakwa adalah mereka yang menafkahkan (harta mereka), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan."

Meredam amarah memang bukan perkara mudah. Tak heran jika training bertema anger management banyak ditemui di masyarakat.

Namun bukan tidak mungkin Moms dapat meredam amarah saat emosi berkecamuk di dada. 

Cara Meredakan Emosi Menurut Pandangan Islam

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Bukanlah orang kuat (yang sebenarnya) dengan (selalu mengalahkan lawannya dalam) pergulatan (perkelahian), tetapi tidak lain orang kuat (yang sebenarnya) adalah yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah."

Bisa meredakan emosi menjadikan seseorang dianggap sebagai orang yang kuat. Mengapa demikian? Karena memang hal tersebut sulit dilakukan olah kebanyakan orang.

Kemenangan yang sesungguhnya adalah menang melawan hawa nafsu, termasuk pula nafsu untuk meluapkan kemarahan, bukan?

Jika cara meredakan emosi Moms masih belum berhasil, dapat mencoba beberapa cara meredakan emosi berikut ini. Apa saja?

1. Diam Adalah Emas Ada Benarnya

Meredam amarah menurut pandangan Islam 1.png

Foto: Shutterstock

Banya orang berkata, cara meredakan emosi yang paling ampuh adalah diam. Ungkapan diam adalah emas memang ada benarnya. Moms dapat menyendiri dulu, masuk ke kamar tidur untuk berdiam diri sejenak.

Tutup mata dan ambil napas panjang sebelum Moms terlanjur mengeluarkan kata-kata penuh emosi bahkan kata-kata cacian pada Si Kecil.

Pakar parenting Ibu Elly Risman seperti yang dikutip dalam Sahabat Keluarga Kemdikbud RI pernah berkata, "Jaga lisanmu, duhai orang tua. Jangan pernah engkau memarahi anakmu hanya gara-gara ia menumpahkan susunya atau karena ia melakukan hal yang menurutmu salah. Anakmu tidak tahu kalau apa yang ia lakukan adalah kesalahan. Otaknya belum mempunyai konsep itu."

Diam dan menjauh sejenak dari Si Kecil cukup ampuh sebagai cara meredakan emosi yang membuat diri Moms rileks, menyegarkan pikiran dan hati kembali.

Baca Juga: 4 Cara Menghadapi Suami yang Pemarah

2. Ambil Posisi Lebih Rendah

Ketika Moms merasa akan meluapkan kemarahan, cara meredakan emosi yang bisa Moms lakukan adalah dengan langsung ambil posisi lebih rendah dari posisi semula. Ya, ada baiknya Moms segera duduk atau berbaring.

Rasulullah pernah memberi nasihat sebagai berikut,

"Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilang. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur." (HR. Ahmad 21348, Abu Daud 4782 dan perawinya dinilai shahih oleh Syuaib Al-Arnauth).

3. Segera Wudhu atau Mandi

Meredam amarah menurut pandangan Islam 2.png

Foto: Shutterstock

Cara meredakan emosi sesungguhnya bisa juga dengan direndam oleh siraman air yang menyegarkan dan menyejukkan. Jika Moms merasa emosi segeralah berwudhu atau mandi.

Rasulullah pun pernah bersabda, "Sesungguhnya amarah itu dari setan dan setan diciptakan dari api. Api akan padam dengan air. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya berwudhu."

4. Perkuat Support System

Rasa stres dan depresi yang dialami Moms bisa disebabkan oleh berbagai hal. Temukan akar masalahnya hingga Moms dapat menemukan juga cara meredakan emosi yang tepat. 

Masalah yang banyak dihadapi Moms biasanya karena banyaknya pekerjaan yang menumpuk, baik yang dialami oleh working moms maupun stayed at home moms

Karena itulah ada baiknya jika support system yang moms miliki pun juga kuat. Ajak suami untuk lebih mengambil peran di rumah, jika perlu pekerjakan ART untuk bisa membantu Moms melakukan pekerjaan sehari-hari di rumah yang sangat menyita. 

Dengan demikian Moms memiliki waktu untuk "bernapas" dan menstabilkan kembali emosi Moms dalam meredam amarah. 

Baca Juga: Support System Terbaik untuk Para Ibu

Jika support system yang kuat sudah terbentuk, Moms dapat lebih memikirkan tentang diri Moms sendiri. 

Tidak ada salahnya untuk memanjakan diri sendiri dengan melakukan berbagai hal yang Moms sukai dan melakukan hobi. Setelah itu, kembalilah ke Si Kecil dengan bahagia dan wajah berbinar. Si Kecil pun dapat merasakan Moms yang lebih mencintainya. 

Sempatkan waktu bermain dengan Si Kecil tanpa disela gadget. Jauhkan sejenak gadget dan rasakan kembali bonding yang kuat antara Moms dan Si Kecil. 

Cara Meredakan Emosi Suami

Dalam kehidupan pernikahan, tidak selalu hal bahagia saja yang kita rasakan.

Ada kalanya kita merasakan kekesalan hingga timbul emosi. Biasanya hal ini seringkali terjadi akibat banyaknya permasalah di kantor, lalu terbawa hingga tiba di rumah.

Nah, jika suami Moms sedang emosi, bagaimana cara mengatasinya? Simak cara meredakan emosi suami berikut ini yuk.

5. Mulailah dengan Memahami Masalah yang Mendasarinya

cara meredakan emosi

Foto: Orami Photo Stock

Moms tidak akan memenangkan hatinya dengan menuntut agar suami responsif terhadap kita secara emosional.

Cara meredakan emosi suami adalah dengan memberi suami Moms waktu yang cukup untuk terbuka tentang yang terjadi atau mengapa dia seperti ini.

Jika Moms memberinya cukup waktu untuk mencerna fakta bahwa kita adalah istrinya dan seseorang yang dapat dia andalkan, perlahan-lahan emosinya akan reda. Penting juga bagi kita untuk mengungkapkannya sejak dini juga.

6. Tetap Tenang

Meskipun sangat kesal dengan kemarahan yang diungkapkan suami, cara meredakan emosi suami sebisa mungkin Moms harus menahannya. Biarkan pada batasnya dan jangan tingkatkan. Kalau Moms tenang, pikiran akan lebih jernih.

Jangan ikut tersulut emosinya karena hal ini bisa berbahaya. Bukannya reda, malah bisa semakin sulit diselesaikan.

Baca Juga: Santai Sejenak, Ini 5 Kegiatan Akhir Pekan yang Bisa Dilakukan

7. Jangan Berusaha Memberi Solusi

Jangan mencoba memberi solusi saat suami emosi

Foto: Orami Photo Stock

Cara meredakan emosi suami adalah dengan tidak memaksa kehendak kita. Memberi masukan boleh saja, tapi bukan berarti setiap masukan yang Moms berikan langsung harus dilakukan oleh suami ya.

Hindari selalu mencoba memperbaiki setiap masalah yang tengah dihadapi oleh suami ya, Moms.

Terus-menerus memberi solusi tanpa pertimbangan dan tidak mau mendengarkan suami saat berbicara, alias merasa paling benar, justru bisa membuat mood menjadi kian memburuk.

Akan jauh lebih baik jika Moms mendengarkan Dads bercerita dahulu sampai tuntas, baru kemudian mencoba memberi saran tanpa memaksa.

Hindari mengambil tanggung jawab untuk mencoba memperbaiki semua masalah yang tengah dihadapi oleh suami.

8. Memberi Rasa Aman

Memberi rasa aman bisa jadi cara meredakan emosi suami yang juga efektif. Yakinkan suami bahwa Moms akan mencintainya terlepas dari emosinya yang suka meledak-ledak.

Cukup sering penyebab yang mendasari itu adalah trauma masa kecil, tragedi atau penolakan atau peristiwa yang mempengaruhi mereka untuk berhenti menjadi emosional.

9. Sabar Menunggu

sabar adalah kunci meredakan emosi

Foto: Orami Photo Stock

Cara meredakan emosi suami selanjutnya adalah dengan sabar menunggu. Meski terasa sulit, namun rasa sabar sangat diperlukan saat menghadapi suami yang sedang emosi dan marah.

Pahami bahwa sedang ada masa sulit yang tengah dirasakan oleh Dads.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Setiap Malam Ini Bikin Hubungan Makin Romantis dengan Suami

Apabila suami tampak menjauh, lebih diam dari biasanya atau bahkan justru meledak-ledak, cobalah untuk tetap tenang dan mengerti. Berikan waktu untuk untuk suami kita tenang kembali.

Jika emosinya sudah terkendali, dengan sendirinya Dads akan kembali mau melakukan rutinitas sehari-harinya seperti biasa.

Selama menunggu waktu tersebut, tetap tunjukkan rasa sayang dan peduli Moms, ya.

Itu dia Moms beberapa cara meredakan emosi suami. Dicoba ya Moms!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait